Jumat, 09 JANUARI 2026 • 15:36 WIB

Ketika Pembaca Tarot Jadi Tempat Curhat Para Gen Z: Bentuk Pertumbuhan Emosional dan Spiritual

Author

Ilustrasi pembaca tarot. (Freepik)

INDOZONE.ID - Mungkin sejak lima tahun ke belakang ini, banyak generasi muda seperti Gen Z bahkan milenial, yang kini lebih banyak mencurahkan kisah hidupnya ke pembaca Tarot. Apalagi menjelang akhir tahun atau awal tahunnya.

Fenomena ini hadir juga semenjak pandemi saat semua orang mencurahkan hidupnya ke media sosial. Tak jarang, platform video pendek seperti Tiktok, Short, dan Reels Instagram yang menghadirkan para pembaca Tarot dan mengartikan simbol-simbol di balik Kartu Tarot.

Cerita dari pembaca tarot

Salah satu pembaca tarot bernama Vannisa Vasca yang memiliki akun Tiktok dan Instagram yang kerap membagikan konten dan konsultasi tentang Tarot, juga mengamini fenomena ini. Kepada Indozone, ia menceritakan kebanyakan kliennya berasal dari gen z.

Baca juga: Mengulik Makna Lagu Lathi Lewat Bacaan Kartu Tarot

Para pembaca tarot, Vasca Vannisa dan enchantaree. (Instagram)

"Klien aku rata-rata sehari di 2025 itu 7-10 orang, bisa 13 kalau lagi rame. Gen Z sekitar 60 persen dari jumlah klien keseluruhan," kata Vasca.

Sementara itu, seorang pembaca tarot dengan kode nama Enchantaree juga mengakui bila banyak Gen Z datang kepadanya untuk minta dibuka kartunya. 

"Sebagian besar gen z. Misalnya sebulan ada 15 klien, 10 dari mereka gen z," ungkap pembaca tarot bernama asli Kuntari Puspita Januwarsi saat diwawancarai terpisah.

Curhat tentang kehidupan

Menurut Kuntari, tarot membantu para pelanggannya untuk mengenal diri mereka lebih dalam.

"Tarot memberi kesempatan kepada mereka, terutama yang ingin dibaca, untuk mengunjungi inner self. Sementara selama ini mereka sibuk dengan urusan di luar diri mereka, dan tidak memedulikan diri mereka

Tak hanya minta dibacakan kartu, tak jarang dari mereka juga curhat tentang masalah kehidupan. Termasuk tentang masalah keluarga.

Baca juga: Review Novel "Sang Peramal", Lenyapnya Ahli Tarot di Tengah Pusaran Stigma dan Prasangka

"Umumnya tentang percintaan dan karier, tapi akan selalu nyentuh hubungan dg orangtua pada akhirnya," kata Kuntari.

Bagian dari pertumbuhan emosional dan spiritual

Seorang pakar psikologi klinis, Dr. Andra Brosh di Amerika Serikat juga mengamini fenomena para generasi muda yang memilih tarot sebagai tempat untuk mengenal diri mereka. Ada sesuatu yang bermakna bagi mereka. 

"Sebagai seorang psikolog dan pembaca tarot bersertifikat, saya melihat ada sesuatu yang bermakna sedang terjadi pada generasi muda. Banyak generasi Milenial dan Gen Z mulai beralih ke astrologi dan tarot sebagai bagian dari pertumbuhan emosional dan spiritual mereka. Sebagian orang menyebutnya sekadar tren, tetapi bagi saya, ini jauh lebih dalam dari itu," menurut Dr. Andra Brosh dalam catatan blognya.

Secara akademis, ia melihat semakin banyak anak muda yang menjauh dari sistem kepercayaan yang mereka anut sejak kecil. Bukan karena pemberontakan, melainkan karena sistem-sistem tersebut tak lagi terasa seperti rumah. 

"Mereka membangun sesuatu yang baru—sesuatu yang lebih fleksibel, intuitif, dan jujur secara emosional. Mereka memilih untuk mengeksplorasi apa yang terasa benar bagi diri mereka sendiri, dengan cara dan ketentuan mereka sendiri," ungkap Dr. Andra Brosh.

Ilustrasi kartu tarot (Instagram/vannisavasca)

Membantu orang lain untuk menemukan dirinya

Bukan sekedar ingin mengikuti tren semata, para pembaca tarot memiliki misi yang mendalam untuk membantu pelanggannya. Seperti yang dikisahkan Vannisa Vasca kepada Indozone, ia ingin membantu orang lain untuk melihat situasi lebih jealas dan mendapat perspektif baru.

Baca juga: Feed Instagram Kosong Bukan Berarti Sepi, Ini Cara Baru Gen Z Bermedia Sosial

"Aku tertarik membuka jasa Tarot karena ingin membantu orang-orang melihat situasi mereka dengan lebih jelas, membantu mereka menemukan perspektif baru," katanya.

"Aku percaya butterfly effect, hal kecil yg dirubah, bisa merubah kehidupan seseorang secara keseluruhan. Itulah fungsi Tarot, menemukan hal kecil yg bisa dirubah dalam hidup seseorang," tambahnya.

Dengan penjelasan di atas, pembaca tarot kini bukan hanya penyedia jasa pembuka prediksi lewat kartu, tetapi teman curhat, mentor emosional, dan alat refleksi diri yang relevan bagi generasi muda. Mereka membantu Gen Z menavigasi perasaan kompleks, membangun kesadaran diri, dan menemukan kedamaian di tengah tekanan hidup modern.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Wawancara

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU