INDOZONE.ID - Isra Miraj Nabi Muhammad SAW bukan hanya momen mengenang peristiwa besar dalam sejarah Islam, tetapi juga momentum penting untuk bercermin dan memperbaiki kualitas kehidupan beragama.
Hal ini ditegaskan Menteri Agama RI Nasaruddin Umar yang mengajak umat Islam menjadikan Isra Miraj sebagai titik tolak peningkatan spiritual sekaligus upaya membangun masyarakat yang lebih beradab di tengah tantangan kehidupan modern.
Bukan sekadar peristiwa historis, menurut Nasaruddin Isra Miraj merupakan sumber nilai spiritual, intelektual, dan sosial yang sangat relevan dengan tantangan kehidupan modern.
Baca juga: 6 Hikmah Hari Isra Miraj yang Bisa Dipelajari dan Diterapkan pada Kehidupan Sehari-hari
“Isra Miraj bukan sekadar peristiwa historis, tetapi mengandung pesan spiritual, intelektual, dan sosial yang sangat relevan bagi kehidupan umat manusia sepanjang zaman,” ujar Menag saat mengisi tausiyah pada peringatan Isra Miraj tingkat Provinsi Kepri di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Rabu (15/1/2026) malam.
Dalam tausiyahnya, Menag menguraikan makna Isra Miraj sebagai perjalanan spiritual dari masjid ke Masjid.
Ia menegaskan pesan utama peristiwa tersebut adalah menjadikan seluruh ruang kehidupan sebagai bagian dari ibadah.
“Rumah kita harus menjadi Masjid, kantor kita harus menjadi Masjid, dan setiap ruang aktivitas kita harus menjadi tempat sujud kepada Allah SWT,” ujar Menag.
Menag turut mengingatkan sholat merupakan Miraj bagi orang beriman, yang tidak hanya melibatkan gerakan fisik, tetapi juga kesadaran batin.
Sholat bukan sekadar ritual, melainkan Miraj-nya orang beriman atau tempat hambanya benar-benar bersujud dengan seluruh kesadaran diri.
Dalam kesempatan ini, Menag pun mengajak umat Islam menjadikan Rajab dan Syaban sebagai fase persiapan spiritual dan penguatan keluarga menjelang bulan suci Ramadhan. Rajab dan Syaban adalah masa pemanasan untuk bertaubat, memperbaiki ibadah, dan memperkuat hubungan keluarga.
Menag Nasarudin turut mengajak umat Islam tidak berhenti pada keberagamaan yang bersifat formal dan ritual, tetapi terus meningkatkan kualitas penghayatan dan praktik keagamaan.
“Kita harus naik kelas dalam beragama. Tidak cukup hanya menjalankan ritual, tetapi juga memahami maknanya dan menjadikannya energi positif dalam kehidupan,” demikian Menag.
Baca juga: 17 Ucapan Selamat Memperingati Isra Miraj dalam Bahasa Inggris, Penuh Doa dan Makna Baik
Peringatan Isra Miraj tersebut dihadiri Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura, Kepala Kanwil Kemenag Kepri Zostafia, unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, serta tokoh agama dan masyarakat.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, kemajuan Kepri, dan terwujudnya masyarakat yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara