INDOZONE.ID - Mungkin di balik rasa duka, bapak dan ibu Affan Kurniawan, driver ojol meninggal dilindas mobil rantis polisi di tengah aksi demo DPR, pada Kamis 28 Agustus lalu, kini terharu setelah menerima bantuan rumah tinggal dari pemerintah.
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menyaksikan secara langsung penyerahan rumah bagi keluarga almarhum Affan Kurniawan di Kompleks Pesona Kahuripan, Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Sebelumnya, keluarga Affan Kurniawan tinggal di kontrakan 7x11 meter di tengah pemukiman padat ibu kota, tepatnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Dalam rumah sepetak itu ditinggali anggota keluarga, ayah, ibu, serta adiknya.
Tito menjelaskan, penyerahan rumah tersebut merupakan bentuk perhatian Presiden Prabowo Subianto kepada keluarga almarhum, yang secara langsung menugaskan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait untuk menyiapkan hunian sesuai dengan pilihan ibunda almarhum, sebagai wujud pemenuhan cita-cita Affan.
"Bapak Menteri Perumahan langsung bergerak cepat sekali mencarikan beberapa alternatif dan dipilih oleh Ibunda tercinta," kata Tito dikutip ANTARA.
Baca juga: Usai Kirim Doa untuk Affan, Ojol di Gorontalo Sepakat Tak Ikut Demo Hari Ini
Pada kesempatan itu, Tito hadir dalam kapasitasnya sebagai Mendagri sebagai representasi pemerintah dalam rangka memenuhi cita-cita almarhum yang ingin menghadiahkan rumah untuk sang ibunda.
Tito juga menyampaikan rasa duka mendalam atas wafatnya Affan Kurniawan.
Ia menegaskan bahwa musibah ini merupakan duka yang tidak pernah diharapkan, seraya berharap agar peristiwa serupa tidak terulang di kemudian hari.
"Kita semua berduka atas wafatnya saudara kita, adik kita, almarhum Affan Kurniawan. Ini kejadian yang tidak kita inginkan," ujarnya.
Doakan Almarhum
Mendagri mengajak masyarakat untuk mendoakan almarhum agar mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
"Semoga wafatnya almarhum syahid dan husnul khotimah, diampuni segala dosa-dosa selama di dunia, dan kemudian diberikan tempat yang terbaik di sisi Allah SWT. Kami semua berduka, Bapak-Ibu, Adik-Adik sekalian," ujarnya.
Momen Penyerahan Rumah
Pada kesempatan tersebut, Menteri PKP Maruarar Sirait menyerahkan langsung kunci rumah kepada ibunda almarhum, Erlina, sembari menyampaikan salam hormat dan doa dari Presiden Prabowo Subianto.
"Bu, atas nama negara saya menyerahkan kunci ya Bu, semoga bisa jadi rumah yang Ibu dan keluarga tinggali," ucap Maruarar.
Ia juga menegaskan komitmen pemerintah untuk menegakkan keadilan bagi almarhum dan keluarga. "Beliau (Presiden) berjanji, keadilan pasti ditegakkan ya dengan transparan dan cepat," tambahnya.
Baca juga: Wujud Solidaritas, Pemprov Babel Kumpulkan Donasi untuk Keluarga Alm Affan Kurniawan
Sebelum acara penyerahan, keluarga almarhum diajak berkeliling oleh pihak pengelola perumahan untuk melihat kawasan sekitar. Setelah itu, mereka menyatakan kesediaannya untuk tinggal di rumah yang dipilih. Rumah tersebut memiliki luas tanah 60 meter persegi dengan bangunan berukuran 30 meter persegi.
Acara serah terima kunci rumah ini turut dihadiri oleh Wakil Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari, Komisioner Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) Heru Pudyo Nugroho, sejumlah pejabat pimpinan tinggi madya dan pratama lingkup kementerian/lembaga, Direktur Perumahan Pesona Kahuripan Angga Budi Kusuma, serta Camat Cileungsi Adi Henryana.
Dari pihak keluarga, hadir ayahanda almarhum, Zulkifli, serta ibunda almarhum, Erlina, beserta keluarga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA