Ilustrasi es jeruk tanpa gula, yang baik untuk cegah batu ginjal.
INDOZONE.ID - Kebiasaan memesan es teh setiap kali makan di luar sering dianggap normal. Padahal, es teh, khususnya yang manis, tidak memberikan manfaat seperties jeruk.
Bahkan, konsumsi teh dalam jumlah berlebihan bisa meningkatkan risiko pembentukan batu ginjal karena kandungan oksalatnya. Sebaliknya, mengganti es teh dengan es jeruk dapat menjadi pilihan yang lebih sehat sekaligus menyegarkan.
Minum es jeruk setelah makan mungkin terkesan sederhana. Tapi ternyata, kebiasaan ini memiliki manfaat kesehatan yang luar biasa.
Menurut Dokter Spesialis Urologi, I Nyoman Palgunadi, es jeruk bisa membantu mencegah pembentukan batu ginjal berkat kandungan senyawa alaminya.
Kandungan Jeruk yang Baik untuk Ginjal
Es jeruk mengandung asam sitrat dan potasium, dua senyawa yang berperan penting dalam menjaga kesehatan ginjal. Asam sitrat bekerja dengan mengikat kalsium dalam urine.
“Sitrat ini bekerja dengan cara mengikat kalsium dalam urine, sehingga mencegah terbentuknya kristal yang bisa berubah menjadi batu ginjal,” ucap Palgunadi, dikutip dari akun Instagram pribadinya.
Lebih dari itu, jeruk juga kaya akan vitamin C. Vitamin ini, tidak hanya membantu memperkuat sistem imun, tetapi juga meningkatkan penyerapan zat besi dalam tubuh.
Baca Juga: Apa Iya, Jus Jeruk Bisa Atasi Pilek?
Manfaat Rutin Minum Es Jeruk
Ilustrasi es jeruk yang punya beragam manfaat untuk kesehatan.
Minum es jeruk secara rutin dengan takaran sekitar 120 cc setiap hari, dapat memberikan efek perlindungan terhadap pembentukan batu ginjal. Namun, penting untuk memastikan minuman ini dikonsumsi tanpa tambahan gula atau pemanis buatan.
Gula yang berlebihan, dapat menimbulkan masalah kesehatan lain, seperti diabetes atau obesitas.
“Kalau kamu rutin minum es jeruk tapi pakai tambahan gula, apalagi pakai pemanis buatan, itu ya enggak bagus juga sih untuk badan kita. Nanti akan menambah penyakit yang lebih baru lagi,” katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/dokterspesialisurologi