INDOZONE.ID - Dalam Islam, akhlak yang baik sangat penting. Cara berbicara, bersikap, dan memperlakukan orang lain juga termasuk bagian dari ajaran Islam.
Oleh karena itu, setiap Muslim dianjurkan untuk selalu menjaga akhlaknya.
Sebagai umat Islam, Rasulullah SAW adalah suri teladan terbaik kita dalam berakhlak. Beliau dikenal sebagai pribadi yang jujur, penyayang, rendah hati, dan selalu berbuat baik kepada sesama.
Allah SWT juga telah menjelaskan, Rasulullah SAW adalah suri teladan terbaik bagi umat Islam. Hal ini tertuang dalam Surah Al-Ahzab ayat 21:
لَّقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَن كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا
Laqad kāna lakum fī Rasūlillāhi uswatun hasanah liman kāna yarjullāha wal-yaumal ākhira wa żakarallāha kaṡīrā.
Artinya: "Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu, yaitu bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat serta banyak mengingat Allah." (QS. Al-Ahzab: 21)
Hadis tentang Akhlak dan Artinya
Berikut ini, hadits tentang akhlak yang patut diamalkanbeserta makna yang bisa dijadikan pedoman dalam kehidupan:
1. Hadits tentang Kesempurnaan Iman dan Akhlak
Rasulullah SAW bersabda:
أَكْمَلُ الْمُؤْمِنِينَ إِيمَانًا أَحَاسِنُهُمْ أَخْلَاقًا، الْمُوَطَّئُونَ أَكْنَافًا، الَّذِينَ يَأْلَفُونَ وَيُؤْلَفُونَ، وَلَا خَيْرَ فِيمَنْ لَا يَأْلَفُ وَلَا يُؤْلَفُ
Artinya:
"Kaum Mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya, paling lapang dadanya, paling mudah bersahabat dan disahabati. Tidak ada kebaikan pada orang yang tidak bersahabat dan tidak disahabati." (HR. Ahmad)
2. Hadits tentang Berbuat Baik kepada Istri
Rasulullah SAW bersabda:
أَكْمَلُ الْمُؤْمِنِينَ إِيمَانًا أَحْسَنُهُمْ خُلُقًا، وَخِيَارُكُمْ خِيَارُكُمْ لِنِسَائِهِمْ
Artinya:
"Orang Mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling bagus akhlaknya. Dan orang terbaik di antara kalian adalah yang paling baik kepada istrinya." (HR. Tirmidzi)
3. Hadits tentang Akhlak Baik sebagai Kunci Masuk Surga
Rasulullah SAW bersabda:
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: سُئِلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ أَكْثَرِ مَا يُدْخِلُ النَّاسَ الْجَنَّةَ، فَقَالَ: تَقْوَى اللَّهِ وَحُسْنُ الْخُلُقِ. وَسُئِلَ عَنْ أَكْثَرِ مَا يُدْخِلُ
النَّاسَ النَّارَ، فَقَالَ: الْفَمُ وَالْفَرْجُ
Artinya:
"Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, Rasulullah SAW pernah ditanya, 'Amalan apakah yang paling banyak memasukkan manusia ke dalam surga?' Beliau menjawab, 'Takwa kepada Allah dan akhlak yang baik.' Kemudian beliau ditanya, 'Apa yang paling banyak memasukkan manusia ke dalam neraka?' Beliau menjawab, 'Mulut dan kemaluan.'" (HR. Tirmidzi No. 2004 dan Ibnu Majah No. 4246)
Baca juga: 8 Ayat Al-Qur’an tentang Bersyukur kepada Allah SWT dan Maknanya
4. Hadits tentang Orang Terbaik adalah yang Paling Baik Akhlaknya
Rasulullah SAW bersabda:
إِنَّ خِيَارَكُمْ أَحَاسِنُكُمْ أَخْلَاقًا
Artinya:
"Sesungguhnya orang terbaik di antara kalian adalah yang paling bagus akhlaknya." (HR. Bukhari)
5. Hadits tentang Bertakwa dan Berakhlak Mulia
Rasulullah SAW bersabda:
اتَّقِ اللَّهَ حَيْثُمَا كُنْتَ، وَأَتْبِعِ السَّيِّئَةَ الْحَسَنَةَ تَمْحُهَا، وَخَالِقِ النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَنٍ
Artinya:
"Bertakwalah kepada Allah di mana pun engkau berada, iringilah keburukan itu dengan kebaikan niscaya kebaikan tersebut akan menghapusnya, dan bergaullah dengan manusia dengan akhlak yang mulia." (HR. Tirmidzi)
Hadits ini mengajarkan agar setiap Muslim selalu bertakwa kepada Allah, memperbanyak amal baik, serta menjaga sikap saat berinteraksi dengan orang lain.
6. Hadits tentang Berakhlak Baik kepada Sesama
Rasulullah SAW bersabda:
أَحْسِنْ خُلُقَكَ لِلنَّاسِ يَا مُعَاذُ بْنُ جَبَلٍ
Artinya:
"Baguskanlah akhlakmu terhadap sesama manusia, wahai Mu'adz bin Jabal."
7. Hadits tentang Jaminan Tiga Tingkat Rumah di Surga
Rasulullah SAW bersabda:
أَنَا زَعِيمٌ بِبَيْتٍ فِي رَبَضِ الْجَنَّةِ لِمَنْ تَرَكَ الْمِرَاءَ وَإِنْ كَانَ مُحِقًّا، وَبِبَيْتٍ فِي وَسَطِ الْجَنَّةِ لِمَنْ تَرَكَ الْكَذِبَ وَإِنْ كَانَ مَازِحًا، وَبِبَيْتٍ فِي أَعْلَى الْجَنَّةِ لِمَنْ حَسُنَ خُلُقُهُ
Artinya:
"Aku adalah penjamin sebuah rumah di pinggiran surga bagi orang yang meninggalkan perdebatan meskipun ia benar, penjamin sebuah rumah di tengah surga bagi orang yang meninggalkan dusta meskipun ia bercanda, dan penjamin sebuah rumah di surga paling tinggi bagi orang yang memiliki akhlak yang baik." (HR. Abu Dawud No. 4800)
Baca juga: Bacaan Surat Yusuf Ayat 28: Arab, Latin, Terjemahan, Tafsir Lengkap, dan Maknanya
Dengan mengamalkan akhlak mulia, seorang Muslim tidak hanya mendapatkan pahala, tapi juga dapat menciptakan hubungan yang lebih baik dengan sesama, serta menjadi pribadi yang membawa manfaat bagi lingkungan sekitar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Alquran, Quran.nu.or.id