Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal di Ukraina, Vanda Sakina Damayanti memperlihatkan kondisi mencekam di Ukraina, setelah Rusia menginvasi negara tersebut.
Vanda melalui videonya, memperlihatkan situasi di jalanan Ukraina yang sangat sepi. Vanda mengarahkan kameranya ke langit dan mengatakan bahwa ada suara pesawat, namun ia tidak tahu di mana keberadaan pesawat tersebut.
Dalam videonya, vanda juga merekam suara ledakan beberapa kali. Namun, lagi-lagi ia tidak bisa melihat darimana sumber bom tersebut.
"Oh my god, ada pesawat tapi enggak kelihatan di mana," kata Vanda dalam videonya yang dilihat Indozone pada Jumat (25/2/2022).
Semua orang di Ukraina, termasuk WNI panik. Mereka beramai-ramai ngantri untuk membeli bensin dan ada yang melarikan diri ke perbatasan. Sementara itu, saat ini, seluruh WNI di Ukraina sudah berkumpul di KBRI Kyiv untuk menunggu arahan berikutnya.
Vanda bersama WNI lainnya juga sudah mulai menyetok makanan yang diambil dari tempat tinggal mereka.
Baca juga: 5 Fakta Menarik tentang Ukraina, yang Bisa Jadi Alasan Rusia Melakukan Serangan Perang!
Vanda meminta masyarakat Indonesia mendoakan agar mereka semua selamat dari dari kekacauan tersebut.
"Buat temen yang nyariin, maaf ga balas semua, tapi aku butuh doanya. Aku percaya kekuatan doa oranga. Jadi aku berusaha update ya sebisa mungkin. Terima kasih yah semua," ujar Vanda dalam videonya.
Ibu dua anak yang sudah tinggal di Ukraina selama 1 tahun itu juga mengungkapkan bahwa semua bandara sudah ditutup setelah Rusia menginvansi Ukraina.
"Semoga kita di sini tetap selamat. Kalau pun terjadi evakuasi, kita mungkin diarahkan ke perbatasan Poland atau masuk ke negara Eropa Barat dan dievakuasi di sana dengan pesawat. Karena semua airport di ukraina tutup. Pihak KBRI masih rapat mengurus WNI yang lari di lokasi evakuasi di perbatasan timur Ukraina (perbatasan Rusia)," ujarnya.
Artikel Menarik Lainnya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: