Tora Sudiro. (Instagram/@t_orasudi_ro)
Beberapa waktu lalu aktor terkenal di Indonesia, Tora Sudiro mengumumkan bahwa dirinya memiliki gangguan pada kesehatan mentalnya. Gangguan ini bernama Tourette Disorder atau Tourette Syndrome.
Dalam Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders 5th edition Text Revision (DSM-5 TR), Tourette Disorder merupakan subjenis Tic Disorders atau salah satu dari neurodevelopmental disorder, yakni gangguan yang sekelas dengan ADHD dan Autism Spectrum Disorder.
Baca Juga: Sinopsis 'Hichki (2018)' - Kisah Seorang Guru Penderita Sindrom Tourette yang Inspiratif
Tic Disorder dapat dibagi menjadi 3 jenis:
Tourette Disorder memiliki 4 gejala utama yaitu;
Baca Juga: Dianggap Sering Mengucapkan Kata Kotor, Ini Fakta Sindrom Tourette yang Sebenarnya
Penyebab dari gangguan ini adalah karena interaksi genetik dan lingkungan (diathesis-stress model). Faktor lingkungan mencakup umur ayah yang tua dan faktor prenatal atau perinatal. Sebagai contoh, ibu yang mengalami demam saat kehamilan, ibu yang merokok saat mengandung, ibu yang mengalami stres berat akibat psikososial, bayi yang lahir secara prematur, dll.
Baca Juga: Sinopsis "Motherless Brooklyn (2019)" - Penderita Sindrom Tourette yang Jadi Detektif
Gangguan ini sendiri akan semakin parah apabila penderita mengalami stres, salah satu risiko paling buruk menurut studi para ahli yaitu dapat menyebabkan penderitanya melakukan bunuh diri.
Penulis: Jihan Rienita
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: