Ilustrasi mata. (Freepik/Wirestock)
Berbeda dengan kanker lainnya, kanker mata biasanya tidak menunjukkan tanda-tanda yang berarti di tahap awal. Gejalanya seringkali membuat orang tidak menyadarinya.
Ada beberapa jenis kanker yang mempengaruhi mata, termasuk melanoma mata, karsinoma sel skuamosa, limfoma dan retinoblastoma.
Kanker tersebut terkadang berkembang di jaringan sekitar bola mata atau menyebar ke mata dari bagian tubuh lain seperti paru-paru-paru atau payudara.
Baca juga: Memperparah Jerawat hingga Risiko Kanker Payudara, Efek Buruk jika Salah Pilih Sunscreen
Kanker mata tidak selalu menimbulkan gejala yang jelas dan hanya bisa diketahui selama tes mata rutin.
Adapun gejala kanker mata yang harus diwaspadai tersebut yaitu:
Meski demikian, gejala mata di atas bisa disebabkan oleh kondisi tertentu bukan kanker mata.
Tapi, tetap penting untuk memeriksakannya ke dokter sesegera mungkin bila kamu merasakan gejalanya.
Baca juga: Jenis-jenis Pengobatan Kanker Vagina yang Perlu Kamu Tahu
Kanker mata terjadi ketika sel penghasil pigmen di mata membelah dan berkembang biak terlalu cepat. Ini menghasilkan benjolan jaringan yang dikenal sebagi tumor.
Faktor-faktor berikut dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker mata:
Risiko kanker mata juga meningkat seiring bertambahnya usia. Sebagian besar yang mengidap kanker mata rata-rata berusia 50-an.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: