Ratu Elizabeth. (REUTERS/Steve Parsons)
Ratu Elizabeth II meninggal dunia pada Jum'at (9/9/2022), kabar duka tersebut diumumkan di laman Twitter The Royal Family.
Sebelum dikabarkan meninggal dunia, kesehatan Ratu Elizabeth sempat memburuk, dia bahkan harus menunda tugas negaranya.
Ratu Elizabeth II meninggal setelah ditempatkan di bawah pengawasan medis ketika dokter menjadi khawatir tentang kesehatan ratu.
Wanita berusia 96 tahun itu memiliki sejumlah masalah kesehatan, dia bahkan dilaporkan pernah terinfeksi COVID-19. Kemudian Oktober tahun lalu masalah mobilitas ratu semakin memburuk, dia bahkan sempat dirawat di rumah sakit.
Itu merupakan kali pertama Ratu menginap di rumah sakit selama delapan tahun. Pada Maret 2013, Ratu dirawat karena serangan gastroenteritis.
Baca juga: Breaking News: Ratu Elizabeth II Meninggal Dunia dalam Damai
Pada tahun 2017, Pangeran Wales membela ibunya di Cenotaph for Remembrance Sunday, karena Ratu menderita sakit lutut. Ini adalah pertama kalinya sebagai kepala negara enyaksikan upacara dari balkon.
Hanya beberapa bulan kemudian, dia menjalani operasi mata untuk menghilangkan katarak.
Kemudian pada Juni 2018, Ratu terpaksa menarik diri dari kebaktian di Katedral St Paul karena kurang enak badan.
Ratu dan Duke of Edinburgh mengasingkan diri di Kastil Windsor selama pandemi virus corona. Pada tahun 2020, terlepas dari masalah lututnya, dia bisa mengendarai kuda poni saat tinggal di sana.
Dilansir Independent, pada Oktober tahun lalu dia menggunakan tongkat untuk berjalan di sebuah layanan Westminster Abbey, ini pertama kalinya Ratu menggunakan tongkat di acara pertemuan besar.
Seminggu kemudian, dia diperintahkan oleh dokter untuk beristirahat dan disarankan untuk membatalkan perjalanan ke Irlandia Utara.
Setelah itu, Ratu tampak menarik diri dari berbagai kegiatan, termasuk KTT perubahan iklim Cop26 dan Festival of Remembrance.
Selama tiga bulan, dia hanya melakukan tugas-tugas ringan, ermasuk audiensi virtual dan tatap muka di Kastil Windsor.
Pada Februari tahun lalu Ratu positif COVID-19, gejala yang dialaminya cukup ringan, hanya saja virus membuatnya menjadi lemah.
Pada hari pertama perayaan Yobelnya pada tanggal 2 Juni, dia menyenangkan orang banyak dengan penampilannya di balkon Istana Buckingham dan kemudian di Kastil Windsor.
Namun keesokan harinya dia mengundurkan diri dari Platinum Jubilee Service of Thanksgiving di Katedral St Paul setelah mengalami ketidaknyamanan selama perayaan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: