Mengirim surat lamaran kerja tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Sebagai seorang yang membutuhkan pekerjaan, tentu harus memperhatikan beberapa hal, misalnya menggunakan bahasa yang baik, jelas, dan sopan.
Terlebih lagi ketika mengirimkan surat lamaran kerja melalui email. Sebagai pelamar, seharusnya bisa menyertakan maksud dan tujuan secara jelas serta tidak bertele-tele.
Namun ada yang berbeda dengan lamaran kerja yang baru-baru ini menjadi viral di media sosial. Bukannya menuliskan maksud dan tujuan dengan bahasa yang baik di subjek email, dia malah justru menunjukkan sikap yang seolah tidak beretika.
Kisah lamaran kerja kurang beretika itu pertama kali dibagikan oleh pengguna Twitter @kmgdmgt pada Rabu (19/8).
Jika biasanya para pelamar menuliskan posisi pekerjaan yang dilamar di bagian subjek email, namun seseorang yang tidak diketahui identitasnya ini malah menuliskan keterangan dengan asal-asalan, bahkan dengan bahasa yang sangat tidak sopan.
"Ini Bos Surat Lamaran Kerja Saya. Semoga Bisa Bekerja Di Perusahaan Bos,' tulis pelamar kerja yang berinisial R itu.
Seolah tanpa merasa berbuat kesalahan, pelamar itu langsung mengirim lamaran kerja hingga masuk ke email HRD perusahaan yang dituju.
"Yang suka ngeluh 'hari gini pandemi susah nyari kerja, S1 masih nggak diterima di mana-mana, dan bla, bla, bala,' tapi ngirim berkas lamaran aja begini bentuknya," tulis akun @kmgdmgt.
Sontak saja, unggahan itu langsung menjadi sorotan warganet. Para warganet saja sampai emosi melihat lamaran kerja seperti itu, apalagi seorang HRD di perusahaan yang dituju si pelamar.
Duh, ada-ada saja ya?
Artikel Menarik Lainnya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: