INDOZONE.ID - Belakangan ini, istilah princess treatment makin sering muncul di media sosial dan jadi perbincangan banyak orang.
Sayangnya, nggak sedikit yang masih salah paham dan menganggap istilah ini identik dengan sifat seseora yang matre.
Padahal, makna princess treatment dalam hubungan sebenarnya jauh lebih dalam dari sekadar soal materi.
Nah, biar nggak salah kaprah, yuk pahami arti princess treatment yang sebenarnya di bawah ini:
Princess Treatment Artinya Apa?
Secara sederhana, princess treatment adalah perlakuan spesial dari pasangan yang membuat seseorang merasa disayang, diprioritaskan, dan dihormati layaknya princess.
Bentuknya bisa sederhana, seperti dibukakan pintu, diingatkan makan, dijemput saat hujan, atau ditemani saat sedang sedih.
Dalam konteks psikologi hubungan, princess treatment sering dikaitkan dengan konsep love language atau bahasa cinta.
Bentuknya bisa berupa acts of service, words of affirmation and quality time.
Kenapa Princess Treatment Banyak Disukai?
Banyak orang mendambakan princess treatment karena ingin merasa aman dan dihargai dalam hubungan.
Saat pasangan memberikan perhatian kecil tapi konsisten, seseorang bisa merasa lebih dicintai.
Baca juga: 7 Tanda Hubungan Toxic yang Sering Nggak Disadari. Apa Kamu Salah Satunya?
Misalnya kamu mengingatkan pasanganmu untuk istrirahat atau sekedar membelikan makanan kesukaannya.
Hal-hal sederhana ini bisa memberikan rasa nyaman secara emosional.
Bahkan secara psikologis, perhatian tersebut juga bisa membangun emotional security atau rasa aman emosional dalam hubungan.
Sering Disalahartikan Sebagai Matre
Salah satu alasan istilah ini sering diperdebatkan adalah karena media sosial kadang menampilkan versi princess treatment yang glamor.
Misalnya, pasangan yang rutin memberi hadiah mahal, membayari semua kebutuhan, atau mengajak liburan mewah.
Konten seperti ini bikin banyak orang mengira princess treatment sama artinya dengan hidup yang ditanggung oleh pasangan.
Padahal, inti sebenarnya bukan di nominal hadiah, tapi dari rasa dihargai dan diperhatikan.
Seseorang bisa mendapat princess treatment hanya dari tindakan sederhana yang tulus.
Contoh Princess Treatment dalam Kehidupan Sehari-hari
Supaya lebih gampang dipahami, berikut beberapa contoh princess treatment yang realistis:
- Pasangan mengabari saat sudah sampai rumah.
- Menyediakan jaket saat kamu kedinginan.
- Mendengarkan cerita tanpa menghakimi.
- Mengingat detail kecil tentang kesukaanmu.
- Menjemput atau menemani saat kamu butuh.
- Memberi kata-kata manis dan validasi emosional.
Apakah Cowok Juga Bisa Dapat Prince Treatment?
Tidak sedikit cowok juga bertanya, "apakah mereka juga bisa mendapatkan prince treatment"
Jawabannya tentu saja bisa.
Baca juga: Kenali Hubungan “Penny Method”: Awalnya Manis, Ending-nya Bikin Nyesek
Perlu kamu ketahui hubungan yang sehat idealnya berjalan dua arah.
Kalau ada princess treatment, ada juga istilah prince treatment, yaitu saat laki-laki juga diperlakukan dengan penuh perhatian dan kasih sayang.
Sebagai ceweknya kamu bisa buatkan sang kekasih makanan, diberi apresiasi, dipuji atas kerja kerasnya, atau ditemani saat sedang capek.
Princess Treatment yang Sehat vs Tidak Sehat
Meski terdengar romantis, princess treatment tetap harus ada batasnya.
Kalau perhatian berubah jadi tuntutan berlebihan atau membuat pasangan merasa terbebani, hubungan bisa jadi tidak sehat.
Princess treatment yang sehat:
- Tulus dan tidak dipaksakan
- Sesuai kemampuan pasangan
- Membuat hubungan nyaman
Princess yang tidak sehat:
- Menuntut harus selalu dituruti
- Mengukur cinta dari uang atau hadiah
- Memanipulasi pasangan demi perhatian
Jadi, pada intinya princess treatment itu bukan soal dimanja berlebihan, tapi soal saling menghargai.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Medium