Kamis, 16 APRIL 2026 • 10:30 WIB

Kenapa Anak Cemburu saat Orang Tua Bermesraan? Ini Penjelasan dan Cara Menghadapinya

Author

Ilustrasi anak cemburu saat orang tua bermesraan (findmykids.org)

INDOZONE.ID - Pernah melihat balita tiba-tiba rewel, marah, atau bahkan tantrum saat ayah memeluk ibu atau sebaliknya?

Banyak orang tua merasa bingung, bahkan khawatir melihat reaksi ini. Padahal, dalam dunia psikologi hal tersebut tergolong wajar.

Fenomena ini bukan tanda anak manja berlebihan atau memiliki masalah perilaku. Justru, ini bagian dari proses tumbuh kembang emosi dan keterikatan anak dengan orang tuanya.

Baca juga: Cemburu sama Anak, Pasangan Suami Istri Tak Saling Bicara selama 20 Tahun

Kenapa Anak Bisa Cemburu?

Ada beberapa alasan yang menjelaskan kenapa anak menunjukkan kecemburuan pada orang tuanya, berikut diantaranya:

1. Fase Perkembangan Emosional (Usia 3–5 Tahun)

Pada usia balita, terutama sekitar 3–5 tahun, anak sedang berada dalam fase perkembangan emosional yang penting. 

Dalam psikologi klasik dikenal konsep Oedipal complex, di mana anak mulai memiliki kedekatan emosional yang kuat dengan salah satu orang tua dan merasa tersaingi oleh orang tua lainnya.

2. Takut Kehilangan Perhatian Eksklusif

Bagi anak kecil, perhatian orang tua adalah segalanya. Saat melihat orang tuanya memberikan kasih sayang pada pasangan, anak bisa merasa tersisih.

Ia belum memahami bahwa cinta orang tua tidak terbagi, melainkan bisa diberikan ke banyak orang sekaligus.

3. Belum Paham Konsep Kasih Sayang yang Luas

Anak balita masih berpikir secara konkret. Ia belum mengerti bahwa pelukan antara ayah dan ibu tidak mengurangi kasih sayang untuknya. Yang ia tangkap hanya perhatian itu bukan untuknya sekarang.

4. Kelekatan (Attachment) yang Kuat

Ikatan emosional atau attachment theory menjelaskan bahwa anak secara alami membentuk kedekatan dengan pengasuh utamanya. Ketika ikatan ini terasa terganggu, anak bisa bereaksi dengan cemburu atau marah.

Baca juga: Stunting dan Anemia Masih Tinggi, Berpotensi Ganggu Kemampuan Belajar Anak

Cara Menyikapi Tantrum karena Cemburu

Menghadapi situasi ini memang tidak selalu mudah. Namun, penting untuk diingat bahwa tujuannya bukan menghentikan emosi anak, melainkan membantunya memahami dan mengelola emosi tersebut.

1. Validasi Perasaan Anak

Alih-alih langsung melarang atau memarahi, coba akui perasaannya. 

Misalnya: kamu lagi sedih ya lihat Ayah peluk Ibu?

Kalimat sederhana ini membantu anak merasa dimengerti.

2. Jangan Menjauhi Pasangan

Menghindari pasangan demi meredakan anak justru bisa memberi pesan keliru, seolah hubungan orang tua harus disembunyikan.

Sebaliknya, tunjukkan bahwa kasih sayang dalam keluarga itu luas dan aman untuk semua.

3. Libatkan Anak Secara Hangat

Ajak anak masuk dalam momen tersebut.

Contoh: Sini, kita peluk bareng-bareng.

Ini membantu anak merasa tetap menjadi bagian dari lingkaran kasih sayang.

4. Beri Waktu Khusus untuk Anak

Pastikan anak tetap mendapatkan waktu eksklusif bersama orang tua. Ini penting untuk mengurangi rasa bersaing.

5. Ajarkan Secara Bertahap

Seiring waktu, jelaskan dengan bahasa sederhana bahwa ayah, ibu, dan anak bisa saling menyayangi tanpa harus berebut.

Baca juga: Gejala dan Dampak Kekurangan Zat Besi pada Anak yang Sering Dianggap Sepele, Ini Cara Mencegahnya

Hal yang Perlu Diingat Orang Tua

Kenapa anak cemburu saat melihat orang tua bermesraan (findmykids.org)

Reaksi cemburu pada anak bukanlah masalah yang harus dihilangkan, melainkan fase yang perlu dilewati dengan pendampingan yang tepat.

Dengan pendekatan yang hangat dan konsisten, anak akan belajar bahwa:

  • Kasih sayang tidak terbatas
  • Ia tetap dicintai, apa pun yang terjadi
  • Dan hubungan orang tua justru menjadi fondasi rasa aman baginya

Pada akhirnya, momen seperti ini bisa menjadi kesempatan berharga untuk mengajarkan anak tentang emosi, cinta, dan rasa aman dalam keluarga.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Findmykids.org

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU