INDOZONE.ID - Hari ini, 5 November 2025 diperingati sebagai Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN).
Ini adalah pengingat penting bahwa Indonesia bukan hanya kaya budaya, tetapi juga surga megah dengan jutaan keanekaragaman hayati yang tidak ternilai harganya.
Lalu, apa sebenarnya makna Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional dan bagaimana sejarahnya? Yuk simak penjelasannya berikut.
Baca juga: 30 Ucapan Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-97 yang Penuh Semangat
Sejarah Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional
Peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional bukanlah tradisi baru.
Hari ini dicetuskan secara resmi oleh Presiden Soeharto pada tahun 1993, melalui Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 4 Tahun 1993 tentang Satwa dan Bunga Nasional.
Tujuan utamanya sederhana namun mendalam, yakni menumbuhkan dan meningkatkan kesadaran serta kepedulian masyarakat Indonesia terhadap perlindungan, pelestarian, dan pemanfaatan berkelanjutan puspa (tumbuhan/flora) dan satwa (hewan/fauna) nasional.
Ini adalah komitmen nyata bahwa hayati adalah warisan bangsa yang harus dijaga oleh setiap generasi.
Kepres tahun 1993 tersebut juga menetapkan tiga puspa (bunga) dan tiga satwa yang melambangkan identitas alam Indonesia.
Berikut jenis-jenis puspa dan satwa yang melambangkan identitas alam Indonesia:
Puspa (Bunga)
- Puspa Bangsa: Bunga Melati (Jasminum sambac) yang melambangkan kesucian dan kemurnian.
- Puspa Pesona: Anggrek Bulan (Phalaenopsis amabilis) yang melambangkan daya tarik dan pesona keindahan alam.
- Puspa Langka: Padma Raksasa (Rafflesia arnoldii) yang melambangkan kelangkaan dan keajaiban alam endemik.
Satwa
- Satwa Nasional: Komodo (Varanus komodoensis) yang mewakili keunikan satwa Indonesia.
- Satwa Pesona: Ikan Siluk Merah (Scleropages formosus) yang mewakili pesona satwa air.
- Satwa Langka: Elang Jawa (Nisaetus bartelsi) mewakili kelangkaan satwa yang harus dilindungi.
Makna Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional
Makna peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional yang jatuh setiap tanggal 5 November ini sangatlah mendalam.
Berikut beberapa aspek yang mencakup makna dari Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional:
1. Peningkatan Kesadaran dan Kepedulian
Ini adalah makna inti dari peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional. Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional bertujuan untuk menambahkan kesadaran dan kepedulian masyarakat Indonesia terhadap pentingnya pelestarian keanekaragaman flora dan fauna.
2. Identitas dan Kebanggaan Bangsa
Dengan ditetapkannya puspa dan satwa nasional, Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional menegaskan bahwa kekayaan flora dan fauna ini adalah bagian integral dari identitas kebanggaan nasional.
3. Mendorong Konservasi
Peringatan ini berfungsi sebagai momentum untuk mendorong tindakan nyata konservasi, baik dalam skala besar maupun kecil.
4. Edukasi Publik
Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional menjadi ajang untuk mengedukasi masyarakat tentang ancaman terhadap lingkungan, seperti deforestasi, perburuan liar, dan perubahan iklim.
5. Pemanfaatan Berkelanjutan
Selain pelestarian, Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional juga menekankan pentingnya pemanfaatan sumber daya flora dan fauna secara berkelanjutan.
6. Memperkuat Komitmen
Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional adalah penegasan kembali komitmen pemerintah dan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kelestarian alam.
Baca juga: Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-96: Momentum Pemuda untuk Bangun Indonesia Cerdas Digital
Bagaimana Cara Merayakan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional
Merayakan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional tidak harus dengan kegiatan besar.
Kita bisa memulainya dari tindakan sederhana dan nyata yang berdampak pada lingkungan sekitar.
Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk merayakan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional:
1. Aksi Tanam Pohon Lokal
Mulailah menanam satu tanaman hias atau pohon endemik di pekarangan rumah/kantor. Ini adalah langkah konkrit menjaga keberlanjutan flora asli Indonesia.
2. Edukasi dan Kampanye Digital
Bagikan informasi tentang HCPSN dan pentingnya konservasi di media sosial. Gunakan tagar seperti #HCPSN2025 atau #CintaPuspaSatwa untuk menyebarkan kesadaran.
3. Kunjungan Edukatif
Ajak keluarga mengunjungi Taman Nasional, Kebun Raya, atau pusat konservasi terdekat. Kenali satwa dan flora endemik secara langsung untuk menumbuhkan rasa cinta.
4. Beralih ke Produk Ramah Lingkungan
Kurangi penggunaan plastik sekali pakai dan hindari produk yang berasal dari perburuan liar atau penebangan hutan yang tidak bertanggung jawab.
Google Doodle Rayakan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional
Google Doodle turut merayakan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional pada 5 November 2025.
Google menampilkan Doodle spesial di laman utamanya hari ini, dengan karya visual menawan yang melambangkan puspa dan satwa Indonesia.
"Doodle hari ini merayakan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional, yakni perayaan tahunan yang didedikasikan untuk melestarikan keanekaragaman hayati Indonesia," tulis keterangan di Google Doodle hari ini.
Peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN) menjadi momentum penting untuk merenungkan kembali peran kita sebagai manusia.
Keanekaragaman flora dan fauna adalah fondasi ekosistem yang sehat, dan pada akhirnya, menentukan kualitas hidup kita di masa depan.
Selamat Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional, 5 November! Mari jaga harmoni suara dan aroma alam Indonesia untuk masa depan yang lestari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: