INDOZONE.ID - Storytelling adalah kegiatan menceritakan sebuah cerita kepada orang lain secara lisan. Dalam pelajaran bahasa Inggris, storytelling digunakan untuk melatih kemampuan berbicara sekaligus menambah kosakata baru.
Biasanya, storytelling dilakukan dengan cara menyampaikan cerita di depan kelas. Ceritanya bisa bermacam-macam, seperti cerita fabel, cerita persahabatan, pengalaman pribadi, atau cerita inspiratif yang mudah dipahami oleh pendengar.
Storytelling juga membantu pelajar belajar menyampaikan cerita dengan runtut dan percaya diri. Dengan sering berlatih, kemampuan bahasa Inggris bisa semakin meningkat dan siswa juga jadi lebih berani berbicara di depan orang lain.
Struktur Story Telling
Dalam storytelling, ada beberapa struktur dasar yang biasanya digunakan agar cerita mudah dipahami oleh pendengar.
1. Orientation (Pembukaan Cerita)
Orientation adalah bagian awal cerita. Di bagian ini biasanya dijelaskan siapa tokohnya, di mana tempat kejadiannya, dan kapan cerita itu terjadi.
Biasanya cerita dimulai dengan kalimat seperti “Once upon a time”, “One day”, atau “Long time ago”. Kalimat-kalimat ini sering dipakai untuk membuka cerita, terutama pada cerita dongeng atau fabel.
2. Complication (Masalah dalam Cerita)
Setelah pembukaan, cerita masuk ke bagian complication. Di bagian ini biasanya mulai muncul masalah atau kejadian yang dialami oleh tokoh utama.
Masalah ini membuat cerita menjadi lebih seru dan menarik untuk didengarkan. Misalnya tokoh mengalami kesulitan, bertemu musuh, atau menghadapi situasi yang tidak mudah.
3. Resolution (Penyelesaian Cerita)
Resolution adalah bagian akhir dari cerita. Di bagian ini biasanya dijelaskan bagaimana masalah dalam cerita tersebut akhirnya diselesaikan.
Biasanya tokoh utama berhasil menemukan solusi atau belajar sesuatu dari kejadian yang dialaminya. Tidak jarang juga bagian akhir cerita berisi pesan moral.
Baca juga: Simple Present Tense: Pengertian, Rumus, dan Contoh Kalimat
Contoh Story Telling Bahasa Inggris Singkat dan Artinya
1. The Lion and the Mouse
One day, a lion was sleeping in the forest. A little mouse ran across his body and woke him up. The lion caught the mouse and wanted to eat him.
The mouse begged the lion to let him go. A few days later, the lion was trapped in a hunter’s net. The mouse came and bit the rope until the lion was free.
Artinya
Suatu hari seekor singa sedang tidur di hutan. Seekor tikus kecil berlari di tubuhnya dan membangunkannya. Singa menangkap tikus itu dan ingin memakannya.
Tikus memohon agar dilepaskan. Beberapa hari kemudian singa terjebak jaring pemburu. Tikus datang dan menggigit tali hingga singa bebas.
2. My Best Friend
I have a best friend at school. His name is Rian. We have been friends since the first year of school, and we always spend time together.
Every day we study, play, and talk about many things. Rian is a very kind and helpful person. When I have difficulty understanding a lesson, he always helps me patiently.
I am very happy to have a friend like Rian. A good friend always helps and supports us in difficult times.
Artinya
Aku memiliki sahabat terbaik di sekolah. Namanya Rian. Kami sudah berteman sejak tahun pertama sekolah dan selalu menghabiskan waktu bersama.
Setiap hari kami belajar, bermain, dan berbicara tentang banyak hal. Rian adalah orang yang sangat baik dan suka membantu. Ketika aku kesulitan memahami pelajaran, ia selalu membantuku dengan sabar.
Aku sangat senang memiliki teman seperti Rian. Seorang sahabat yang baik selalu membantu dan mendukung kita saat mengalami kesulitan.
3. Helping My Friend
One day at school, my friend forgot to bring his lunch. He felt very hungry and looked sad. He did not have money to buy food at the canteen. I shared my lunch with him, and we ate together happily.
Artinya
Suatu hari di sekolah, temanku lupa membawa bekal. Ia merasa sangat lapar dan terlihat sedih. Ia tidak memiliki uang untuk membeli makanan di kantin. Aku membagi bekalku dengannya dan kami makan bersama dengan senang.
4. My First Day at School
On my first day at school, I felt very nervous. I did not know anyone in my class. I was shy and afraid to talk to my classmates. Then my teacher introduced me to everyone. Soon, I made new friends and felt very happy.
Artinya
Pada hari pertama sekolah, aku merasa sangat gugup. Aku tidak mengenal siapa pun di kelasku. Aku malu dan takut berbicara dengan teman-teman.
Kemudian guruku memperkenalkanku kepada semua orang. Akhirnya aku mendapatkan teman baru dan merasa senang.
5. The Honest Boy (Cerita Inspiratif)
One afternoon, a boy found a wallet on the road while walking home. When he opened it, he saw a lot of money inside. He thought about keeping it, but he knew it was not the right thing to do. He decided to return the wallet to the owner. The owner thanked him for his honesty.
Artinya
Suatu sore seorang anak menemukan dompet di jalan saat pulang ke rumah. Ketika membukanya, ia melihat banyak uang di dalamnya.
Ia sempat berpikir untuk menyimpannya, tetapi ia tahu itu bukan hal yang benar. Ia memutuskan untuk mengembalikan dompet tersebut kepada pemiliknya. Pemilik dompet berterima kasih atas kejujurannya.
6. My Favorite Teacher
I have a favorite teacher at school. Her name is Mrs. Anna and she teaches English. She always explains the lessons clearly so students can understand easily.
Sometimes learning English can be difficult, but she is very patient with her students. She often tells interesting stories and gives fun activities in class. Because of that, the class becomes more exciting.
She always encourages students to speak English without being afraid of making mistakes. Thanks to her support, I became more confident and started to enjoy learning English very much.
Artinya
Aku memiliki guru favorit di sekolah. Namanya Bu Anna dan ia mengajar bahasa Inggris. Ia selalu menjelaskan pelajaran dengan jelas sehingga siswa mudah memahaminya.
Terkadang belajar bahasa Inggris terasa sulit, tetapi ia sangat sabar kepada murid-muridnya. Ia sering menceritakan kisah menarik dan memberikan aktivitas menyenangkan di kelas.
Ia juga selalu mendorong siswa untuk berbicara bahasa Inggris tanpa takut membuat kesalahan. Berkat dukungannya, aku menjadi lebih percaya diri dan mulai sangat menikmati belajar bahasa Inggris.
Baca juga: Contoh Kalimat Simple Present Tense, Rumus, dan Fungsinya Lengkap
Tips Percaya Diri Saat Story Telling di Depan Kelas
Agar storytelling berjalan dengan baik, pelajar bisa mencoba beberapa tips berikut:
1. Latih Cerita Sebelum Tampil
Cobalah membaca dan mengulang cerita beberapa kali sebelum tampil di depan kelas. Dengan latihan yang cukup, kamu akan lebih lancar saat menyampaikan cerita dan tidak mudah lupa.
2. Pahami Isi Cerita
Usahakan memahami jalan cerita yang akan disampaikan. Jika kamu memahami isi cerita, kamu tidak perlu terlalu bergantung pada hafalan dan bisa bercerita dengan lebih alami.
3. Gunakan Ekspresi dan Gerakan
Ekspresi wajah, gerakan tangan, dan intonasi suara dapat membuat cerita terasa lebih hidup. Hal ini juga membuat pendengar lebih tertarik untuk menyimak cerita yang kamu sampaikan.
4. Bicara Dengan Suara yang Jelas
Saat bercerita, usahakan berbicara dengan suara yang jelas dan tidak terlalu cepat. Dengan begitu, teman-teman di kelas dapat memahami cerita yang kamu sampaikan dengan lebih baik.
5. Tetap Tenang dan Percaya Diri
Jika merasa gugup, tarik napas perlahan dan tetap tenang. Semakin percaya diri, storytelling yang kamu sampaikan akan terasa lebih menarik.
Baca juga: Irregular Verb dalam Bahasa Inggris: Pengertian, Aturan, dan Contoh yang Perlu Dipahami
Dengan latihan yang rutin, kemampuan storytelling dalam bahasa Inggris akan semakin baik dan rasa percaya diri juga meningkat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: English-academy.id