Minggu, 07 DESEMBER 2025 • 16:50 WIB

Kamu Sering Diremehin Pasangan? Hati-Hati Mansplaining dalam Hubungan dan Ini Solusinya

Author

Kenali tanda kamu lagi dekat atau pacaran sama si avoidant yang hobi tarik ulur (Freepik)

INDOZONE.ID - Pernahkah kamu merasa pendapatmu diremehkan atau kamu harus jelaskan ulang seolah lawan bicara kamu tidak mengerti?

Jika iya, kamu mungkin sedang mengalami mansplaining atau pola komunikasi yang salah dan sering muncul tanpa disadari dalam hubungan.

Meski terlihat sepele, perilaku ini bisa memengaruhi kepercayaan diri, kedekatan emosional, hingga keseimbangan hubungan. 

Nah, agar hubungan tetap sehat dan saling menghargai, penting untuk memahami apa penyebab mansplaining dan bagaimana cara mengatasinya.

Penyebab Mansplaining

Penyebab mansplaining sangat penting untuk dipelajari agar dapat dicegah sebelum memburuk, Berikut beberapa penyebab terjadinya mansplaining:

Baca juga: 5 Kebiasaan Sepele yang Bisa Membuat Hubungan Sehat Rentan Selingkuh

  • Bias Gender yang Tidak Disadari:Banyak orang dibesarkan dengan anggapan bahwa laki-laki lebih ahli dalam menjelaskan, meski tidak disadari. Keyakinan ini bisa muncul dalam hubungan sebagai sikap menggurui tanpa niat buruk.
  • Kurangnya Kesadaran Diri: Sebagian orang tidak menyadari bahwa nada bicara atau cara menjelaskan mereka terdengar meremehkan. Mereka merasa sedang membantu, padahal pasangannya justru merasa diabaikan atau diremehkan.
  • Keinginan untuk Terlihat Kompeten: Mansplaining kadang muncul dari kebutuhan untuk merasa pintar atau berkontribusi, bukan untuk merendahkan. Namun jika berlebihan, hal ini justru membuat pasangan merasa tersisih dan tidak dihargai.
  • Kebiasaan Mendengarkan yang Buruk: Ketika seseorang lebih fokus pada apa yang ingin mereka katakan, mereka cenderung cepat menjelaskan tanpa benar-benar mendengarkan. Sikap ini mengabaikan perspektif pasangan dan menciptakan komunikasi yang tidak seimbang.

Dampak Mansplaining 

Dalam hubungan yang sehat, rasa setara dan saling menghormati adalah fondasi penting. Ketika keseimbangan itu hilang, hubungan perlahan terganggu dan memengaruhi banyak aspek.

Salah satunya adalah kepercayaan antar pasangan mulai terkikis saat salah satu pasangan merasa pendapatnya tak pernah dihargai. Nah dari sini, muncul rasa kesal yang menumpuk dan memengaruhi interaksi berikutnya.

Kedekatan emosional dan fisik juga bisa melemah karena rasa diremehkan hingga  menciptakan jarak.

Pada akhirnya, komunikasi menjadi tertahan dan hubungan berubah menjadi tidak seimbang, dengan satu pihak merasa lebih dominan daripada yang lain.

Solusi Mansplaining 

Menangani mansplaining dalam hubungan bukan soal mempermalukan atau menyalahkan orang lain melainkan soal menciptakan ruang di mana kedua pasangan merasa dihormati, didengarkan, dan dihargai. Berikut beberapa solusi yang bisa dipelajari:

Baca juga: Stop Jadi Yes Man ke Pasangan! Psikolog Ungkap 5 Cara Bikin Batasan Tanpa Bikin Drama

Langkah pertama adalah mengenali perilakunya dan mengakui bahwa kamu tidak salah bila merasa diremehkan. Setelah itu, komunikasikan perasaanmu secara jelas, misalnya dengan mengatakan bahwa kamu ingin didengar tanpa diasumsikan tidak paham.

Kamu juga bisa tetapkan batasan, seperti meminta pasangan menunggu sampai kamu selesai berbicara sebelum memberi pendapat. Selain itu mengarahkan percakapan dengan memberikan konteks atau menjelaskan bahwa kamu sudah memahami topik yang dibahas.

Jika perilaku itu terus berulang, ajak pasangan berdiskusi tentang pola komunikasi yang lebih setara. Bila perlu, pertimbangkan bantuan konselor untuk membantu memulihkan dinamika hubungan yang lebih sehat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Marriage.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU