Rabu, 04 MARET 2026 • 15:30 WIB

Tren Belanja Ramadan 2026 Berubah, Pengunjung Tak Lagi Cuma Cari Diskon!

Author

ilustrasi belanja baju lebaran (ai) 

INDOZONE.ID - Tren belanja masyarakat saat Ramadan 2026 mulai menunjukkan dinamika yang berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. 

Perubahan ini terlihat dari cara pengunjung menikmati aktivitas belanja selama bulan Ramadan.

Tidak sedikit pusat perbelanjaan yang mulai menyesuaikan strategi dan konsep untuk mengikuti perkembangan tersebut.

Lantas, seperti apa perubahannya? Berikut penjelasan lengkapnya.

Baca juga:  Tren Belanja Online Makin Bertumbuh, Intip Proses Pengantaran Paket yang Jarang Diketahui

Tren Belanja Ramadhan Bergeser

Sarinah melihat adanya perubahan pola belanja masyarakat dalam satu tahun terakhir, khususnya saat Ramadan. 

Jika sebelumnya banyak pengunjung datang hanya untuk membeli kebutuhan Lebaran, kini tren mulai bergeser ke arah pengalaman berbelanja yang lebih menyenangkan.

“Dalam satu tahun terakhir kita melihat ada beberapa shift dari preference masyarakat, mulai dari warna, shape, hingga silhouette yang berkembang di dunia fashion sekaligus cara mereka berbelanja,” jelas Raisha Syarfuan selaku Direktur Utama PT Sarinah dalam acara pers di Sarinah (3/4/2026)

Namun menurutnya, perubahan paling terasa adalah pengunjung kini tidak hanya mencari produk, tetapi juga suasana dan pengalaman saat berbelanja.

Oleh karena itu Sarinah memperkuat konsepnya sebagai culture experience center, yakni menghadirkan pengalaman budaya yang bisa dinikmati pengunjung selama Ramadan.

Melalui konsep tersebut, Sarinah menghadirkan berbagai kurasi produk, dekorasi budaya, hingga aktivitas yang membuat pengunjung bisa merasakan suasana Ramadan yang lebih hangat dan kekeluargaan.

Salah satunya, saat mengunjungi sarina kamu akan disambut denga dekorasi budaya Sumatera Selatan melalui kain songket yang melambangkan kebersamaan. 

“Kami ingin pengunjung datang ke Sarinah bukan hanya untuk membeli barang, tapi juga menikmati experience dan suasana perayaan yang ada di sini salah satunya dekorasi,” tambahannya. 

Strategi Sarinah Tarik Pengunjung

Dengan konsep tersebut, Sarinah juga menyiapkan berbagai kegiatan seperti pameran, bazar, hingga event tematik Ramadan yang mengangkat unsur budaya Indonesia.

Harapannya, pengunjung dapat menikmati pengalaman yang berbeda dibandingkan pusat perbelanjaan pada umumnya.

Di sisi lain, peningkatan mobilitas masyarakat selama Ramadan dan menjelang Lebaran juga diperkirakan akan berdampak pada jumlah pengunjung di Sarinah

Baca juga: Tren Ramadan Belanja Konsumen Digital, Pembelian Tertinggi Saat THR Turun

Berdasarkan data historis dari ekosistem InJourney, jumlah pengunjung ke berbagai destinasi termasuk Sarinah diprediksi akan mengalami kenaikan.

“Prediksi kami di destinasi tahun ini akan growth sekitar 15 persen, atau sekitar 127 ribu tambahan pengunjung,” jelas Veronica H Sisilia selaku Direktur Komersial InJourney

Peningkatan tersebut diperkirakan terjadi seiring meningkatnya wisata domestik dan pergerakan masyarakat selama periode mudik.

Meski banyak masyarakat meninggalkan Jakarta untuk pulang kampung, kota ini  tetap menjadi titik keberangkatan dan kedatangan yang membuat destinasi seperti Sarinah berpotensi tetap ramai dikunjungi, baik sebelum maupun setelah Lebaran.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU