INDOZONE.ID - Buat para pelari, sepatu lari itu ibarat “senjata utama”. Mau dipakai buat long run, sprint, atau sekadar jogging sore, performa sepatu bakal ngaruh banget ke kenyamanan dan hasil lari kamu.
Sayangnya, masih banyak yang cuek sama perawatan sepatu. Padahal kalau dirawat dengan benar, sepatu bisa lebih awet, tetap nyaman, dan nggak bikin kaki bau asem. Yuk, simak cara gampangnya.
1. Jangan Pakai Sepatu yang Sama Setiap Hari
Kalau kamu tipe yang rajin lari hampir tiap hari, usahain punya dua pasang sepatu lari. Gunanya biar dipakai bergantian, jadi sepatu punya waktu buat “istirahat” dan kering sempurna. Kalau dipake terus-menerus, bahan dalemnya gampang lembap, cepat rusak, bahkan bisa jadi sarang bakteri.
2. Simpan di Tempat yang Tepat
Sepatu juga butuh “rumah” yang nyaman. Jangan asal dilempar ke tas olahraga atau ditaruh di tempat lembap. Simpan di tempat kering dan sejuk, jauh dari sinar matahari langsung. Hindari juga deketin ke penghangat ruangan atau hair dryer, karena panas bisa bikin bentuk sepatu berubah.
Baca juga: Kebiasaan Mencuci Sepatu Pakai Deterjen? Ini Bahayanya
3. Rajin Dibersihin
Abis lari di jalan berdebu atau kehujanan, jangan males buat bersihin sepatu. Cukup pakai sikat halus atau kain lembap. Kalau perlu dicuci, pake sabun ringan dan biarin kering alami. Ingat, jangan pernah dijemur pakai mesin pengering, karena bisa bikin bantalan dan lem sepatu cepat rusak.
4. Jangan Masukin ke Mesin Cuci
Memang kedengarannya praktis, tapi mesin cuci itu “musuh utama” sepatu lari. Putaran cepat + panas bisa bikin bantalan tipis, lem copot, dan bahan atas sobek. Jadi, lebih aman bersihin manual aja.
5. Pakai Khusus Buat Lari
Sepatu lari emang nyaman banget sampai kadang pengen dipakai buat jalan-jalan. Tapi kalau mau lebih awet, sebaiknya pisahin. Punya satu buat olahraga dan satu lagi buat daily outfit. Dengan begitu, bantalan sepatu lari tetap prima saat dipakai.
6. Ganti Insole Kalau Udah Tipis
Kadang bukan sepatunya yang rusak duluan, tapi insole-nya. Kalau udah tipis, keras, atau nggak nyaman, ganti aja sama yang baru. Bisa pakai insole original atau aftermarket, yang penting bikin kaki tetap nyaman dan performa sepatu terjaga.
Baca juga: Mencuci Sepatu dengan Sikat Pakaian, Benar atau Salah?
7. Catat Jarak Tempuh Sepatu
Rata-rata sepatu lari punya “masa hidup” sekitar 300–500 mil (480–800 km). Setelah lewat angka itu, bantalan biasanya udah nggak seefektif dulu. Makanya, catat jarak tempuh sepatu di aplikasi lari atau manual. Kalau udah mulai kerasa empuknya hilang dan tapak aus, itu tandanya sepatu siap pensiun.
Jadi, kalau mau sepatu lari awet, tetap nyaman, dan nggak gampang bau, kuncinya ada di perawatan. Ingat, sepatu bagus bukan cuma soal brand, tapi juga gimana kamu ngejaganya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Runners-blocksf.com