INDOZONE.ID - Pernah gak sih kamu bayangin hidup di tempat umur 50 tahun aja udah dianggap tua banget? Padahal di negara lain, orang masih bisa sehat sampai umur 80–90 tahun.
Di saat kita sering mendengar orang di Jepang atau Swiss bisa hidup sehat sampai usia 80–90 tahun, ternyata di belahan dunia lain kondisinya sangat berbeda. Ada negara-negara yang justru punya angka harapan hidup yang sangat rendah.
Hal ini tentu tidak terjadi begitu saja. Angka harapan hidup sangat dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti kualitas layanan kesehatan, tingkat kemiskinan, gizi, hingga konflik yang terjadi di suatu wilayah.
Nah, di artikel ini kita akan membahas 12 negara dengan angka harapan hidup paling rendah di dunia beserta penyebab utamanya. Yuk, kita simak bersama!
12 Negara dengan Harapan Hidup Paling Rendah di Dunia
1. Nigeria (54,5 tahun)
Nigeria menjadi salah satu negara dengan harapan hidup rendah karena kesenjangan ekonomi yang cukup besar antara wilayah kota dan pedesaan.
Selain itu, akses kesehatan di daerah terpencil masih terbatas, ditambah masalah polusi dan konflik di beberapa wilayah yang membuat kondisi kesehatan masyarakat kurang stabil.
Baca juga: Daftar Negara Paling Bahagia di Dunia, Indonesia Peringkat ke-82
2. Chad (55,1 tahun)
Chad memiliki wilayah yang didominasi oleh gurun pasir gersang. Kondisi alam yang ekstrem ini membuat warga setempat sangat kesulitan bercocok tanam.
Dampaknya, masalah gizi buruk pada anak-anak sangat tinggi. Warganya juga harus berjuang keras setiap hari hanya untuk mendapat air bersih yang layak.
3. Lesotho (57,35 tahun)
Lesotho adalah negara kecil yang unik karena wilayahnya dikelilingi Afrika Selatan. Meski begitu, kondisi kesehatan di dalam negara ini cukup kritis.
Tantangan terbesar mereka adalah penyakit menular seperti HIV/AIDS dan TBC. Penyakit ini banyak menyerang penduduk usia muda atau produktif di sana.
4. Republik Afrika Tengah (57,4 Tahun)
Negara ini sebenarnya sangat kaya akan cadangan emas dan berlian. Namun, konflik internal membuat rakyatnya tidak bisa menikmati kekayaan alam tersebut.
Perang saudara yang terjadi bertahun-tahun merusak banyak rumah sakit. Akibatnya, obat-obatan menjadi langka dan warga terpaksa hidup mengungsi.
Baca juga: Daftar 10 Negara dengan Tingkat Jomblo Tertinggi, Indonesia Masuk Peringkat Teratas?
5. Sudan Selatan (57,6 Tahun)
Sudan Selatan termasuk salah satu negara paling muda di dunia saat ini. Sayangnya, setelah merdeka mereka langsung terjebak konflik saudara sendiri.
Infrastruktur dasar seperti jalanan dan klinik medis belum terbangun baik. Mayoritas warganya sangat bergantung pada bantuan pangan internasional.
6. Somalia (58,8 Tahun)
Somalia terletak di wilayah Tanduk Afrika. Negara ini sudah puluhan tahun berjuang bertahan tanpa adanya pemerintahan pusat yang stabil dan kuat.
Selain konflik bersenjata, badai kekeringan ekstrem sering melanda. Hal ini membuat tanaman mati, hewan ternak kurus, dan memicu kelaparan massal.
7. Mali (60,4 Tahun)
Mali adalah negara di kawasan Sahel yang beriklim sangat kering. Masalah keamanan di wilayah utara membuat kondisi negara ini semakin memprihatinkan.
Konflik yang ada menghambat penyaluran bantuan makanan dan obat. Akibatnya, angka kasus kurang gizi pada balita di Mali masih sangat tinggi.
8. Guinea (60,74 Tahun)
Guinea memiliki tanah yang kaya akan bahan tambang berharga seperti bauksit. Namun, kesejahteraan masyarakatnya masih tertinggal jauh di pedalaman.
Sistem kebersihan lingkungan dan sanitasi di negara ini buruk. Penyakit yang menular lewat air kotor seperti kolera jadi sangat mudah menyebar.
Baca juga: Daftar 10 Negara Paling Tak Bahagia di Dunia, Indonesia Kira-kira Masuk Gak Ya?
9. Benin (60,77 Tahun)
Benin adalah negara kecil di Afrika Barat yang bersebelahan dengan Nigeria. Sektor kesehatan di negara ini masih membutuhkan banyak bantuan dana.
Anggaran medis yang minim membuat klinik di desa kekurangan alat. Dampaknya, stok obat-obatan esensial di sana juga sering kali habis total.
10. Burkina Faso (61,1 Tahun)
Burkina Faso menghadapi tantangan berat dalam menjaga keamanan wilayahnya. Ketidakstabilan politik membuat kondisi dalam negeri sering bergejolak.
Banyak fasilitas medis di daerah pedesaan terpaksa tutup karena konflik. Warga setempat pun menjadi sangat kesulitan untuk mendapatkan akses berobat.
11. Leone / Sierra Leone (61,8 Tahun)
Sierra Leone masih dalam masa pemulihan setelah perang saudara yang terjadi di masa lalu dan sempat menghancurkan banyak fasilitas penting di negara ini.
Selain itu, sistem kesehatan mereka juga sempat lumpuh total akibat wabah virus Ebola. Hingga kini, angka kematian ibu saat melahirkan masih cukup tinggi.
12. Republik Demokratik Kongo (61,9 Tahun)
Kongo memiliki wilayah yang sangat luas dan subur di jantung Afrika. Namun, akses menuju pedalamannya masih sangat sulit ditembus moda transportasi.
Bagian timur Kongo terus bergejolak karena perebutan lahan tambang. Hal ini membuat penyebaran obat dan penanganan penyakit menular jadi terhambat.
Baca juga: Ini Daftar 7 Negara Hebat Bebas Utang, Inspiratif dan Patut Dicontoh!
Itulah 12 negara dengan harapan hidup paling rendah di dunia. Dari sini kita bisa lihat bahwa faktor utama bukan cuma kesehatan, tapi juga keamanan, ekonomi, dan kondisi lingkungan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Businessinsider.com