Kamis, 18 JUNI 2026 • 09:15 WIB

Bacaan Ta'awudz dan Artinya: Arab, Latin, serta Maknanya

Author

Bacaan Ta'awudz dan Artinya: Arab, Latin, serta Maknanya (Freepik)

INDOZONE.ID - Bacaan Ta'awudz atau Isti'adzah adalah, kalimat thayyibah yang diamalkan umat Muslim, untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT dari gangguan setan. Kalimat ini penting dalam menjaga kesucian hati manusia.

Secara umum, ta’awudz sering dibaca sebelum membaca Al-Qur’an atau sholat. Namun, fungsinya lebih luas, yaitu sebagai perlindungan saat hati goyah, emosi tidak stabil, atau ketika muncul godaan untuk berbuat buruk.

Pada artikel ini, kita akan membahas bacaan ta’awudz secara lengkap, mulai dari tulisan Arab, latin, arti, hingga maknanya dalam kehidupan sehari-hari.

Bacaan Ta'awudz

Berikut adalah rincian lengkap mengenai bacaan ta'awudz beserta artinya:

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ 

A'udzu billahi minas syaitonir rojim

Arti: "Aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk." 

Makna Mendalam di Balik Kalimat Ta'awudz

Membaca Ta'awudz bukan hanya tentang melafalkan kata-kata di lisan, tapi juga menghadirkan maknanya di dalam hati.

1. Pengakuan atas Kelemahan 

Diri Saat mengucapkan A'udzu (Aku berlindung), kita sedang mengakui secara jujur bahwa kita adalah makhluk yang lemah.

Kita tidak memiliki daya dan kekuatan untuk melawan bisikan serta tipu daya setan yang tidak terlihat tanpa bantuan dari Sang Pencipta.

2. Menjadikan Allah sebagai Satu-satunya Benteng

Kata billahi (kepada Allah) menegaskan tauhid kita. Kita menyerahkan perlindungan diri sepenuhnya hanya kepada Allah Yang Maha Kuasa dan Maha Melindungi (Al-Hafiz).

3. Sadar akan Adanya Musuh yang Nyata

Lafadz minasy-syaithanir-rajiim mengingatkan kita bahwa setan adalah musuh yang terkutuk, terusir dari rahmat Allah, dan selalu punya misi untuk menggelincirkan manusia dari jalan kebaikan.

Baca juga: Urutan Doa Istighosah Lengkap Beserta Arab, Latin, dan Artinya

Keutamaan Membaca Ta’awudz

Membaca ta’awudz memiliki banyak keutamaan, di antaranya:

1. Mendapat Perlindungan dari Allah SWT

Dengan mengucapkan “A‘ūdzu billāhi minasy-syaitānir-rajīm”, seorang muslim memohon perlindungan langsung kepada Allah dari gangguan setan. Perlindungan ini mencakup godaan dalam pikiran, hati, maupun perbuatan.

2. Menjauhkan dari Godaan Setan

Setan selalu berusaha menyesatkan manusia melalui bisikan buruk, rasa malas, marah, dan keinginan untuk berbuat dosa. Ta’awudz menjadi benteng spiritual agar seseorang tidak mudah terpengaruh oleh godaan tersebut.

3. Menenangkan Hati dan Pikiran

Saat hati gelisah, cemas, atau marah, membaca ta’awudz dapat membantu menenangkan diri. Mengingat Allah membuat hati lebih stabil dan tidak mudah terbawa emosi negatif.

4. Membantu Meningkatkan Kekhusyukan Ibadah

Sebelum membaca Al-Qur’an atau sholat, ta’awudz membantu membersihkan hati dari gangguan pikiran. Dengan begitu, ibadah menjadi lebih fokus dan khusyuk.

5. Menguatkan Rasa Ketergantungan kepada Allah

Ta’awudz mengajarkan bahwa, manusia tidak memiliki kekuatan untuk melawan godaan tanpa pertolongan Allah. Hal ini menumbuhkan sikap tawakal dan rendah hati dalam menjalani kehidupan.

6. Menjaga Diri dari Perbuatan Dosa

Ta’awudz berfungsi sebagai pengingat agar selalu berhati-hati dalam berpikir, berbicara, dan bertindak sehingga terhindar dari dosa kecil maupun besar.

Kapan Waktu Utama Membaca Ta'awudz?

Ta’awudz dapat dibaca dalam berbagai keadaan, seperti:

1. Sebelum Membaca Al-Qur'an 

Hal ini sesuai dengan perintah Allah dalam Al-Qur'an:

"Apabila kamu membaca Al-Qur'an, hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Allah dari setan yang terkutuk." (QS. An-Nahl: 98).

2. Saat Memulai Shalat (Doa Istiftah/Iftitah) 

Dibaca secara lirih sebelum membaca surah Al-Fatihah pada rakaat pertama agar ibadah shalat kita lebih khusyuk dan terhindar dari pikiran yang melantur.

3. Ketika Merasa Marah atau Was-Was 

Rasulullah SAW pernah menyarankan seseorang yang sedang marah meluap-luap untuk membaca Ta'awudz agar emosinya mereda, karena marah yang tidak terkontrol adalah salah satu pintu masuk setan ke dalam hati manusia.

4. Sebelum Memulai Doa atau Dzikir Pagi dan Petang 

Membaca Ta'awudz di awal waktu dzikir membantu mengondisikan hati agar lebih fokus, ikhlas, dan hadir sepenuhnya (khusyuk) tanpa diganggu oleh pikiran-pikiran duniawi yang melantur.

Baca juga: Doa Sholat Taubat Nasuha Lengkap Arab Latin dan Artinya

Dengan mengucapkan bacaan ta’awudz, seorang Muslim berharap selalu berada dalam lindungan Allah SWT dari segala gangguan setan dan keburukan yang tidak terlihat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Masjidismuhuyahya.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU