Selasa, 17 FEBRUARI 2026 • 10:48 WIB

Keren! Dua Anak Merangkai Robot Barongsai dengan Coding untuk Meriahkan Imlek

Author

Dua siswa membuat atau merangkai 3 robot barongsai. (Edelweis Ratushima)

INDOZONE.ID - Berbagai cara dilakukan orangtua untuk mengasah skill yang dimiliki anak-anaknya. 

Di antaranya dengan memasukkan anaknya ikut lembaga pendidikan nonformal Autobot School Klaten, yang fokus pada pembuatan robot dan coding.

Nah, dalam rangka memeriahkan Tahun Baru Imlek, ada dua siswa Autobot School Klaten yang membuat atau merangkai 3 robot barongsai. 

Kedua siswa tersebut adalah Aurora Carol Natali dan Rafael Matthew Kristanto.

Keduanya menunjukkan atraksi robot di Gedung Cakra Square Klaten lantai 3, kantor Autobot School, Senin (16/2/2026).

Baca juga: Resensi Novel: Pengertian, Struktur, Unsur, dan Contohnya

Tiga robot yang dibuat bernama jimu, robot sensor suara dan robot atraksi barongsai.

"Hallo, saya Carol dan Matthew ingin menunjukkan kepada teman-teman semua, bagaimana cara menjalankan robot ini," kata Carol dan Matthew.

Lalu dengan lincah dua anak kecil itu secara bergantian menjelaskan melalui gadget bagaimana cara meng-codingnya.

Untuk menyelesaikan 3 robot ini, dua siswa ini mengaku hanya butuh waktu 4 hari atau 4 kali pertemuan. 

Namun keduanya sudah satu tahun lebih menjadi siswa Autobot School.

Baca juga: 'Tes Wartegg' adalah: Tujuan, Contoh, dan Tips Lulus Rekrutmen

"Seneng bisa membuat robot ini, ingin memeriahkan Tahun Baru Imlek dengan robot barongsai," kata keduanya.

Yang paling seru gerakannya adalah robot atraksi. 

Sesuai namanya, robot ini dirancang bisa bergerak maju mundur, dan mengangkat kakinya. 

Ada juga yang bisa menggeleng kepalanya dan ada yang digerakkan melalui sensor suara tepuk tangan. Agar mirip, ketiga robot ini diberi kostum barongsai.

Dalam membuat coding, ini pengalaman pertama bagi keduanya.

Guru Pembimbing di Autobot School Klaten, Benedecta Leony Anik Pudyaningsih menjelaskan, pemrograman robot barongsai ini untuk memeriahkan Tahun Baru Imlek.

Baca juga: Arti Hamdallah: Makna, Dalil, Keutamaan dan Waktu Mengucapkannya

"Ketiga robot ini beda-beda cara mengoperasikannya. Ada yang dikendalikan melalui sensor suara tepukan tangan dan ada yang melalui remot. Gerakan robot bervariasi, ada yang berjalan maju mundur, kaki bisa naik, dan geleng kepala mirip barongsai," ujar Leony.

Public Relation Autobot School, Widati, menambahkan, saat ini ada 150 anak yang belajar di Autobot School Klaten. Usia siswa antara 4 tahun sampai SMP kelas 3.

"Setiap momen tertentu, kami menghasilkan robot-robot tematik. Seperti robot upacara bendera saat HUT RI, robot bedug sambut Lebaran, dan lain-lain," pungkas Miss Wida, sapaan akrabnya. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU