Selasa, 09 DESEMBER 2025 • 16:00 WIB

Benarkah Makan Ikan Bikin Anak Lebih Pintar? Ini Penjelasan Ahlinya

Author

Ilustrasi ikan (Sumber : Freepik)

INDOZONE.ID - Sering dengar pepatah “Makan ikan biar pintar”? Mungkin orang tua atau nenek-kakek kamu juga sering bilang begitu. Tapi, bener nggak sih ikan benar-benar bisa bikin otak anak lebih cerdas? Yuk, kita ulik bareng fakta ilmiahnya biar jelas dan nggak cuma sekadar mitos.

Kenapa Ikan “Dibilang” Baik untuk Otak

Ikan, terutama jenis “berlemak” alias fatty fish, kaya banget akan asam lemak omega-3, seperti DHA dan EPA. Nutrisi ini penting banget buat perkembangan otak dan jaringan saraf anak.

Otak anak terus berkembang sampai remaja, jadi kalau asupan omega-3 terpenuhi, bisa bantu fungsi otak, daya ingat, konsentrasi, dan kecerdasan secara keseluruhan.

Tapi, sebelum kamu buru-buru stok salmon tiap minggu, mending kita intip dulu hasil risetnya biar nggak asal percaya mitos tanpa fakta.

Baca juga: 3 Manfaat Konsumsi Ikan Laut yang Sayang Dilewatkan

Apa Kata Riset: Ikan dan IQ Anak

Sebuah penelitian dari Tiongkok yang melibatkan anak-anak usia 9–11 tahun menemukan bahwa anak-anak yang rutin makan ikan memiliki skor IQ lebih tinggi, baik untuk verbal IQ maupun kognitif secara keseluruhan, dibandingkan dengan anak-anak yang jarang atau tidak makan ikan. Menariknya, penelitian ini juga menunjukkan bahwa konsumsi ikan sering berkaitan dengan kualitas tidur yang lebih baik, dan tidur yang nyenyak ternyata ikut mendukung perkembangan otak serta IQ.

Selain itu, sebuah tinjauan sistematis terhadap berbagai studi menemukan bahwa konsumsi seafood, termasuk ikan, dalam jumlah yang direkomendasikan kemungkinan besar dapat meningkatkan perkembangan kognitif anak dan remaja. Jadi, ada bukti ilmiah yang mendukung bahwa makan ikan secara teratur memang bisa berhubungan dengan kecerdasan dan fungsi otak anak.

Tapi, Hasilnya Tidak Selalu Konsisten

Tips menjaga kesehatan otak

Eits, jangan langsung asumsikan makan ikan adalah jaminan pintar, ya. Ada “tapi”-nya.

Dalam sebuah uji acak terkontrol (RCT) pada anak usia prasekolah 4–6 tahun, peningkatan asupan ikan dibandingkan daging tidak selalu menghasilkan kenaikan yang signifikan pada skor kognitif secara keseluruhan. Studi lain pada anak usia 8–9 tahun menunjukkan bahwa konsumsi ikan berlemak bisa meningkatkan beberapa aspek fungsi kognitif, seperti perhatian dan fleksibilitas berpikir. Namun efeknya tidak terlalu besar dan tidak semua domain kognitif terpengaruh.

Intinya, meskipun ada sinyal positif bahwa ikan bisa membantu kecerdasan dan perkembangan otak, hasilnya belum konsisten untuk semua anak. Efeknya bisa dipengaruhi banyak faktor, mulai dari frekuensi konsumsi ikan, jenis ikan, pola makan lainnya, stimulasi otak, hingga gaya hidup secara keseluruhan.

Ikan Bukan “Suplemen Ajaib”, Tapi Bagian dari Gaya Hidup

Penting banget diingat, makan ikan cuma salah satu bagian dari pola hidup sehat. Supaya manfaatnya maksimal, perlu dibarengi dengan hal-hal lain, misalnya:

  • Asupan makanan seimbang yang kaya sayur, buah, dan sumber protein lainnya.
  • Mengurangi junk food.
  • Tidur cukup karena kualitas tidur mendukung proses belajar.
  • Stimulasi pikiran lewat belajar, bermain, dan eksplorasi.
  • Kebiasaan sehat lain seperti olahraga, minum cukup air, dan lingkungan yang mendukung perkembangan.

Kalau cuma makan ikan tapi pola hidup lainnya acak-acakan, efeknya tentu bisa kurang maksimal.

Baca juga: Konsumsi Ikan, Ahli Gizi IPB Bilang Bisa Cegah Stunting dan Tingkatkan Kekebalan Tubuh

Intinya, Mengonsumsi Ikan Membantu, Tapi Bukan Jaminan Mutlak

Jadi, jawaban singkatnya: iya, makan ikan secara rutin memang punya potensi membantu perkembangan otak dan kecerdasan anak. Beberapa penelitian menunjukkan adanya korelasi positif antara konsumsi ikan atau seafood dengan IQ dan fungsi kognitif.

Namun, kenaikan IQ atau kecerdasan ini nggak otomatis terjadi pada semua anak. Banyak faktor lain yang ikut memengaruhi, seperti pola makan secara keseluruhan, stimulasi otak, dan lingkungan belajar.

Kalau kamu orang tua, pengasuh, atau punya adik kecil, memberikan asupan makanan bergizi termasuk ikan dengan jenis dan porsi yang tepat, tentu ide yang baik. Tapi jangan lupa, stimulasi otak dan lingkungan belajar yang sehat juga sama pentingnya untuk mendukung perkembangan optimal.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PubMed, Nature.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU