Selasa, 10 FEBRUARI 2026 • 15:45 WIB

Berapa Gelas Air yang Harus Diminum Setiap Hari? Ini Jawaban Menurut Ahli

Author

Minum air mineral hindari dehidrasi (Sumber: Freepik)

INDOZONE.ID - Pernah enggak sih kamu dengar anjuran klasik bahwa kita harus minum delapan gelas air per hari? Saking seringnya, kamu mungkin sudah hafal. Tapi sebenarnya, angka itu bukan aturan baku yang berlaku untuk semua orang. Ada banyak faktor yang membuat kebutuhan air tiap orang berbeda-beda, dan para ahli kesehatan punya jawaban yang lebih realistis dan ilmiah soal berapa banyak air yang harus diminum setiap hari. Artikel ini akan membahasnya secara lengkap, supaya kamu bisa paham dan mempraktikkannya tanpa bingung.

Kenapa Kita Perlu Minum Air Setiap Hari

Air adalah komponen utama tubuh manusia. Tubuh orang dewasa terdiri dari sekitar 50 hingga 70 persen air, dan cairan ini punya peran penting bagi kesehatan. Air membantu banyak fungsi tubuh, termasuk:

  • Mengatur suhu tubuh
  • Menjaga keseimbangan elektrolit
  • Membantu pencernaan agar lancar
  • Membawa nutrisi dan oksigen ke seluruh sel
  • Membuang racun melalui urin dan keringat

Jika tubuh kekurangan air, kamu bisa mengalami dehidrasi yang menyebabkan mudah lelah, sakit kepala, hingga gangguan fungsi organ. Karena itu, memenuhi kebutuhan air sangat penting untuk kesehatan jangka panjang.

Baca juga: Mitos atau Fakta: Minum Air Es Bisa Membuat Haid Tidak Lancar?

Ini Jawaban Ahli: Tidak Selalu Delapan Gelas Air

Banyak orang tumbuh dengan keyakinan bahwa kita harus minum delapan gelas air setiap hari. Padahal, menurut pakar kesehatan dari Mayo Clinic, angka tersebut lebih merupakan patokan yang mudah diingat, bukan aturan mutlak yang berlaku untuk semua orang.

Mengacu pada National Academies of Sciences, Engineering, and Medicine di Amerika Serikat, kebutuhan cairan harian orang dewasa sehat di iklim sedang kira-kira sekitar 3,7 liter per hari untuk pria dan 2,7 liter per hari untuk wanita.

Jika dihitung menggunakan ukuran gelas standar 240 ml, jumlahnya memang terlihat banyak, sekitar 15–16 gelas untuk pria dan 11–12 gelas untuk wanita. Namun, penting diingat bahwa angka ini bukan hanya berasal dari air putih. Kebutuhan cairan tersebut mencakup semua sumber cairan, termasuk minuman lain dan makanan.

Sekitar 20 persen kebutuhan cairan harian tubuh biasanya sudah terpenuhi dari makanan, terutama buah dan sayur yang kandungan airnya tinggi. Jadi, yang terpenting bukan menghitung jumlah gelas secara kaku, melainkan memastikan tubuh tetap terhidrasi sepanjang hari.

Faktor yang Memengaruhi Kebutuhan Air

Angka rekomendasi tersebut hanya gambaran umum. Kebutuhan air setiap orang bisa berbeda, tergantung beberapa faktor berikut:

  • Aktivitas fisik
    Jika kamu aktif bergerak, berolahraga, atau banyak berkeringat, kebutuhan air akan meningkat. Semakin banyak keringat yang keluar, semakin banyak cairan yang perlu diganti.
  • Cuaca dan lingkungan
    Tinggal di daerah panas dan lembap atau beraktivitas di luar ruangan dalam cuaca panas bisa meningkatkan kebutuhan air. Begitu juga jika berada di dataran tinggi atau lingkungan yang kering.
  • Kondisi kesehatan
    Demam, diare, atau muntah dapat menyebabkan tubuh kehilangan cairan lebih cepat. Dalam kondisi ini, asupan air perlu ditingkatkan agar tidak mengalami dehidrasi.
  • Kehamilan dan menyusui
    Ibu hamil dan menyusui membutuhkan lebih banyak cairan untuk mendukung kebutuhan bayi dan produksi ASI.

Mitos dan Fakta Seputar Minum Air

Karena sering dibahas, banyak pula mitos yang beredar seputar konsumsi air.

Mitos: Harus minum segera saat bangun tidur
Fakta: Minum air di pagi hari memang baik untuk menggantikan cairan setelah tidur, tetapi kecukupan cairan sepanjang hari jauh lebih penting daripada aturan waktu tertentu.

Mitos: Kopi dan teh menyebabkan dehidrasi
Fakta: Meski kafein bersifat diuretik ringan, kopi dan teh tetap menyumbang cairan bagi tubuh. Namun, air putih tetap menjadi pilihan terbaik.

Mitos: Urin harus selalu bening
Fakta: Urin yang terlalu bening justru bisa menandakan konsumsi air berlebihan. Warna urin ideal biasanya kuning muda, menandakan hidrasi yang cukup.

Cara Praktis Mengetahui Tubuh Cukup Terhidrasi

Ilustrasi mengonsumsi air minum agar tubuh tetap terhidrasi. (freepik.com) (Vena Syaharani)

Beberapa indikator sederhana untuk mengecek kecukupan cairan tubuh antara lain:

  • Warna urin: Kuning muda menandakan hidrasi yang baik, sedangkan warna gelap bisa jadi tanda dehidrasi.
  • Rasa haus: Haus adalah sinyal alami tubuh bahwa kamu membutuhkan cairan.
  • Frekuensi buang air kecil: Buang air kecil beberapa kali sehari dengan warna urin terang biasanya menandakan hidrasi cukup.

Baca juga: Bahaya Dehidrasi Tetap Mengintai walau Memasuki Musim Hujan, Ini Pentingnya Minum Air Buat Kesehatan

Tips Memenuhi Kebutuhan Air Harian

  1. Bawa botol minum ke mana pun kamu pergi.
  2. Minum segelas air saat makan.
  3. Tambahkan irisan lemon, jeruk, atau mentimun agar air terasa lebih segar.
  4. Konsumsi buah dan sayuran dengan kandungan air tinggi, seperti semangka dan mentimun.

Jadi, jika kamu bertanya berapa gelas air yang harus diminum setiap hari, jawabannya tidak ada satu angka baku untuk semua orang. Kebutuhan cairan dipengaruhi oleh jenis kelamin, berat badan, aktivitas, cuaca, dan kondisi kesehatan.

Yang terpenting adalah menyesuaikan asupan air dengan kebutuhan tubuh sendiri. Perhatikan warna urin, rasa haus, dan kebiasaan minum harian, daripada terpaku pada hitungan gelas semata. Dengan begitu, kamu bisa tetap sehat dan terhidrasi tanpa merasa terbebani mengejar angka tertentu.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Mayoclinic.org

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU