INDOZONE.ID - Sebelum memasuki Ramadan, salah satu hal yang dianjurkan untuk dilakukan umat muslim adalah mandi sebelum puasa.
Pada dasarnya, mandi tersebut termasuk dalam mandi wajib atau junub seperti biasanya. Namun, mandi puasa ini tujuannya adalah untuk menghilangkan hadats besar sebelum menjalankan ibadah sholat dan puasa.
Dalam firman Allah SWT yang mana dikatakan:
"Dan jika kamu junub, maka mandilah" (QS. Al Maidah: 6).
Dalam Fiqih Islam Wa Adillatuhu, Syaikh Wahbah Az Zuhaili, ayat ini memerintahkan agar kita menyucikan seluruh tubuh, kecuali bagian yang air tidak bisa sampai kepadanya, seperti bagian dalam mata.
Baca Juga: 5 Hikmah Terbesar Puasa Ramadan yang Perlu Diketahui! Bikin Puasa Makin Bermakna
Nah, buat kamu yang masih bingung tentang niat dan doa mandi puasa Ramadan serta tata cara melakukannya, yuk simak penjelasan berikut.
Niat Mandi Puasa Ramadan
Sebelum mandi wajib, kamu harus membaca niat mandi wajib untuk suci saat bulan puasa nanti. Berikut adalah niatnya:
"Nawaitul ghusla li raf'il hadatsil akbari fardhan lillaahi ta'aalaa."
Artinya: "Aku niat mandi untuk menghilangkan hadats besar fardhu karena Allah yang Maha Tinggi."
Niat ini bisa kamu lafadzkan dalam hati maupun dibacakan. Lalu, setelah membaca niat tersebut, kamu bisa basuh atau siram seluruh anggota badan mulai dari ujung rambut sampai dengan ujung kaki.
Doa Mandi Puasa Ramadan
Doa mandi puasa pada dasarnya adalah doa setelah mandi wajib. Jadi, setelah mandi wajib biasanya seseorang melakukan wudhu, lalu doa ini akan dibaca setelahnya:
"Asyhadu al-lailaaha illallahu wahdahu laa syariikalah. Wa asyhadu anna Muhammadan 'abduhuu warasuuluh. Allaahummaj'alnii minattawwaabiina waj-'alnii minal mutathahhiriin."
Artinya: "Aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah yang Maha Esa dan tidak ada sekutu bagi-Nya. Aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku orang yang bertaubat dan jadikanlah aku orang yang suci."
Tata Cara Mandi Puasa Ramadan
Pada dasarnya, rukun mandi wajib ada dua, yakni niat dan membasuh seluruh anggota tubuh. Maka itu, tata cara mandi puasa adalah sebagai berikut.
1. Membaca Niat
Niat yang dibaca adalah niat mandi wajib atau junub.
2. Membersihkan Telapak Tangan
Basuh dan bersihkan kedua telapak tangan. Ulangi tiga kali. Hal ini sesuai dengan hadist riwayat Muslim, yang mengatakan:
"Dari Aisyah bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mandi karena junub, maka beliau memulainya dengan mencuci kedua telapak tangannya tiga kali.” (HR. Muslim)
3. Cuci Kemaluan
Cuci dan bersihkan kemaluan dari mani dan kotoran yang ada padanya serta sekitarnya. Sebagaimana hadist riwayat Al Bukhari:
"Dari ‘Aisyah istri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, bahwa jika Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mandi karena junub, beliau memulainya dengan mencuci kedua telapak tangannya, kemudian berwudlu sebagaimana wudlu untuk shalat, lalu memasukkan jari-jarinya ke dalam air dan menggosokkannya ke kulit kepala."
"Setelah itu beliau menyiramkan air ke atas kepalanya dengan cidukan kedua telapak tangannya sebanyak tiga kali, kemudian beliau mengalirkan air ke seluruh kulitnya." (HR. Al Bukhari)
4. Berwudhu
Ambillah wudhu sebagaimana ketika hendak shalat. Lalu, setelahnya kamu baru bisa mandi.
5. Basuh Rambut hingga Sela Pangkal Kepala
Masukkan telapak tangan ke air, atau ambillah air dengan kedua telapak tangan (jika memakai shower), lalu gosokkan ke kulit kepala, lantas siramlah kepala tiga kali.
6. Siram dan Bersihkan Anggota Tubuh
Siram semua anggota tubuh dengan air dan bersihkan, termasuk lipatan atau bagian-bagian yang tersembunyi seperti ketiak dan sela jari kaki.
Hal ini sesuai dengan hadist riwayat Muslim yang menyatakan:
"Apabila Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mandi karena junub, maka beliau memulainya dengan membasuh kedua tangan. Beliau menuangkan air dengan tangan kanan ke atas tangan kiri, kemudian membasuh kemaluan dan berwudhu dengan wudhu untuk shalat."
"Kemudian beliau menyiram rambut sambil memasukkan jari ke pangkal rambut hingga rata. Setelah selesai, beliau membasuh kepala sebanyak tiga kali, lalu beliau membasuh seluruh tubuh dan akhirnya membasuh kedua kaki.” (HR. Muslim)
Baca Juga: 5 Ayat Alquran Tentang Ramadan dan Puasa yang Menyentuh Hati
Keutamaan Mandi Puasa Ramadan
Mandi puasa Ramadan bukan sekedar membersihkan tubuh dari kotoran, tetapi juga sebagai bentuk penyucian diri secara spiritual, memohon ampunan atas dosa-dosa yang telah lalu, dan mempersiapkan diri untuk menjalankan ibadah puasa dengan hati yang bersih dan pikiran yang jernih.
Namun, perlu diketahui bahwa mandi sebelum puasa Ramadan hukumnya sunnah, sehingga tidak wajib dilakukan.
Hanya menjadi wajib bagi orang yang memiliki hadats besar, agar dalam keadaan suci dan menyempurnakan ibadahnya
Adapun sunnah mandi wajib yang mana menyempurnakan mandi puasa kamu sebagai berikut:
- Menghadap kiblat.
- Mengawali dengan membaca basmalah terlebih dahulu.
- Membasuh kedua tangan.
- Membersihkan najis dan mencuci qobul (kemaluan).
- Melakukan wudhu sempurna seperti wudhunya ketika akan shalat, tetapi juga diperbolehkan menunda membasuh kaki hingga selesai mandi.
- Menyiram kepala sebanyak tiga kali dengan bagian kanan dulu lalu dilanjutkan bagian kiri.
- Membaca doa sesudah mandi. Adapun bacaan doanya sama seperti doa selesai berwudhu.
Nah, itulah doa mandi puasa dan niatnya serta tata caranya.
Kamu bisa melaksanakan mandi ini satu hari sebelum menjalankan puasa agar kamu bisa menjalani ibadah puasa dengan tenang dan dalam keadaan suci.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara, Hajinews.id