Stres adalah respons tubuh seseorang untuk melawan atau melarikan diri terhadap banyaknya tantangan yang diberikan dunia kepada kita.
Stres yang umumnya banyak dialami oleh orang dewasa, tidak menutup kemungkinan juga dialami oleh anak-anak. Masalah keluarga atau masalah sekolah jadi penyebab umum anak-anak mengalami stres.
Tugas yang begitu banyak atau ruang kelas yang kacau juga bisa membuat anak-anak stres. Saat anak stres, dia akan panik dan mungkin akan kesulitan membaca saat diminta gurunya.
Baca juga: Tak Sebatas Peliharaan, Merawat Kucing di Rumah Terbukti Mengurangi Stres
Stres pada anak-anak akan semakin bertambah saat anak harus menghadapi banyaknya kegiatan sepulang sekolah. Hal ini tentu akan sangat berpengaruh pada anak saat belajar.
Para orang tua harus waspada terhadap tanda-tanda stres yang dialami anak, karena dia mungkin tidak meminta bantuan kepada orang tuanya.
Dilansir Understood, berikut ini tanda-tanda anak stres!
- Perubahan dramatis yang tiba-tiba
- Menghindari supaya tak masuk sekolah dan ujian dengan cara pergi
- Perubahan besar dalam sikap, anak mungkin menjadi murung atau ceroboh
- Tidak mengerjakan tugas
- Perilaku mengganggu
- Bertingkah lebih muda dari usia mereka
- Menarik diri atau meledak-ledak
- Memutuskan diri dari keluarga atau teman
- Susah tidur
- Tidak makan atau makan terlalu banyak
- Sulit berkonsentrasi
Jika anak ibu mengalami tanda-tanda di atas, jangan tambah memarahkan dia, tapi ajak anak berbicara dan dengarkan apa yang ingin dia katakan.
Artikel Menarik Lainnya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: