INDOZONE.ID - Sebuah momen yang memperlihatkan siswa-siswi di Pandeglang, Banten, harus melewati jembatan ambruk demi menuju sekolah belakangan ini ramai diperbincangkan di media sosial.
Berdasarkan unggahan akun Instagram @pandeglangeksis pada Selasa (3/2/2026), tampak siswa-siswi tersebut berjalan di atas puing-puing jembatan yang roboh saat berangkat ke sekolah di Kampung Kadu Pandak, Desa Sinarjaya, Kecamatan Mandalawangi.
Diketahui, jembatan tersebut roboh pada hari Sabtu (31/1/2026) karena kondisi bangunan yang sudah tua.
Situasi ini membuat sejumlah desa terdampak dan mengalami keterbatasan mobilitas serta aktivitas warga.
Baca juga: Volunteer: Arti, Jenis Kegiatan, Manfaat, serta Contoh Program di Indonesia dan Internasional
Sampai saat ini, warga belum memiliki jalur alternatif yang aman dan dekat, sehingga para siswa-siswi terpaksa melintasi sisa rangka jembatan agar tetap bisa sampai ke sekolah tepat waktu.
“Hati-hati ya adik-adik. Semoga selamat sampai sekolah. Tetap semangat dalam menuntut ilmu,” tulis keterangan dalam unggahan tersebut.
Unggahan ini pun langsung menuai beragam respons dari netizen.
Sebagian menilai kejadian seperti ini sudah menjadi hal yang normal dan wajar terjadi di Pandeglang karena belum ada penanganan dari pemerintah terkait.
Tak sedikit pula warganet yang menyelipkan candaan, menyebut bahwa perjalanan ke sekolah demi menuntut ilmu harus melewati berbagai rintangan layaknya permainan Benteng Takeshi.
Kondisi tersebut menjadi pemandangan yang memprihatinkan bagi banyak pihak. Dorongan pun muncul agar persoalan ini segera mendapat perhatian serius.
Banyak netizen mendorong Bupati Pandeglang untuk segera mengambil langkah nyata agar akses warga kembali aman dan aktivitas masyarakat bisa berjalan sebagaimana mestinya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram @pandeglangeksis