Rabu, 28 JANUARI 2026 • 11:40 WIB

Tanaman Hias Outdoor: Karateristik, Rekomendasi, dan Cara Merawatnya saat Cuaca Ekstrem

Author

Tanaman lidah mertua (freepik)

INDOZONE.ID - Tanaman hias outdoor adalah salah satu unsur penting dalam penataan lingkungan luar ruangan, baik di rumah, kantor , atau ruang publik.

Adanya tanaman hias outdoor tidak hanya soal estetika, melainkan memiliki peran ekologis yang signifikan, mulai dari meningkatkan kualitas udara, mengurangi polusi, dan membuat lingkungan lebih sejuk.

Tanaman ini bervariasi dalam bentuk, ukuran, maupun warna. Mereka dirancang untuk tahan dari berbagai kondisi, seperti sinar matahari langsung dan hujan. Dengan demikian, lingkungan seperti halaman ruang bisa terlihat lebih asri.

Baca juga: Ubi Cilembu Manis, Apa Bisa Bikin Diabetes? Ini Fakta yang Perlu Kamu Tahu

Karakteristik Tanaman Hias Outdoor

1. Tahan Terhadap Cuaca

Tahan terhadap cuaca seperti sinar matahari langsung atau hujan berlebih, merupakan hal yang harus kamu perhatikan buat tanaman hias outdoor. Cara ini supaya tanaman yang kamu pilih tidak mudah rusak karena cuaca ekstrem.

2. Perawatan Lebih Mudah

Selanjutnya, tanaman hias outdoor biasanya lebih mudah dirawat dibandingkan indoor. Kamu hanya perlu menyiramnya secara rutin, tapi tidak sesering dibanding tanaman pot.

3. Nilai Estetika

Tanaman hias outdoor memiliki beragam bentuk, ukuran, dan warna. Kombinasi tersebut memberikan efek visual yang menarik untuk di taman maupun halaman rumah.

4. Fungsi Ganda

Selanjutnya, tanaman hias outdoor bukan hanya sebagai hiasan, tapi juga berfungsi sebagai penyaring udara. Dengan demikian, adanya tanaman outdoor bisa menghadirkan udara yang lebih segar.

5. Variasi Jenis

Tanaman hias outdoor memiliki berbagai jenis, mulai dari tanaman berbunga, berdaun indah, merambat, atau pohon kecil. Kamu jadi punya banyak pilihan, tidak hanya pada satu atau dua jenis.

Baca juga: 27 Manfaat Rebusan Daun Sirih untuk Pria dan Wanita yang Jarang Diketahui

Tanaman pandan bali (freepik)

Tanaman Hias Outdoor yang Tahan Panas dan Hujan

1. Bougainvillea (Bunga Kertas)

Bougainvillea adalah jenis tanaman tropis sejati, yang tumbuh karena dapat sinar matahari dan tahan terhadap hujan. Tanaman ini memiliki bunga berwarna warni, seperti merah muda, ungu, orange, dan putih.

Untuk merawatnya cukup simpel, pastikan pot atau tanah punya drainase yang baik dan pangkas cabang setelah musim bunga, supaya nanti tumbuh lebih rimbun.

2. Sansevieria (Lidah Mertua)

Jenis tanaman kedua yang tahan hujan dan panas adalah sansevieria atau lidah mertua. Tanaman ini dikenal tahan pada suhu ekstrem, bahkan udara kering.

Ketika musim hujan, tanaman ini juga tidak mudah busuk, asalkan air tidak menggenang. Lidah mertua juga memberikan kesan elegan dan modern di teras rumah.

3. Lantana

Tanaman lantana memiliki kelopak kecil berwarna-warni yang mekar sepanjang musim. Tanaman ini juga tahan panas, bahkan butuh sinar supaya tetap tumbuh optimal. Lantana tidak mudah rusak walaupun terkena hujan deras sekalipun.

4. Pandan Bali

Kalau kamu mau tanaman dengan nuansa tropis, pandan bali bisa jadi pilihan tepat dan aman. Tanaman ini dikenal kuat menghadapi terik dan hujan. Pandan bali memiliki daun runcing dengan tekstur kaku, sehingga membuat halaman tampak rapi dan eksotis.

Baca juga: Viral! Pengendara Motor Merokok Sambil Bawa Bayi, Ditegur Malah Emosi

5. Kaktus dan Sukulen

Buat yang mau punya tanaman tapi malas menyiram tiap hari, kaktus dan sukulen bisa jadi pilihan paling tepat. Kedua tanaman ini dikenal tahan terhadap cuaca panas dan minim air. Untuk di Indonesia yang cuacanya lembap, kunci perawatan tanaman ini ada pada medianya. Kamu bisa menggunakan pasir, sekam bakar, dan sedikit tanah supaya air bisa cepat mengalir.

Tips Merawat Tanaman Hias Outdoor

Dalam merawat tanaman hias outdoor, ada beberapa langkah yang harus diperhatikan. Cara ini untuk memastikan kesehatan dan keindahan tanaman.

1. Penyiraman

Tanaman lantana (freepik)

Langkah pertama untuk merawat tanaman hias outdoor adalah dengan melakukan penyiraman secara teratur, apalagi saat musim kemarau. Namun, kamu harus perhatikan frekuensi penyiraman sesuai dengan jenis tanaman dan cuaca.

Perlu diingat, hindari penyiraman berlebihan supaya tidak menyebabkan akar tanaman busuk.

2. Berikan Pupuk Berkala

Selanjutnya, kamu harus memberikan pupuk kepada tanaman secara berkala, biasanya 2 - 3 bulan. Gunakan pupuk yang sesuai dengan jenis tanaman, dan ikuti petunjuk dosis di kemasan.

3. Pemangkasan Rutin

Jika ada daun atau ranting yang mati maupun rusak, segera pangkas. Alangkah baiknya lakukan pemangkasan secara rutin supaya bisa merangsang pertumbuhan. Selain itu, kamu juga bisa membuat bentuk tanaman sesuai keinginan.

4. Cek Tanaman Secara Rutin

Pengecekan tanaman secara rutin penting untuk diperhatikan guna mendeteksi adanya hama atau penyakit. Kamu bisa menggunakan pestisida atau fungisida jika diperlukan, dan pastikan area sekitar tetap bersih.

Baca juga: 7 Manfaat Air Mawar buat Kulit Wajah, Murah tapi Efeknya Nggak Main-main!

5. Perawatan Musiman

Selain merawat tanaman secara umum, kamu juga harus memperhatikan perubahan cuaca untuk perawatan yang lebih tepat. Sesuaikan perawatan tergantung pada musim, misalnya ketika terlalu ekstrem berarti harus lebih ekstra dipantau.

6. Lakukan Rotasi Tanaman

Jika memungkikan, lakukan rotasi posisi pot atau tanaman secara berkala. Cara ini supaya tanaman bisa terkena sinar matahari secara merata.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Rumah123.com, Ariston.com, Tetanam.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU