Rabu, 29 APRIL 2026 • 11:00 WIB

Ngopi Sebelum Belanja Bikin Dompet Auto Jebol! Kok Bisa? Ini Fakta Mengejutkan Dibaliknya

Author

Ilustrasi ngopi sebelum belanja. (Freepik)

INDOZONE.ID - Niat awal cuma mau beli sabun, pulang-pulang malah bawa lilin aromaterapi, diffuser, sampai camilan yang nggak ada di daftar.

Plot twist-nya? Bisa jadi itu bukan karena kamu “lemah iman”, tapi karena kamu habis ngopi.

Yup, secangkir kopi yang biasanya jadi penyelamat mood ternyata diam-diam bisa jadi “biang kerok” dompet tipis!

Ngopi + Belanja = Kombinasi Berbahaya?

Penelitian dari University of South Florida yang dimuat di Journal of Marketing menemukan fakta yang cukup bikin kaget.

Dalam eksperimen di toko ritel Eropa, pengunjung diberi pilihan minuman sebelum belanja: kopi berkafein, kopi tanpa kafein, atau air putih.

Baca juga: Ngopi Bukan Karena Kaya tapi Banyak Pikiran? Waspadai Efeknya kalau Berlebihan

Hasilnya?

Yang minum kopi berkafein justru belanja lebih banyak barang, menghabiskan uang lebih besar (sekitar 50% lebih banyak), serta memasukkan lebih banyak item ke keranjang (naik sekitar 30%).

Dan yang paling “jahat”: barangnya bukan kebutuhan penting!

Bukan Butuh, Tapi “Lapar Mata Level Dewa”

Yang bikin menarik, pembelian barang penting (seperti alat dapur atau kebutuhan rumah) relatif sama di semua kelompok.

Tapi begitu masuk kategori lain, justru yang dibeli adalah dekorasi lucu, scented candle, atau barang acak yang “kayaknya gemas”.

Kelompok yang habis minum kopi langsung “gas tanpa rem”. Bahkan dalam eksperimen lain secara online, hasilnya sama: mereka yang minum kafein cenderung memilih barang impulsif, sedangkan yang tidak minum justru membeli barang yang lebih rasional.

Jadi, Ini Semua Salah Kopi?

Nggak sepenuhnya. Tapi kopi memang “main di otak kamu”. Menurut Dipayan Biswas, kafein dapat melepaskan dopamin (hormon bahagia), membuat seseorang lebih bersemangat, serta menurunkan kontrol diri.

Artinya?

Kamu jadi lebih mudah tergoda, lebih spontan mengambil barang, dan lebih sulit bilang “nggak” pada diskon dan promo alias impulse buying meningkat drastis.

Baca juga: Hobi Ngopi Bisa Pengaruhi Penuaan Dini? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Realita yang Ngena: Kamu Bukan Hemat, Kamu Cuma Belum Ngopi

Kadang kita merasa, “Aku mah hemat kok” padahal kita cuma belum kena efek kafein + suasana toko + promo. Begitu tiga hal itu ketemu, langsung auto khilaf!

Jadi Harus Stop Ngopi?

Tenang, nggak se-ekstrem itu. Tapi kalau kamu lagi niat hemat, cuma mau beli kebutuhan penting, dan sedang mencoba mengontrol pengeluaran, sebaiknya belanja dulu, ngopi belakangan.

Karena ternyata, yang bikin dompet kamu jebol bukan cuma harga barang tapi keputusan impulsif yang muncul setelah satu teguk kopi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Sprudge.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU