INDOZONE.ID - Banyak orang memimpikan pernikahan yang bahagia, penuh cinta, dan saling menghargai. Namun, kenyataannya tidak semua hubungan bisa berjalan sehat.
Ada pasangan yang justru berpotensi melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), baik secara fisik maupun emosional.
Berikut beberapa ciri pasangan yang akan melakukan KDRT setelah menikah yang patut kamu waspadai.
Baca juga: 5 Tanda Kamu Sudah Ketemu Pasangan yang Tepat, Jangan-jangan Dia Jodohmu!
5 Ciri Pasangan yang akan Melakukan KDRT setelah Menikah
1. Sikap Terlalu Posesif dan Mengekang
Pada awalnya, sikap posesif sering dianggap bentuk perhatian. Tetapi ketika pasangan mulai ingin tahu semua aktivitasmu, mengatur caramu berpakaian, atau bahkan membatasi siapa saja yang boleh dekat denganmu, ini sudah masuk zona berbahaya.
Sikap semacam ini merupakan salah satu ciri-ciri pasangan abusif sebelum menikah. Jika dibiarkan, sifat mengontrol ini bisa berkembang lebih jauh, seperti melarangmu bekerja, membatasi komunikasi dengan keluarga, hingga ancaman fisik bila kamu menolak perintahnya.
2. Cepat Tersulut Emosi dan Sulit Mengendalikan Diri
Setiap orang bisa marah, tetapi pasangan yang tempramental dan gampang meledak untuk hal-hal kecil adalah tanda-tanda pelaku KDRT.
Hal sepele seperti telat membalas pesan bisa memicu pertengkaran besar. Jika sejak pacaran ia sudah menunjukkan kemarahan berlebihan, kemungkinan besar sifat ini akan semakin parah setelah menikah, karena ia merasa punya hak untuk mendominasi.
Baca juga: 5 Aktivitas Seru untuk Habiskan Waktu dengan Pasangan Tanpa Gadget
3. Riwayat Melakukan Kekerasan, Meski Tampak Ringan
Jangan pernah menyepelekan pasangan yang sudah menunjukkan tindak kekerasan sekecil apa pun, misalnya mencubit karena cemburu atau mendorong saat bertengkar.
Biasanya, perilaku ini menjadi kebiasaan yang terus berulang. Inilah salah satu red flag hubungan penyebab KDRT yang paling jelas. Banyak kasus KDRT bermula dari tindakan kecil yang dianggap normal, lalu berkembang menjadi kekerasan serius setelah menikah.
4. Menghina atau Merendahkan Lewat Ucapan
Kekerasan tidak selalu berupa pukulan. Pasangan yang sering merendahkan, membandingkanmu dengan orang lain, atau membuatmu merasa tidak berharga sebenarnya sudah menunjukkan ciri pasangan yang akan melakukan KDRT setelah menikah.
Ucapan-ucapan yang melukai perasaan ini lama-lama bisa menghancurkan rasa percaya diri dan membuatmu terjebak dalam hubungan yang berujung kekerasan setelah menikah.
5. Tidak Bisa Menerima Penolakan dan Selalu Ingin Berkuasa
Pasangan yang tidak bisa menerima penolakan dan selalu ingin menang biasanya akan marah besar atau mengancam ketika keinginannya tidak dituruti.
Sikap ingin selalu menguasai ini bisa berkembang menjadi kekerasan verbal maupun fisik setelah menikah. Jika sejak awal ia menunjukkan kecenderungan seperti ini, waspadalah, karena itu salah satu tanda-tanda pelaku KDRT yang nyata adanya.
Membangun rumah tangga yang sehat tidak cukup hanya dengan cinta. Diperlukan juga rasa aman, saling menghormati, dan kebebasan untuk menjadi diri sendiri. Jika kamu menemukan ciri-ciri pasangan abusif sebelum menikah, pertimbangkan kembali hubunganmu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Vegoutmag.com