Ilustrasi prosedur filler penis. (FREEPIK/stefamerpik)
Belakangan filler penis mendadak banyak peminat. Ibu-ibu rela mengunjungi klinik untuk mengatur jadwal dengan dokter botoks agar suami mereka memiliki ukuran penis yang lebih besar.
"Laki-laki terlalu pemalu. Wanita melihat prosedurnya di media sosial dan langsung memesan untuk suaminya," kata dr Razvan Vasilas, seorang pemilik klinik pembesar penis di Marylebone, London.
Baca juga: Sedang Ramai Diburu para Istri, Ketahui Apa Itu Filler Penis dan Efek Sampingnya
Di Indonesia sendiri prosedur filler penis sudah banyak ditemukan. Lantas, seperti apa syarat jika seorang pria menginginkan filler penis?
Filler penis atau bahasa medisnya injeksi penis subkutan adalah terapi untuk meningkatkan ketebalan dari penis menggunakan injeksi dari zat asam hialuronat. Prosedur ini bukan untuk memanjangkan ukuran penis, tapi memberikan efek penis terlihat lebih panjang.
"Pria yang melakukan prosedur pembesaran penis dengan dermal filler umumnya puas dengan penambahan ketebalan dan panjangnya. Selain itu, filler penis dapat meningkatkan rasa kepercayaan diri dan lebih nyaman di kulit dan dengan pasangan," kata dr I Gusti Nyoman Darmaputra, SpKK, saat dihubungi Indozone, Jumat (9/12/2022).
Berikut syarat melakukan filler penis:
Baca juga: Filler Penis Banyak Diminati Orang Inggris, Para Istri Booking untuk Suami
Untuk hasil yang maksimal, dokter yang akrab disapa Darma itu, menganjurkan agar pasien melakukan perawatan usai melakukan prosedur. Salah satunya dengan tidak melakukan hubungan seksual selama empat minggu.
"Elastic bandage dan pijat penis dapat digunakan untuk mendistribusikan secara merata. Setelah prosedur, balut, tekan ringan dilakukan dan dibiarkan semalaman," imbaunya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: