Sabtu, 04 APRIL 2026 • 10:55 WIB

Tidak Bisa Menerima Kritik? Ini 4 Sifat yang Diam-Diam Menjadi Penyebabnya

Author

Ilustrasi tersinggung saat dikritik (freepik).

INDOZONE.ID - Nggak semua orang bisa santai saat menerima kritik. Ada yang langsung defensif, ada juga yang malah overthinking berhari-hari. 

Padahal, kritik sebenarnya bisa jadi alat untuk berkembang — asal kita tahu cara menyikapinya.

Kalau kamu termasuk yang sulit menerima masukan, bisa jadi ada beberapa sifat dalam diri yang tanpa sadar jadi penghambat. Berikut empat hal yang sering jadi penyebabnya:

1. Kurang Mengenal Diri Sendiri

Coba deh tanya ke diri sendiri: kamu benar-benar kenal siapa dirimu?

Baca juga: Cara Kamu Belanja Bisa Bongkar Kepribadian Aslimu! Kamu Tipe yang Mana?


Mulai dari kelebihan, kekurangan, sampai hal-hal yang kamu suka atau tidak — semuanya penting untuk dipahami. 

Saat kamu belum benar-benar mengenal diri sendiri, opini orang lain akan terasa jauh lebih “menyerang”.

Sebaliknya, kalau kamu sudah paham value diri, kritik nggak akan langsung menjatuhkan mental. Kamu bisa memilah mana yang perlu diperbaiki tanpa merasa harga dirimu runtuh.

2. Terlalu Keras Sama Diri Sendiri

Semua orang pasti pernah salah. Tapi yang jadi masalah adalah bagaimana kamu memperlakukan diri sendiri setelahnya.

Baca juga: Biar Postingan Makin Estetik! Ini 17 Caption Singkat tentang Paskah Dalam Bahasa Inggris!

Orang yang punya empati terhadap dirinya sendiri cenderung lebih tenang saat dikritik. Mereka bisa mengakui kesalahan tanpa harus merasa dirinya gagal total.

Alih-alih menyalahkan diri secara berlebihan, mereka justru berpikir: “Oke, ini memang kelemahan gue. Tapi gue bisa belajar dan memperbaikinya.”

Mindset seperti ini bikin kritik terasa lebih “ringan” dan konstruktif.

3. Emosi Mudah Meledak dan Sulit Dikontrol

Pernah langsung panas atau malu banget begitu dikritik? Itu tanda kamu masih kesulitan mengelola emosi.

Baca juga: Pilihan Terbaik! Inilah 17 Caption Singkat tentang Paskah buat Feed Kamu Makin Estetik

Biasanya, kritik langsung memicu perasaan campur aduk — mulai dari marah, malu, sampai kecewa. Sayangnya, banyak orang nggak tahu cara mengenali dan mengontrol perasaan tersebut.

Akibatnya, respon yang keluar jadi impulsif — entah itu marah, diam, atau malah menghindar. Padahal, kalau emosi bisa dikelola, kamu justru bisa merespons kritik dengan lebih bijak.

4. Nggak Berani Menyampaikan Pendapat

Menerima kritik bukan berarti kamu harus selalu diam dan mengiyakan.
Kemampuan untuk menyampaikan pendapat secara tegas (assertive) itu penting. Bukan untuk melawan, tapi untuk menjelaskan sudut pandangmu dengan cara yang tetap menghargai orang lain.

Misalnya, kamu bisa bilang: “Aku paham maksud kamu, tapi menurutku situasinya juga dipengaruhi hal lain.”

Baca juga: 7 Puisi Singkat tentang Paskah yang Menyentuh Hati dan Penuh Makna

Dengan komunikasi yang terbuka, kritik bisa berubah jadi diskusi sehat — bukan sekadar serangan sepihak.

Sulit menerima kritik bukan berarti kamu lemah. Justru, itu tanda ada hal dalam diri yang perlu dipahami lebih dalam.

Dengan mengenal diri sendiri, lebih berempati pada diri, mengelola emosi, dan belajar berkomunikasi dengan tegas, kritik bisa berubah jadi kesempatan untuk tumbuh.

Jadi, lain kali dapat kritik… masih mau langsung baper, atau mulai belajar jadi versi diri yang lebih kuat?

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Drjonicewebb.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU