Kamis, 08 AGUSTUS 2024 • 15:13 WIB

Kagumi Keunikan Produk Gerabahnya, Wapres Minta Pemda Pertahankan Perajin Kasongan

Author

Wapres KH Ma'ruf Amin saaat berkunkung ke MuseumKu Gerabah Timbul Raharjo Kasongan, Kajen, Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Rabu (7/8/2024).

INDOZONE.ID - Wakil Presiden (Wapres) KH Ma'ruf Amin kagum melihat proses pusat pembuatan produk gerabah di MuseumKu Gerabah Timbul Raharjo Kasongan, Kajen, Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Rabu (7/8/2024).

"Pas datang saya langsung kagum. Kagumnya itu apa? Satu, bisa menghasilkan banyak produk gerabah dan merambah ke aluminium seperti yang dihasilkan Pak Timbul. Saya bahkan dapat informasi yang dipasang di Kanjuruhan Malang ternyata dibuat Pak Timbul. Saya kagum," kata Wapres.

Wapres Ma’ruf Amin yang didampingi istrinya yakni Wury Ma'ruf Amin menekankan pentingnya inovasi dan keberlanjutan sebagai kampung perajin gerabah.

Baca Juga: Wapres Ma'ruf Amin Apresiasi Kemnaker Gelar Festival Pelatihan Vokasi dan Job Fair Nasional 2023

"Kagum kedua, ini dibuat bukan oleh satu dua orang ternyata jadi kerajinan seluruh kampung di Kasongan ini. Artinya ini hampir jarang kan? Biasanya ada satu keluarga, dua keluarga, tapi ini kampung. Jadi, saya kira ini harus dipertahankan," pintanya.

Selain adanya keberlanjutan produk, Wapres juga menekankan pentingnya inovasi dalam menghadapi tantangan pasar global.

"Harus ada inovasi-inovasi, karena kedepan pasti ada semacam tuntutan pasar nasional bahkan internasional. Misalnya kalau di Eropa itu minatnya apa, ada masanya lah, zaman ini minatnya produk ini, trennya lah," katanya.

Sehingga, Wapres kembali mendorong kepada pemerintah daerah dan nasional untuk terus memberikan perhatian lebih terhadap pengembangan industri gerabah kasongan.

Baca Juga: Wapres Ma'ruf Amin Resmi Buka Masjid Raya Sheikh Zayed Al Nahyan Solo untuk Umum

Setelah mendapat dukungan dari pemerintah, harapannya gerabah Kasongan kedepan bisa menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengembangkan kerajinan serupa.

"Mungkin nantinya bisa menjadi tempat studi bagi daerah-daerah lain yang ingin mengembangkan model gerabah ini," pungkasnya.

Untuk diketahui, gerabah Kasongan ini telah dikenal luas karena teknik tempel yang sederhana dam tetap menghasilkan produk bernilai tinggi. Artinya setiap rumah di Kasongan adalah pengrajin, tidak ada pengangguran, jadi semua sibuk membuat karya dari tanah liat lokal.

Setiap bulannya, museum ini telah mengekspor lebih dari 50 kontainer ke berbagai negara.

Kini MuseumKu Gerabah yang dibangun oleh mendiang seniman Timbul Raharjo sekaligus mantan Rektor Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta sudah menjadi destinasi wisata unik di Kasongan, Bantul, Yogyakarta.

Museum yang memiliki luas sekitar 2.000 meter persegi ini diresmikan pada tahun 2023 setelah tiga tahun pembangunan. Museum ini memamerkan berbagai koleksi kerajinan gerabah dan seni yang mencerminkan warisan budaya Kasongan.

Selain memamerkan kerajinan gerabah tetapi juga menawarkan fasilitas seperti MG Kitchen, yaitu sebuah kafe yang menyajikan makanan khas Jawa.


Banner Z Creators.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas Pemda DIY

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU