Sabtu, 06 JULI 2024 • 11:34 WIB

Sejarah, Amalan, hingga Doa Lengkap Tahun Baru Islam 2024

Author

Sejarah, amalan, hingga doa lengkap Tahun Baru Islam

INDOZONE.ID - Tahun Baru Islam yang diawali dengan datangnya Bulan Muharram jadi salah satu momen penting bagi umat muslim. Pergantian tahun ini adalah waktu yang tepat untuk introspeksi dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

Dengan memaknai sejarah, amalan, hingga doa lengkap pada 1 Muharram harapannya umat muslim dapat membangun semangat baru untuk peningkatan kualitas hidup beragama dan bermasyarakat. 

Berikut ini sejarah, amalan, hingga doa lengkap tahun baru Islam 2024.

Sejarah Tahun Baru Islam

Awal tahun baru Islam atau Hijriyah diambil dari peristiwa hijrahnya Rasulullah dari Makkah ke Madinah pada masa kepemimpinan Umar bin Khattab melalui kesepakatan para sahabat. Bulan Muharram disepakati bersama menjadi awal tahun baru Hijriyah.  

Awalnya, ada beberapa usulan mengenai penetapan tahun baru Islam. Sahabat Ali bin Abi Thalib, pernah mengusulkan awal tahun baru Hijriyah saat hari kelahiran Nabi Muhammas SAW. Usulan tersebut tidak bisa disepakati karena ditakutkan akan menimbulkan fanatisme yang berlebihan. Jika tidak hati-hati, ada ketakutan akan timbul fanatisme pada Nabi Muhammad dan membingungkan para umat muslim.  

Usulan lain datang mengenai tahun baru Hijriyah saat bulan Rajab. Bulan Rajab juga menjadi momen penting bagi umat muslim karena terjadi peristiwa penetapan salat lima waktu, tepatnya saat Isra’ Mi’raj. Usulan tersebut juga bekum bisa disepakati.

Baca Juga: 35 Kata-Kata Ucapan 1 Muharram 2023 Tahun Baru Islam 1445 H

Ada riwayat yang mengatakan awal mula terjadi diskusi mengenai penetapan tahun baru Islam karena terjadi kebingungan pada penanggalan surat. Para sahabat mengalami kebingungan saat mengirim surat pada Umar bin Khattab karena tanpa tanggal, bulan, dan tahun.

Setelah melakukan diskusi, para sahabat sepakat bahwa tahun Hijriyah berawal dari Bulan Muharram. Keputusan tersebut diambil dengan dasar adanya peristiwa awal hijrah Nabi Muhammad SAW pada bulan Muharram. Hal itu juga disepakati bersama karena hijrah merupakan tanda meninggalkan tanah kemusyrikan (Kota Makkah) menuju kebaikan.

Amalan dan Doa untuk Menyambut Tahun Baru Islam

Tahun baru Hijriyah jatuh pada hari Minggu, 7 Juli 2024. Berikut ini amalan-amalan yang dapat dilakukan dalam rangka bersyukur dan introspeksi diri.

  1. Membaca Doa Akhir Tahun

Doa akhir tahun ini hendaknya dibaca sebanyak tiga kali pada akhir Ashar (sebelum maghrib) pada akhir tahun Hijriyah pada 6 Juli 2024.

اَللّٰهُمَّ مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ فِي هٰذِهِ السَّنَةِ مَا نَهَيْتَنِي عَنْهُ وَلَمْ أَتُبْ مِنْهُ وَحَلُمْتَ فِيْها عَلَيَّ بِفَضْلِكَ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوْبَتِيْ وَدَعَوْتَنِيْ إِلَى التَّوْبَةِ مِنْ بَعْدِ جَرَاءَتِيْ عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِّي اسْتَغْفَرْتُكَ فَاغْفِرْلِيْ وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَى وَوَعَدْتَّنِي عَلَيْهِ الثَّوَابَ فَأَسْئَلُكَ أَنْ تَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِيْ مِنْكَ يَا كَرِيْمُ

Allâhumma mâ ‘amiltu min ‘amalin fî hâdzihis sanati mâ nahaitanî ‘anhu, wa lam atub minhu, wa hamalta fîhâ ‘alayya bi fadhlika ba‘da qudratika ‘alâ ‘uqûbatî, wa da‘autanî ilat taubati min ba‘di jarâ’atî ‘alâ ma‘shiyatik. Fa innî astaghfiruka, faghfirlî wa mâ ‘amiltu fîhâ mimmâ tardhâ, wa wa‘attanî ‘alaihits tsawâba, fa’as’aluka an tataqabbala minnî wa lâ taqtha‘ rajâ’î minka yâ karîm.

Artinya: "Tuhanku, aku meminta ampun atas perbuatanku di tahun ini yang termasuk Kau larang-sementara aku belum sempat bertobat, perbuatanku yang Kau maklumi karena kemurahan-Mu-sementara Kau mampu menyiksaku, dan perbuatan (dosa) yang Kau perintahkan untuk tobat-sementara aku menerjangnya yang berarti mendurhakai-Mu. Tuhanku, aku berharap Kau menerima perbuatanku yang Kau ridhai di tahun ini dan perbuatanku yang terjanjikan pahala-Mu. Janganlah kau membuatku putus asa. Wahai Tuhan Yang Maha Pemurah."

Baca Juga: 25 Kata Mutiara Ucapan Tahun Baru Islam Bahasa Inggris 2021/1443 H

  1. Membaca Doa Akhir Tahun

Doa awal tahun ini hendaknya diawali dengan membaca Surah Yasiin sebanyak tiga kali setelah Maghrib dilanjutkan membaca doa derikut ini tiga kali.

اَللّٰهُمَّ أَنْتَ الأَبَدِيُّ القَدِيمُ الأَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ العَظِيْمِ وَكَرِيْمِ جُوْدِكَ المُعَوَّلُ، وَهٰذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلَ، أَسْأَلُكَ العِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ، وَالعَوْنَ عَلَى هٰذِهِ النَّفْسِ الأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ، وَالاِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْكَ زُلْفَى يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ

Allâhumma antal abadiyyul qadîmul awwal. Wa ‘alâ fadhlikal ‘azhîmi wa karîmi jûdikal mu‘awwal. Hâdzâ ‘âmun jadîdun qad aqbal. As’alukal ‘ishmata fîhi minas syaithâni wa auliyâ’ih, wal ‘auna ‘alâ hâdzihin nafsil ammârati bis sû’I, wal isytighâla bimâ yuqarribunî ilaika zulfâ, yâ dzal jalâli wal ikrâm.

Artinya: Tuhanku, Kau yang Abadi, Qadim, dan Awal. Atas karunia-Mu yang besar dan kemurahan-Mu yang mulia, Kau menjadi pintu harapan. Tahun baru ini sudah tiba. Aku berlindung kepada-Mu dari bujukan Iblis dan para walinya di tahun ini. Aku pun mengharap pertolongan-Mu dalam mengatasi nafsu yang kerap mendorongku berlaku jahat. Kepada-Mu, aku memohon bimbingan agar aktivitas keseharian mendekatkanku pada rahmat-Mu. Wahai Tuhan Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan.

  1. Berpuasa Tanggal 1 Muharram

Disunahkan berpuasa tanggal 1 Muharram sebagaimana yang dianjurkan oleh baginda Rasulullah dalam hadisnya dengan niat sebagai berikut.

نَوَيْتُ صَوْمَ الْمُحَرَّمِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shaumal Muharrami lilahi ta’ala.

 "Saya niat puasa Muharram karena Allah ta’ala."

  1. Amalan yang biasa dilakukan pada malam tanggal 1 Muharram adalah sebagai berikut

Pada malam awal tahun atau malam tanggal 1 Muharram setelah shalat Maghrib dan ba’diyah Maghrib, membaca ayat kursi sebanyak 360 kali. Tiap-tiap membaca ayat kursi dimulai dengan membaca basmalah. Setelah selesai membaca ayat kursi lalu membaca do’a sebagai berikut:

Doa amalan 1 muharram (NU Online Jombang)


Membaca ayat kursi dan basmalah serta diakhiri doa tersebut mempunyai hikmah besar seperti terjaga dari hal-hal tidak menyenangkan dan terhindar dari Syaitan dalam tahun itu.

 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: NU Online Jombang

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU