Selasa, 22 JULI 2025 • 14:25 WIB

Hari Anak Nasional 2025: Momentum untuk Meningkatkan Pemahaman dan Perlindungan Anak

Author

Ilustrasi anak-anak memperingati Hari Anak Nasional (freepik/jcomp)

INDOZONE.ID - Dalam memperingati Hari Anak Nasional 2025, Kementerian PPPA dan APPNIA bekerja sama dengan beberapa pihak untuk mengadakan acara "Anak Indonesia Bersaudara" di Jakarta, sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran dan perlindungan anak.

Mengusung tema besar “Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045”, kegiatan ini mencerminkan pentingnya memenuhi hak anak, termasuk memperhatikan masa pertumbuhan anak-anak untuk menciptakan generasi masa depan Indonesia yang Maju. 

Acara peringatan Hari Anak Nasional 2025 dihadiri oleh istri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Selvi Ananda, serta Menteri PPPA Arifah Fauzi dan Wakil Menteri PPPA Veronica Tan, yang bersama-sama dengan lebih dari 1000 anak-anak melakukan kegiatan jalan pagi dan permainan tradisional.

Baca juga: 20 Ide Camilan Sehat, Ngenyangin dan Banyak Gizinya, Cocok Buat Pengidap Diabetes

Sebagai wakil industri, Nani Hidayani, Ketua Umum APPNIA mengatakan bahwa untuk mendukung pencapaian Generasi Emas 2045, seluruh perusahaan anggota APPNIA terus memastikan tersedianya akses pada produk nutrisi dan juga edukasi tentang pemenuhan gizi,  terutama pada 1.000 Hari Pertama Kelahiran (HPK). 

Hari Anak Nasional. (Dok. Pribadi) (Dok. Pribadi)

"Kebijakan pemerintah di 5 tahun ke depan terus memastikan akan perbaikan nutrisi. Penting bagi kita bersama pemerintah mendukung perwujudan Indonesia Emas lewat pemenuhan akses pada kecukupan nutrisi. Kami memiliki misi membantu meningkatkan status gizi masyarakat, khususnya Ibu dan Anak di 1000 HPK. Karena itu, seluruh perusahaan yang tergabung dalam APPNIA didorong untuk berkontribusi dalam pemenuhan gizi dan pencegahan stunting. Kami menghimbau seluruh orang tua penting mendapatkan edukasi terhadap pilihan nutrisi yang tepat sesuai kebutuhan anak,” jelas Nani.

Lebih lanjut, Nani menjelaskan bahwa pemenuhan gizi anak idealnya dimulai sejak ibunya masih remaja, bahkan sebelum masa kehamilan. Ia menekankan bahwa masih banyak orang tua yang belum memahami pentingnya tahapan pemberian nutrisi ini.

"Yang paling dekat dimulai dari rumah. Orang tua harus memahami pentingnya pemenuhan gizi bagi anak, karena masa 1.000 HPK merupakan periode krusial dalam tumbuh kembang anak. Gizi ibu hamil harus dipenuhi sejak awal, bahkan sejak masa remaja lewat pemenuhan asupan zat gizi. Saat anak sudah lahir, anak juga harus mendapatkan gizi yang baik,” ujar Nani.

Dengan komitmen untuk mendukung kesehatan dan kesejahteraan bayi, APPNIA mematuhi panduan WHO dan peraturan pemerintah dalam praktik pemasaran, serta memiliki sistem pengawasan internal yang ketat untuk produk susu formula bayi, sambil mempromosikan pemberian ASI eksklusif.

"Kolaborasi ini bukan hanya simbolis, tetapi nyata dalam berbagai program. Kami berharap ke depan bisa terus berjalan bersama pemerintah dalam memperluas akses nutrisi dan edukasi, demi mewujudkan generasi emas Indonesia tahun 2045,” pungkasnya.

Hari Anak Nasional, Momentum Penguatan Peran Keluarga dan Kolaborasi Semua Pihak

Selain pemenuhan gizi, Kementerian PPPA menyoroti bahwa pola asuh keluarga yang efektif juga memerlukan pemahaman yang baik tentang perkembangan anak dan perlindungan dari pengaruh lingkungan yang tidak sehat.

Baca juga: Ahli Gizi Ungkap Bahaya Tersembunyi Obat Diet dan Cara Sehat Turunkan Berat Badan

Menteri PPPA Arifah Choiri Fauzi menyatakan, kolaborasi lintas sektor menjadi salah satu cara untuk mengatasi kompleksitas tantangan tersebut dan membangun lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara menyeluruh.

"Mewujudkan anak hebat menuju Indonesia Emas 2045 membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Berdasarkan arahan Presiden, kementerian tidak bisa jalan dan sukses sendiri, melainkan harus terus berkolaborasi. Saya melihat semua mitra datang dengan hati untuk menyelesaikan permasalahan ini," ujarnya.

Perayaan Hari Anak Nasional 2025 akan mencapai puncaknya di Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, dengan kegiatan yang meliputi permainan tradisional, nyanyian lagu daerah dan nasional, serta mendengarkan dongeng tentang pahlawan daerah, yang akan melibatkan ribuan anak-anak di seluruh Indonesia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU