Selasa, 24 SEPTEMBER 2024 • 06:20 WIB

Mengenal Keunikan Ikan Lentera yang Hobi Migrasi dan Bercahaya di Kedalaman Laut

Author

Keunikan ikan Lentera. (adriaticnature.com)

INDOZONE.ID - Ikan lentera, yang dalam bahasa Inggris disebut sebagai lanternfish, adalah ikan mesopelagic kecil dari famili Myctophidae, yang dapat ditemukan di samudera seluruh dunia.

Ikan lentera (family Myctophidae) dikenal karena pola migrasi vertikal mereka yang dramatis dan unik.

Migrasi ini adalah salah satu contoh fenomena migrasi terbesar di lautan dan melibatkan pergerakan ikan lentera menuju permukaan laut dan kedalaman laut yang lebih dalam.

Migrasi Vertikal Ikan Lentera

Pada malam hari, ikan lentera bergerak dari kedalaman laut yang lebih dalam menuju permukaan. Pergerakan ini biasanya terjadi setelah matahari terbenam dan berlangsung sepanjang malam.

Ikan lentera menggunakan waktu malam untuk mencari makanan, terutama plankton dan organisme kecil lainnya, yang lebih melimpah di permukaan saat malam hari.

Baca Juga: Mengapa Ikan Oarfish Dikenal sebagai Tanda Bencana?

Jadi pada saat malam hari, ikan lentera melakukan migrasi ke permukaan untuk mendapatkan makanan.

Saat fajar mendekat dan matahari mulai terbit, ikan lentera kembali turun ke kedalaman laut yang lebih dalam.

Pergerakan ini melindungi mereka dari predator besar yang lebih aktif di permukaan pada siang hari.

Dengan berada di kedalaman laut yang lebih dalam, ikan lentera mengurangi risiko ditangkap oleh predator yang berburu di permukaan.

Selain migrasi vertikal yang unik, ikan lentera diberi nama lentera karena mereka mampu menghasilkan cahaya.

Bioluminensi Ikan Lentera

Ikan lentera dapat menghasilkan Cahaya dengan proses bioluminensi karena mereka memiliki organ fotofor.

Organ fotofor adalah struktur biologis pada ikan lentera yang memungkinkan mereka untuk memproduksi cahaya.

Sel-sel fotofor ini mengandung zat kimia yang disebut luciferin dan enzim luciferase. Ketika luciferin berinteraksi dengan oksigen dalam reaksi yang dipicu oleh enzim luciferase, cahaya dihasilkan.

Baca Juga: 9 Jenis Umpan yang Disukai Ikan Lele, Ada Umpan Untuk Galatama!

Beberapa fotofor memiliki pigmen yang menyaring cahaya dan mengubah warnanya, memungkinkan ikan lentera untuk mengatur warna dan intensitas cahaya yang mereka pancarkan.

Misalnya ketika ada predator, mereka akan menaikkan intensitas cahaya mereka untuk menyilaukan predator.

Migrasi vertikal harian ikan lentera dan kemampuan mereka untuk memproduksi cahaya melalui fotofor, merupakan adaptasi luar biasa untuk bertahan di lingkungan laut yang gelap dan menantang.

Migrasi vertikal memungkinkan ikan lentera memanfaatkan sumber makanan di permukaan saat malam dan menghindari predator di kedalaman saat siang.

Sementara itu, fotofor, organ bioluminesen mereka, memainkan peran penting dalam menarik mangsa, melindungi diri dari predator, dan berkomunikasi dengan sesama spesies.

Kedua fenomena ini menunjukkan betapa menawannya adaptasi ekosistem laut dan memberikan wawasan mendalam tentang ikan lentera.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: YouTube OceanX

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU