Sabtu, 10 JANUARI 2026 • 10:40 WIB

Banyak yang Salah, Ini yang Perlu Dipertimbangkan saat Beli Kompor Tanam

Author

Ilustrasi memasak (freepik)

INDOZONE.ID - Kompor adalah jantung dapur, tempat semua rasa, aroma, dan kreativitas masakan bermula. Tapi sayangnya, banyak orang masih salah kaprah saat memilih kompor tanam. 

Banyak yang fokus pada tampilan elegan atau jumlah tungku, tanpa menyadari bahwa faktor terpenting justru terletak pada kontrol api, kenyamanan, dan keamanan penggunaan jangka panjang. 

Padahal, kesalahan kecil dalam memilih bisa berujung pada masakan yang mudah gosong, rasa yang tidak konsisten, bahkan gangguan saat proses memasak.

Baca juga: Bukan Sekadar Alat Masak, Kompor Kaca Bikin Dapur Mewah dan Aman

Kompor Tanam Bukan Sekadar Tampilan

Memilih kompor tanam perlu lebih dari sekadar desain modern. Teknologi dan fitur yang dibenamkan di dalamnya memiliki peran besar dalam menentukan kualitas hasil masakan. 

Karena itu, penting untuk memahami apa yang sebenarnya harus diperhatikan sebelum membeli. Salah satunya adalah kemampuan kompor dalam mengatur intensitas api secara presisi.

Kenapa Kontrol Api Itu Penting?

Pentingnya kontrol api saat memasak. (Istimewa)

Sebagian besar kegagalan masakan bukan karena resep yang salah, tetapi karena panas yang tidak stabil. Saus yang pecah, tumisan gosong, atau daging yang matang di luar tapi mentah di dalam, semua berawal dari kontrol api yang tidak akurat.

Di sinilah inovasi MODENA Built-in Gas Hob menjawab kebutuhan tersebut. Melalui fitur 6 Step Flame Control, pengguna bisa mengatur tingkat api dalam enam tahapan berbeda sesuai keperluan. 

Mulai dari api kecil untuk simmering lembut, api sedang untuk menumis, hingga api besar untuk memasak cepat dengan wok. Hasilnya, masakan matang merata, rasa tetap terjaga, dan waktu memasak lebih efisien.

Seperti disampaikan oleh Teddy Wijaya, Vice President Marketing MODENA, “MODENA terus berinovasi untuk menghadirkan rekomendasi kompor terbaik yang benar-benar menjawab kebutuhan memasak sehari-hari masyarakat Indonesia. Melalui lini Built-in Gas Hob, kami menjadi yang pertama menghadirkan fitur 6 Step Flame Control dan Low Battery Indicator pada kompor tanam di Indonesia."

Masak Lebih Tenang, Tanpa Khawatir Baterai Habis

Masalah lain yang sering diabaikan adalah sistem pengapian yang bergantung pada baterai. Tak jarang, pengguna baru sadar baterai habis saat kompor tak mau menyala, biasanya di saat paling sibuk memasak. 

Fitur Low Battery Indicator pada seri terbaru MODENA menjadi solusi praktis untuk ini. Pengguna akan mendapat notifikasi ketika daya mulai melemah, sehingga bisa mengganti baterai sebelum benar-benar habis. Hasilnya, proses memasak lebih tenang tanpa gangguan.

Kokoh, Aman, dan Tahan Lama

Selain fitur unggulan, MODENA juga memperhatikan fleksibilitas dan daya tahan. Seri Built-in Gas Hob hadir dalam 7 pilihan varian, lengkap dengan teknologi Zero Wait Ignition untuk api instan, serta sensor termokopel yang otomatis memutus aliran gas saat api padam,  memastikan keamanan dapur setiap saat.

Dari sisi desain, permukaannya menggunakan tempered crystal glass yang tidak hanya elegan tapi juga tahan panas dan benturan. MODENA bahkan memberikan garansi seumur hidup untuk tempered glass, menegaskan keandalan material dan komitmen terhadap kepuasan pelanggan.

Baca juga: Kompor Gas Susah Menyala? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Beli dengan Pertimbangan, Bukan Sekadar Tampilan

Jadi, sebelum memilih kompor tanam, pastikan tidak hanya melihat dari sisi desain atau jumlah tungku. Pertimbangkan juga presisi kontrol api, fitur keamanan, dan kepraktisan penggunaan jangka panjang.

Bagi kamu yang menginginkan pengalaman memasak lebih optimal, efisien, dan nyaman, MODENA Built-in Gas Hob bisa menjadi pilihan tepat. 

Temukan berbagai serinya di MODENA Experience Center, MODENA Home Center, toko mitra resmi, atau platform e-commerce terpercaya melalui MODENA Official Store.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Press Release

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU