Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 02 MARET 2025 • 08:10 WIB

Perhatian! 9 Jenis Obat Ini Bisa Bikin Haus dan Dehidrasi Selama Puasa Ramadan

Perhatian! 9 Jenis Obat Ini Bisa Bikin Haus dan Dehidrasi Selama Puasa RamadanIlustrasi obat-obatan.

INDOZONE.ID - Selama menjalani ibadah puasa Ramadan, tentu saja tubuh harus tetap terhidarasi. Sehingga, penting untuk menjaga asupan air selama kamu berpuasa.

Namun, beberapa jenis obat memiliki efek samping yang dapat menyebabkan rasa haus berlebihan atau bahkan dehidrasi. Mekanisme kerja obat-obatan ini, umumnya berkaitan dengan pengaturan cairan tubuh. Baik melalui pengaruh terhadap ginjal, elektrolit, maupun sistem saraf. 

Berikut adalah, beberapa jenis obat yang dapat menyebabkan haus dan dehidrasi, dikutip dari akun Instagram/apoteker_rahmato.

1. Kortikosteroid

Jenis obat: Prednison, Metilprednisolon, Deksametason

Mekanisme kerja:
Kortikosteroid bekerja dengan menekan peradangan dan respons imun tubuh. Namun, obat ini juga dapat menyebabkan retensi natrium dan air, sekaligus meningkatkan ekskresi ion kalium dan cairan lainnya. 

Akibatnya, tubuh bisa kehilangan cairan dan mengalami dehidrasi, terutama pada penggunaan jangka panjang atau dosis tinggi.

2. Obat Alergi (Antihistamin)

Jenis obat: Difenhidramin, CTM, Setirizin, Dimenhidrinat

Mekanisme kerja:
Obat antihistamin bekerja dengan menghambat histamin, zat yang berperan dalam reaksi alergi. Namun, efek sampingnya dapat menyebabkan mulut dan tenggorokan menjadi kering karena berkurangnya produksi air liur. 

Kekeringan ini, dapat menimbulkan rasa haus dan berpotensi menyebabkan dehidrasi, terutama jika dikonsumsi dalam jangka panjang.

Baca Juga:  Hati-Hati! 'Grapefruit' Bisa Ganggu Efek Obat yang Dikonsumsi, Kenapa?

3. Obat Penyakit Paru (Bronkodilator)

Perhatian! 9 Jenis Obat Ini Bisa Bikin Haus dan Dehidrasi Selama Puasa RamadanIlustrasi seseorang mengonsumsi obat yang bisa picu dehidrasi.

Jenis obat: Salbutamol

Mekanisme kerja:
Obat ini bekerja dengan melebarkan saluran pernapasan, sehingga mempermudah pernapasan pada penderita asma atau penyakit paru obstruktif kronis (PPOK). 

Namun, penggunaan yang berlebihan, dapat meningkatkan metabolisme dan aktivitas jantung. Sehingga, cairan tubuh yang hilang akan meningkat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Instagram/apoteker_rahmato

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Perhatian! 9 Jenis Obat Ini Bisa Bikin Haus dan Dehidrasi Selama Puasa Ramadan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!