Cerita Agam Rinjani, Porter Gunung Rinjani yang Pernah 10 Hari Jadi Orang Kaya, Nginep di Hotel Mewah hingga Sewa Ferrari
INDOZONE.ID - Di balik pekerjaan mulianya sebagai porter, ada juga kisah menarik dari sosok Agam Rinjani anggota tim evakuasi jasad Juliana Marins pendaki Brasil yang tewas di Gunung Rinjani.
Sosok yang dikenal sebagai Agam Rinjani ini mengaku pernah merasakan jadi orang kaya selama 10 hari dengan berfoya-foya di Bali.
Dengan modal tabungan dari pekerjaannya sebagai guide di Gunung Rinjani, Agam Rinjani menghabiskan Rp367 juta dalam 10 hari untuk menikmati hasil kerja kerasnya.
Baca juga: Sempat Dibatalkan, Donasi Rp 1,5 M Buat Agam Rinjani Akhirnya Tetap Cair Full Tanpa Potongan
"Jadi pernah di Rinjani ku niat mau jadi orang kaya 10 hari, Alhamdulillah terpenuhi. Saya dapat tamu yang banyak hampir tiap minggu, kutabung itu uang. Total uang lumayanlah, saya orang gembel dapat uang Rp367.000.000 dari antar tamu selama berapa kali kutabung," kata Agam, dikutip dari YouTube Denny Sumargo.
Dilansir dari Podcast YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo, Kamis (3/7/2025), Agam lantas pergi ke Bali lalu menginap di hotel seharga Rp24 juta per malam.
"Jadi orang kaya saya 1 hari di Bali, saya menginap di hotel Mulia 'Berapa ku bayar itu sehari?' Rp24.000.000 satu malam," sambungnya.
Bahkan Agam juga pergi surving hingga menyewa mobil sport Ferrari dan Lamborghini.
Singkat cerita, uang ratusan juta yang dibawanya itu hanya tersisa Rp150 ribu saja. Saat itu, dia merasa cukup stabil karena sudah ada rencana untuk mengantar tamu ke Rinjani selama tiga hari ke depan.
Agam juga telah membayangkan akan mendapatkan uang sebesar Rp400 juta.
Baca juga: Donasi Agam Rinjani dari Warga Brasil Gagal Cair, Semua Uang Dikembalikan ke Donatur
Tetapi, sebelum dia kembali ke Lombok, Agam mendengar kabar gunung Rinjani meletus pada 2017 silam.
Karena pendakian Gunung Rinjani ditutup, rencana untuk mengantar pendaki pun harus dibatalkan.
"Akhirnya uang sisa Rp150 ribu aku hemat sekali. Aku numpang truk dari Bali sampai masuk Lombok," tuturnya sambil tersenyum.
Pengalaman itu membuat Agam menyadari bahwa menjadi kaya tidak selalu membawa kebahagiaan, karena akan terus memikirkan cara untuk menghabiskan uang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo