Ilustrasi ibu hamil yang mengalami tiroid. (freepik.com)
INDOZONE.ID - Gangguan tiroid selama kehamilan, merupakan kondisi yang cukup umum terjadi. Jika tidak ditangani dengan baik, kondisi itu dapat berdampak buruk pada kesehatan ibu maupun janin.
Dalam wawancara dengan HT Lifestyle, Kepala Konsultan Fertilitas di Ruby Hall Clinic, dr. Tejas Gundewar, menjelaskan efek jangka panjang gangguan tiroid pada ibu hamil dan anak.
"Anak yang lahir dari ibu dengan gangguan tiroid yang tidak terkelola dengan baik, berisiko mengalami gangguan kognitif dan perkembangan. Diagnosis yang tepat waktu serta penanganan yang baik, sangat penting untuk memastikan kesehatan optimal bagi ibu dan bayi," ucap Dr. Tejas Gundewar.
Dikutip dari Hindustan Times, ada beberapa jenis gangguan tiroid yang dapat dialami ibu selama kehamilan meliputi:
1. Hipotiroidisme
Kondisi ini terjadi ketika kelenjar tiroid tidak memproduksi hormon tiroid dalam jumlah yang cukup.
Selama kehamilan, hipotiroidisme dapat menyebabkan komplikasi seperti:
- Kelahiran prematur
- Berat badan lahir rendah
- Gangguan perkembangan pada bayi
Baca Juga: Awas! Gangguan Tiroid pada Wanita Bisa Pengaruhi Kesuburan dan Kehamilan
2. Hipertiroidisme
Sebaliknya, hipertiroidisme terjadi ketika kelenjar tiroid memproduksi terlalu banyak hormon tiroid. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko:
- Persalinan prematur
- Berat badan lahir rendah
- Gangguan jantung pada bayi
Ilustrasi ibu hamil alami tiroid. (freepik.com)
3. Tiroiditis Gestasional
Gangguan ini berkembang selama atau setelah kehamilan, dan ditandai dengan peradangan pada kelenjar tiroid. Tiroiditis gestasional dapat menyebabkan hipotiroidisme atau hipertiroidisme yang berpengaruh pada kesehatan ibu dan janin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Hindustan Times