Kamis, 27 NOVEMBER 2025 • 16:00 WIB

Petugas Disebut Kena PHK Akibat Tumbler Penumpang Hilang, Ini Penjelasan KAI!

Author

Pihak KAI memberikan penjelasan terkait petugas KRL Commuter Line yang dikabarkan dipecat karena tumbler penumpang hilang. (Instagram/jabodetabek24info)

INDOZONE.ID - Media sosial digegerkan dengan adanya kabar petugas KAI yang dipecat akibat tumbler penumpang kereta hilang. Pihak KAI angkat bicara memberikan penjelasan mengenai hal tersebut.

Viralnya video tersebut salah satunya diposting oleh akun Instagram jabodetabek24info. Dalam postingan tersebut menampilkan tumbler penumpang dengan narasi petugas KRL kena PHK.

"Viral penumpang KRL teledor ketinggalan tas berisi tumbler. Satpam PT KAI jadi korban kena PHK," tulis keterangan dalam postingan itu, Kamis (27/11/2025).

Baca juga: Penumpang KRL yang Viral karena Tumbler Tuku Hilang Kini Dipecat! Ini Klarifikasi Perusahaannya

Masih dalam akun yang sama, disebutkan jika peristiwa bermula saat seorang wanita meninggalkan cooler bag berisi tumbler tersebut saat pulang kerja menggunakan KRL rute Tanah Abang - Rangkasbitung. 

Setelah melapor ke petugas, cooler bag ditemukan, namun tumbler sudah tidak ada.

"Ketika ditanya kepada petugas, ia mendapat jawaban bahwa petugas tersebut tidak melakukan pengecekan isi tas saat proses serah terima barang hilang. Petugas yang menerima tas malam itu kemudian mengakui kelalaiannya. Ia menyebut situasi stasiun sedang ramai sehingga tas langsung disimpan tanpa diperiksa isinya terlebih dahulu," tulis akun itu lagi.

View this post on Instagram

A post shared by Jabodetabek24info (@jabodetabek24info)

Penjelasan KAI

Usut punya usut, rupanya peristiwa tumbler itu terjadi pada Senin, 17 November 2025 di Stasiun Rawa Buntu. 

VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda menegaskan jika petugas di lapangan diwajibkan menjalankan SOP saat bekerja.

"Sebagai tahap awal, tentunya kami melakukan koordinasi kepada pihak mitra pengelola petugas front liner," katanya.

Karina juga menegaskan jika tidak ada aksi PHK terhadap petugas berkaitan dengan tumbler penumpang tertinggal. Namun, masih dilakukan evaluasi berkaitan hal tersebut.

"Pihak mitra masih melakukan evaluasi internal untuk melihat lebih jelas kondisi yang terjadi," tuturnya.

"KAI Commuter akan melakukan evaluasi secara menyeluruh sehingga agar situasi serupa dapat dicegah kedepannya. Kami mengingatkan kembali bahwa barang pribadi yang tertinggal di dalam commuter line merupakan tanggung jawab pengguna. Karena itu kami menghimbau agar seluruh pengguna tetap menjaga dan memperhatikan barang bawaannya dengan baik," katanya.

Baca juga: Drama Tumbler Tuku Hilang hingga Berujung Petugas KAI Dipecat

KAI menyebut jika setiap stasiun memiliki layanan lost and found. Nantinya, barang yang ditemukan akan didata dan disimpan oleh petugas.

Jika tidak diambil dalam kurun waktu tertentu di stasiun tujuan akhir, barang tersebut akan dipindahkan ke gudang pusat untuk penyimpanan lebih lanjut. 

Pengambilan barang tertinggal dilakukan juga mengikuti prosedur yang berlaku.

"Namun pada prinsipnya kami tetap mengajak seluruh pengguna commuter line untuk memastikan barang bawaannya aman dan tidak tertinggal. Barang bawaan merupakan tanggung jawab pelanggan,” tutup Karina.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU