INDOZONE.ID - CEO Indozone Media, Riel Tasmaya berbicara terkait etika yang harus dimiliki berkaitan dengan penyebaran informasi bagi para media.
Informasi yang disebar disebutnya harus bisa menangkal hoaks dan tidak bersifat provokasi.
"Menurut saya sekarang tanggung jawabnya kita yang tentunya media lebih berat, karena informasi sekarang sangat banyak," kata Riel, Sabtu (20/9/2025).
Baca juga: CEO Indozone Bicara Perbedaan Media Konvensional dengan New Media
"Jadi memang value itu harus dimiliki karena kalo mau menjadi media, mau menjadi influencer harus memiliki value," sambungnya.
Hal tersebut disampaikannya saat menjadi salah satu pembicara dalam talkshow Peruri Bestari Festival di Taman Kota Peruri, Blok M, Jakarta Selatan.
Riel mengatakan, dirinya menerapkan SOP-SOP dalam pembuatan informasi. Namun SOP itu sendiri tidak bersifat kaku.
Alasanya lantaran agar karya yang dihasilkan tidak terlalu dikekang dan tetap bisa kreatif.
"Sebenarnya kita lagi mencoba melakukan itu di media baru, di media homeles ini, tapi kita nggak mau melakukanya terlalu kaku, karena setiap media punya style-nya masing-masing, punya marwahnya sendiri-sendiri. Jadi yang kita tekankan adalah lebih ke etika," kata Riel.
Baca juga: Di Acara Peruri Bestari, CEO Indozone Bongkar Alasan Masyarakat Tertarik Cari Berita di Medsos
Lebih jauh, Riel menekankan persoalan etika yang harus dimiliki dalam pembuatan hingga penyebaran informasi.
Etika yang dimaksud harus memiliki sifat menangkal hoaks hingga tidak provokasi.
"Etika bahwa kita sama-sama punya etika yang tepat, memberikan informasi yang tepat dan tidak SARA. Kita menangkal hoaks juga itu kita coba tekankan kepada teman-teman new media kita sepakati bersama," jelasnya.
"Kayak contohnya kemarin pada peristiwa Agustus kelabu kemarin kita sama-sama mencoba memberikan fakta-fakta dan informasi-informasi yang akurat tanpa memberikan provokasi," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan