Ilustrasi kombianasi suplemen dan vitamin. (Pexels/Anna Shvets )
INDOZONE.ID - Mengonsumsi vitamin dan suplemen, telah menjadi bagian dari gaya hidup sehat banyak orang. Namun, apakah suplemen yang kamu konsumsi itu benar-benar diperlukan?
Meskipun tidak bisa menggantikan pola makan sehat, suplemen membantu jutaan orang yang mengalami defisiensi nutrisi, atau memiliki kondisi yang menghambat penyerapan zat gizi.
Namun, efektivitas suplemen tidak hanya bergantung pada apa yang dikonsumsi, tetapi juga bagaimana cara mengonsumsinya. Beberapa vitamin dan mineral bisa bersaing dalam penyerapan, sehingga mengurangi manfaatnya.
Lantas, apakah ada suplemen yang sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan?
Ahli kesehatan Natalie Jurado, pendiri Rooted In, menjelaskan, ada beberapa kombinasi vitamin dan mineral yang sebaiknya diberikan jeda waktu agar dapat terserap dengan baik.
Dalam sebuah video yang diunggah ke akun Instagram pribadinya, ia menyarankan agar beberapa suplemen dikonsumsi dengan selang waktu minimal dua jam, seperti:
Ilustrasi mengonsumsi zat besi. (freepik.com)
Menurut Jurado, zat besi adalah salah satu nutrisi yang sulit diserap jika dikonsumsi bersamaan dengan kopi, teh, kalsium, atau magnesium.
“Zat besi membutuhkan lingkungan yang asam, jadi pastikan mengonsumsinya dengan vitamin C agar penyerapannya optimal,” jelasnya.
Selain itu, ia juga memperingatkan bahwa zinc sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan dengan kalsium dan magnesium. Sebab, dapat menghambat efektivitasnya.
Baca Juga: Suplemen Favorit Bisa Tingkatkan Risiko Kanker? Ini Faktanya!
Sebaliknya, ada beberapa kombinasi suplemen yang justru meningkatkan efektivitas satu sama lain:
Namun, ada hal yang perlu diperhatikan bagi mereka yang sering mengonsumsi vitamin B, untuk menghindari mabuk akibat alkohol. Jurado menegaskan, konsumsi alkohol dapat menghambat penyerapan vitamin B, sehingga kombinasi ini tidak akan memberikan manfaat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Medical Daily