Jumat, 14 NOVEMBER 2025 • 16:49 WIB

Apakah Sahabatan Cewek–Cowok Bisa Tanpa Perasaan? Fakta yang Jarang Dibahas

Author

Ilustrasi pertemanan lawan jenis (freepik).

INDOZONE.ID - Kamu pasti pernah mendengar ungkapan seperti, “Pertemanan antara cewek dan cowok pasti bakal ada yang suka suatu saat nanti.” 

Tapi, benarkah bahwa sahabatan antara lawan jenis pasti berakhir dengan perasaan cinta atau tertarik? 

Artikel ini bakal kupas sekaligus bahas penelitian internasional supaya nggak cuma “katanya”.

Fakta Utama: Ya, bisa. Tapi tidak selalu.

Ternyata, jawabannya bisa iya, tapi juga enggak mutlak. 

Sahabatan antara cewek dan cowok bisa tetap platonic friendship alias murni teman, tapi ada banyak faktor yang bikin perjalanan pertemanan ini nggak selalu mulus.

Baca juga: Cara Kenali Minat dan Bakat Anak Sejak Dini Biar Masa Depannya Makin Terarah

Beberapa riset bilang, meskipun 83% orang percaya “men and women can be just friends”, kenyataannya ada perbedaan cara pandang antara pria dan wanita soal pertemanan lawan jenis.

Misalnya, studi dari University of Wisconsin–Eau Claire menunjukkan bahwa pria lebih sering merasa tertarik pada teman wanitanya, bahkan kadang mereka salah sangka kalau teman wanitanya punya perasaan yang sama. 

Sedangkan wanita cenderung lebih realistis menilai batasan pertemanan.

Jadi intinya, sahabatan cewek–cowok bisa saja tanpa perasaan romantis, tapi nggak bisa dijamin selalu aman tanpa “komplikasi” di tengah jalan.

Kenapa bisa jadi tanpa perasaan?

Beberapa kondisi yang bikin pertemanan cewek–cowok tetap murni sahabat antara lain:

Baca juga: Mana yang Lebih Baik, Nikah Dulu atau Mapan Dulu?

1. Kesepakatan dan batasan jelas

Kalau keduanya komunikasi terbuka bahwa mereka cuma teman, tanpa agenda romantis, peluang “terjebak” perasaan bisa lebih kecil. Psychology Today bilang, komunikasi jujur itu kunci banget untuk menjaga pertemanan tetap sehat.

2. Tujuan pertemanan yang sama

Misalnya berteman karena hobi, kerjaan, atau komunitas tertentu, bukan karena harapan “jadi pacar” sejak awal. Kalau tujuannya jelas, fokus pertemanan juga lebih terjaga.

3. Sadar ada perbedaan persepsi

Riset menunjukkan, pria kadang overestimate ketertarikan wanita, sementara wanita cenderung underestimate ketertarikan pria. 

Baca juga: 5 Cara Menghadapi Cewek yang Sering Bilang ‘Terserah’ tanpa Bikin Kamu Pusing

Kalau sadar perbedaan ini, potensi salah paham bisa diminimalkan.

4. Usia, kedewasaan, dan lingkungan sosial

Dinamika pertemanan beda banget antara usia muda dan dewasa. 

Budaya, konteks sosial, dan pengalaman hidup juga mempengaruhi cara orang menilai dan menjaga batasan pertemanan.

Kenapa sering “ada rasa” muncul juga?

Meskipun bisa tetap teman, ada beberapa mekanisme yang sering bikin elemen romantis muncul dalam persahabatan cewek–cowok:

Baca juga: Niat Renang Pagi Biar Sepi, Tiga Cewek Ini Malah Didatangi Satu Kompi TNI

1. Ketertarikan fisik atau seksual

Riset menunjukkan bahwa dalam banyak persahabatan lawan jenis, setidaknya salah satu pihak pernah ngerasa tertarik secara fisik atau romantis. 

Misalnya, satu studi bilang cuma sekitar 14% orang melaporkan ingin jadi pasangan, tapi hampir setengah pria pernah ngerasa tertarik secara fisik ke teman wanitanya.

2. Pengaburan batasan (blurred lines)

Kalau pertemanan makin dekat, waktu bareng makin sering, dan sharing makin dalam, kadang muncul momen di mana salah satu pihak mulai melihat peluang romantis. 

Artikel yang ngebahas isu ini bilang, begitu “salah satu mulai berharap lebih”, dinamika pertemanan bisa berubah.

Baca juga: Momen Haru Adik Ini Selalu Tunggu Kakaknya Pulang Sekolah Karena Bawa MBG

3. Harapan berbeda

Kalau satu pihak nganggep hubungan cuma “teman”, tapi pihak lain mulai berharap “lebih dari teman”, kemungkinan konflik atau perasaan tersimpan makin besar. 

Riset juga menunjukkan, perempuan yang ngerasa tertarik ke teman cowoknya sering melaporkan kepuasan lebih rendah kalau mereka punya hubungan romantis di dunia nyata.

Tips supaya persahabatan tetap sehat (baik tetap teman atau berkembang jadi lebih)

Biar persahabatan cewek–cowok tetap positif dan nggak bikin awkward, coba beberapa tips ini:

1. Jujur dari awal

Kalau kamu merasa cuma teman, bilang aja. Tapi kalau mulai ngerasa “eh kok lo makin spesial ya”, jangan dipendam, omongin juga. Komunikasi itu kunci supaya nggak salah paham.

Baca juga: Momen Haru Adik Ini Selalu Tunggu Kakaknya Pulang Sekolah Karena Bawa MBG

2. Bikin batasan nyaman

Misalnya, hindari terlalu sering menghabiskan waktu berdua sendirian atau “hangout” yang bisa bikin bingung soal status hubungan. 

Batasan kecil kayak gini bikin pertemanan tetap nyaman, sehat, dan nggak menimbulkan salah paham.

3. Cek perasaan diri sendiri

Kadang kita nggak sadar mulai berharap lebih ke teman lawan jenis. Refleksi diri penting: “Apakah ini masih platonik, atau mulai berubah?”

Baca juga: Riset Malaysia–Indonesia: Belajar Pakai Aplikasi Ternyata Bisa Bikin Anak Makin Jago Literasi & Numerasi

4. Hargai situasi pasangan lain (kalau ada)

Kalau salah satu punya pacar, pastikan persahabatan nggak bikin pihak lain insecure atau merasa diabaikan. Respect itu penting biar nggak ada drama.

5. Terima kemungkinan berubah

Kadang persahabatan memang bisa berkembang jadi cinta, dan itu sah-sah aja asal kedua pihak setuju. 

Atau sebaliknya, tetap bisa jadi teman meski ada perasaan, asal kalian sadar dan bisa menanganinya.

Jadi, buat kalian yang nanya “Apakah sahabatan cewek–cowok bisa tanpa perasaan?” jawabannya, Bisa banget, tapi kondisinya nggak 100% aman dari potensi munculnya perasaan romantis. 

Baca juga: 5 Zodiak Paling Jago Bikin Alasan, Pisces Tetap Mendominasi!

Penelitian internasional menunjukkan bahwa banyak persahabatan lawan jenis berjalan normal sebagai teman, tapi sisi psikologis dan biologis bisa bikin “rasa” muncul jika nggak dikelola.

Yang terpenting, komunikasi, kesadaran, dan batasan. 

Kalau kalian sebagai sahabat bisa terbuka dan jujur, maka persahabatan itu bisa tetep sehat dan awet, entah tetap teman atau berkembang jadi lebih.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU