INDOZONE.ID - Marisson Horas Mugabe telah menjabat sebagai CEO sebuah perusahaan pelayaran kapal tongkang di umur 30 tahun. Perusahaan tempatnya bekerja bergerak menangani pengangkutan bahan mentah, seperti batubara, nikel, dan bahan tambang lainnya.
Marisson, anak ketiga dari empat bersaudara dari sebuah keluarga sederhana, adalah contoh nyata dari peribahasa "kita perintis bukan pewaris" yang bermakna seseorang yang memulai sesuatu tanpa privilege.
Perjalanannya hingga menjadi CEO muda tidak mudah karena penuh dengan tantangan yang diatasinya dengan tekad dan kerja keras.
Baca Juga: Kisah Sarjana Pelayaran Putar Haluan Jadi Petani Milenial, Majukan Desa dengan Cara Unik
Awal karier Marisson dimulai sebagai junior di kantor akuntan publik, lalu pindah ke perusahaan pelayaran sebagai Assistant Manager Keuangan. Menunjukkan performa apik, dia mampu naik jabatan dengan cepat.
“Keberhasilan ini bukan hanya tentang saya, tetapi juga tentang tim hebat yang bekerja bersama saya dan dukungan keluarga yang tiada henti,” ujar Marisson saat ditanya tentang kunci suksesnya, Rabu (26/6/2024).
Dia pun menekankan pentingnya kerja sama tim dan dukungan dari orang-orang terdekat dalam mencapai tujuan besar.
Baca Juga: Kursus Bisnis Secara Online, Platform Jadi Gini Belajar Bersama Cocok Untuk Pebisnis Pemula
“Di dunia bisnis yang terus berubah, kita harus selalu siap beradaptasi dan belajar hal-hal baru,” tambah Marisson.
Marisson menunjukkan, bahwa dengan tekad, kerja keras, dan fokus, mimpi besar bisa diraih. Berkarier dari bawah hingga menjadi CEO di usia 30 tahun, Marisson membuktikan perintis sejati mampu menciptakan warisan melalui usaha dan inovasi yang terus berkembang.
Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone. Yuk bikin cerita dan konten serumu serta dapatkan berbagai reward menarik! Let's join Z Creators dengan klik di sini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan