Kamis, 13 NOVEMBER 2025 • 16:00 WIB

Aulion Beberkan Kunci Sukses Jadi Content Creator: Penasaran, Konsisten, dan Punya Gaya Sendiri

Author

Aulion dalam acara Indonesia Punya Kamu (IPK) 2025 di UNS (YouTube/INDOZONE)

INDOZONE.ID - Industri kreatif sekarang berkembang gila-gilaan. Dari dulu bikin video cuma 15 detik di Instagram, sampai sekarang bisa bebas berkreasi di berbagai platform.

Tapi di balik semua itu, content creator Aulion mengingatkan bahwa jadi kreator bukan cuma soal tren, tapi soal gaya, makna, dan konsistensi.

Hal tersebut dijelaskan Aulion dalam acara Indonesia Punya Kamu (IPK) yang kali ini berlangsung di Auditorium G.P.H Haryo Mataram, Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Kamis (13/11/2025).

Di sesi talkshow "Masa Depanmu Penting", Aulion menceritakan awal mula dirinya menjadi content creator, dari kecintaannya pada dunia video.

Baca juga: Rian Fahardhi Bahas Makna Kesuksesan dan Tekanan Jadi Content Creator di IPK 2025

Aulion sudah mulai bikin konten sejak tahun 2007, jauh sebelum jadi content creator itu dianggap profesi keren seperti sekarang.

Dari kecil, dia memang punya passion di dunia video dan bercita-cita jadi sutradara.

Lewat video-video kecil seperti stop motion, video musik, dan komedi, Aulion belajar mengasah kreativitasnya.

"Dulu aku pengen banget jadi sutradara, dan caraku buat belajar ya dengan bikin video kecil-kecilan," kenang Aulion di UNS, Kamis (13/11/2025).

Seiring waktu, dia sadar dunia kreatif itu luas banget. Bukan cuma soal bikin video, tapi juga bisa dikembangkan ke musik, fashion, produk, dan karya visual lainnya.

Dari Keren ke Bermakna

Di awal kariernya, komentar yang paling sering dia dapat adalah "keren banget!". Tapi makin ke sini, Aulion merasa kata keren aja gak cukup.

"Kayaknya komen ‘keren’ tuh kurang impactful ya. Aku harus bikin karya yang lebih bermakna, tapi tetap dengan caraku sendiri," ungkapnya.

Baginya, media sosial adalah tempat untuk menyuarakan pendapat dengan versi masing-masing.

Setiap kreator punya cara sendiri untuk bercerita, dan justru itu yang membuat dunia konten jadi berwarna.

Aulion membahas mengenai kunci sukses jadi content creator di IPK 2025. (YouTube/INDOZONE)

Cara Biar Ide Tetap Segar

Menjawab salah satu pertanyaan dari mahasiswa, mengenai gimana caranya Aulion bisa terus punya ide segar selama bertahun-tahun bikin konten?

Aulion menjawab, kolaborasi lintas generasi dan sensitif terhadap tren.

Di timnya, Aulion bekerja bareng anak muda Gen Z dan juga millennial. Ide-idenya selalu ia uji ke berbagai kalangan, kalau semua bisa relate, berarti ide itu kuat.

Tapi yang menarik, Aulion tidak asal ikut tren. Dulu dia bahkan "anti tren", karena menurutnya tren cepat naik, cepat juga hilang.

"Sekarang aku belajar buat gabungin tren dengan gayaku sendiri. Misalnya lagi ngetren lagu, orang lain bikin dance-nya, aku bikin versi stop motion-nya. Jadi tetap ngikutin zaman, tapi karakterku tetap kelihatan," jelasnya.

Storytelling Lebih Penting dari Kamera Mahal

Menurut Aulion, semua orang sekarang punya peluang jadi kreator, modalnya cukup handphone dan rasa penasaran.

Gak perlu tunggu kamera mahal, yang penting ceritanya menarik.

"Kamera 50 juta gak akan ngalahin handphone 500 ribu kalau videonya punya storytelling yang bagus," kata Aulion.

Bagi Aulion, storytelling adalah jiwa dari konten. Itulah yang bikin penonton bertahan, bukan kualitas gambar semata.

Aulion membahas mengenai kunci sukses jadi content creator di IPK 2025. (YouTube/INDOZONE)

Baca juga: Dukungan PNM untuk Anak Muda di IPK 2025, Bukti Nyata Misi Pemberdayaan Berkelanjutan

Content Creator: Profesi yang Layak Diakui

Aulion juga menyinggung bahwa dulu profesi content creator sering dianggap sebelah mata. Tapi sekarang semuanya berubah, banyak yang akhirnya sadar kalau content creator adalah pekerjaan profesional.

Bahkan, Aulion berharap suatu hari nanti kampus-kampus punya mata kuliah khusus tentang content creation. Karena kemampuan membuat konten dan bercerita lewat visual, katanya, kini jadi skill wajib di era digital.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Amatan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU