INDOZONE.ID - Jomblo itu ternyata nggak selalu soal nasib, tapi bisa juga soal pilihan.
Sekarang, makin banyak anak muda yang milih buat sendiri dulu, nggak buru-buru cari pacar.
Dan ini bukan cuma karena mereka kurang aktif di medsos atau nggak laku, tapi ada alasan yang lebih dalam dari sisi psikologis sampai pengaruh sosial.
Beberapa studi internasional mulai membahas fenomena ini.
Ternyata, ada banyak hal yang bikin seseorang nyaman sendiri dulu.
Baca juga: Tips Belajar Kontrol Emosi: Biar Hidup Nggak Dikit-Dikit Meledak, Begini Caranya!
Entah karena lagi fokus sama diri sendiri, karier, healing dari hubungan sebelumnya, atau belum nemu yang klik.
Yuk, kita lihat sama-sama kenapa makin banyak orang betah jomblo menurut hasil penelitian. Biar Kamu nggak terus mikir, “kenapa sih aku belum punya pacar?”
1. Kepuasan Jadi Jomblo Makin Meningkat
Ada sebuah studi dari Jerman yang menarik banget nih. Mereka meneliti remaja usia 14–20 tahun yang lahir antara tahun 2001–2003, dan hasilnya ternyata cukup mengejutkan.
Generasi ini ternyata lebih sering memilih untuk sendiri, dan yang lebih keren lagi mereka puas dengan status jomblonya.
Beda sama generasi sebelumnya, anak-anak muda zaman sekarang nggak lagi nganggap punya pacar itu hal wajib buat bahagia.
Baca juga: 111 Caption Semangat Kerja Bahasa Inggris buat Pacar dan Suami
Mereka mulai lebih menghargai kebebasan, pengen fokus ke diri sendiri dulu, dan nggak mau terikat sama harapan-harapan tradisional kayak "umur segini harus sudah punya pasangan."
Intinya, buat mereka, jomblo itu bukan kekurangan, tapi justru kesempatan buat kenal diri sendiri lebih dalam.
2. Prioritas Hidup yang Berubah
Anak-anak muda sekarang makin paham kalau karier, kesehatan mental, dan kemandirian finansial itu hal yang wajib banget diprioritaskan.
Mereka sadar kalau semua itu nggak bisa ditinggal cuma demi punya pacar.
Contohnya, ada studi yang namanya “Voluntary Singlehood in a Greek-Speaking Cohort”.
Baca juga: LAN Dorong Sekolah Rakyat Jadi Kawah Candradimuka Pembentuk Karakter Anak Bangsa
Studi ini bilang kalau salah satu alasan utama orang memilih tetap sendiri adalah karena mereka pengen fokus dulu sama tujuan hidup lain, kayak karier, sekolah, atau proyek pribadi yang lagi dijalanin.
Intinya, jomblo bukan soal nggak punya kesempatan, tapi soal memilih prioritas dulu.
3. Kurang Skill Pacaran dan Takut Gagal
Nah, ini nih yang sering nggak dibahas tapi sebenernya nyata banget: banyak orang jomblo karena ngerasa kurang skill buat membangun hubungan.
Misalnya, nggak jago flirting, malu buat mulai ngobrol, atau takut ditolak.
Sebuah studi yang judulnya “Singles’ Reasons for Being Single: Empirical Evidence From an Evolutionary Perspective” nemuin banyak alasan kayak gini.
Baca juga: 111 Caption Bahasa Inggris Move On dari Mantan, Singkat Lucu!
Ada yang bilang mereka punya “low capacity for courtship” alias kurang kemampuan buat pendekatan, takut disakiti (“fear of getting hurt”), atau malah terlalu pilih-pilih (“being too picky”).
Jadi, jomblo juga bisa karena hal-hal kayak gitu, bukan cuma soal belum ketemu orang yang tepat.
Kadang memang perlu latihan dan keberanian supaya bisa lebih nyaman dalam hubungan.
4. Sosial dan Norma yang Berubah
Dulu, punya pacar itu kayak “harus” di umur tertentu. Tapi sekarang, anak muda makin paham dan terima kalau jomblo itu hal yang normal dan nggak masalah.
Studi tentang kepuasan jadi single di Jerman juga nunjukin kalau status jomblo sekarang makin diterima secara sosial sebagai sebuah pilihan.
Baca juga: 111 Caption Sweet Seventeen Bahasa Inggris, Artinya Aesthetic!
Selain itu, norma-norma tentang gender juga mulai berubah. Harapan kayak “cowok harus inisiasi dulu” atau “cewek harus menunggu” mulai dipertanyakan dan nggak dianggap mutlak lagi.
Karena hal-hal kayak gini, banyak orang yang akhirnya milih buat jomblo dulu supaya nggak terjebak stereotip dan tekanan sosial yang kadang bikin nggak nyaman.
Jadi, sekarang jomblo bukan cuma soal sendiri, tapi juga soal kebebasan dari aturan-aturan lama yang nggak lagi cocok buat zaman sekarang.
5. Kendala Ekonomi dan Tekanan Keuangan
Meskipun nggak selalu jadi alasan utama dalam semua studi, ternyata tekanan ekonomi juga punya pengaruh besar soal keputusan mau pacaran atau nggak.
Baca juga: 3 Golongan Manusia Berdasarkan Niatnya dalam Beramal Menurut Hadis Arbain Imam An-Nawawi
Bayangin aja, biaya kencan, waktu yang harus disiapin, sampai kestabilan finansial jadi pertimbangan penting.
Kalau Kamu masih harus nabung, ikut les, atau kerja sampingan buat tambahan uang, kadang pacaran malah terasa jadi beban tambahan yang bikin pusing.
Beberapa penelitian, seperti studi di Yunani, juga nyebut kalau “constraints” alias keterbatasan dari segi keuangan dan pekerjaan itu jadi hambatan buat banyak orang buat mulai hubungan.
Jadi, jomblo juga bisa jadi pilihan yang masuk akal kalau lagi pengen fokus dulu sama kondisi finansial dan pekerjaan tanpa harus pusing mikirin pacaran.
Kalau Kamu masih sendiri sekarang, itu bukan berarti ada yang salah sama Kamu.
Baca juga: 5 Cara Agar Pria Tak Mudah Cemburu dalam Hubungan, Biar Gak Toxic!
Banyak faktor, seperti psikologis, sosial, dan ekonomi yang bikin pacaran bukan lagi prioritas utama. Bisa aja Kamu memang belum ketemu yang “klik”, atau lagi pengen fokus ke diri sendiri dulu.
Yang paling harus Kamu ingat adalah jomblo bukan aib. Justru bisa jadi fase produktif buat Kamu tumbuh dan kenal diri sendiri lebih baik.
Kalau suatu saat Kamu siap, Kamu bakal lebih dewasa, lebih tahu apa yang Kamu mau, dan lebih yakin dengan keputusan Kamu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber