Rabu, 01 FEBRUARI 2023 • 17:00 WIB

Jadi Ketua BEM di SIPA Columbia University, Deris Nagara Ternyata Pernah Gagal Masuk PTN

Author

Deris Nagara. (Instagram/@derisnagara)

Deris Nagara pemuda asal Ciamis, Jawa Barat terpilih menjadi presiden Badan Eksekutif (BEM) School of International and Public Affairs (SIPA) Columbia University periode 2023-2024.

Deris Nagara orang Indonesia pertama yang menduduki posisi tersebut. Meski sukses sekolah ke luar negeri, Deris ternyata pernah gagal masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia.

Baca juga: Dituduh Merusak Bangsa Usai Dance Sport, Prestasi Siswa SMPN 1 Ciawi Bikin Netizen Kicep!

"Ikut SNMPTN ke UNPAD, SBMPTN ke UI UNPAD, sampai SIMAK UI tapi gak ada yang masuk," tulis Deris di Instagram pribadinya, dilihat Indozone Rabu (1/2/2023).

Deris yang awalnya bercita-cita kuliah di jurusan kedokteran harus memilih jurusan Hubungan Internasional lantaran ekonomi keluarganya lagi menurun.

Deris Nagara. (Instagram/@derisnagara)

Dalam salah satu postinganya, Deris juga mengatakan bahwa dirinya lahir dari keluarga sederhana.

"Saya lahir dan dibesarkan dalam keluarga sederhana dengan nilai budaya Sunda yang kuat dan altruisme. Bahasa dan Budaya Sunda terkenal dengan kesopanan dalam bertutur kata lembut dan perhatian dalam mewujudkan sikap," tulis Deris di Instagram-nya.

Deris juga mengatakan sepanjang hidupnya di tinggal di berbagai tempat dan melakukan perjalanan lintas negara untuk memperluas wawasannya.

Baca juga: Fans Tiffany Kesal Prestasi sang Idola Dilupakan Buntut Nominasi Jungkook di iHeart Radio

"Menjelajahi pandangan dunia yang berbeda, dan menghargai kehidupan orang lain. Saya selalu yakin dan membawa selalu makna dari Bhinekka Tunggal Ika," tambahnya.

"Dari sini, saya tumbuh dengan prinsip yang beragam, multikulturalisme, pengertian, dan saya menjadi orang yang sangat bersemangat. Bertemu orang baru dan berbagi pengalaman cerita hidup, dan mencoba memahami situasi mereka merupakan kebahagiaan yang luar biasa yang saya rasakan," tambah Deris.

Deris juga mengaku kalau dirinya harus bekerja di tengah sibuknya menjadi mahasiswa di kampus bergengsi di New York.

"Aku exchange sambil kerja supaya bisa survive, kerjaanku tiap hari kuliah dan bela-belain 50 km naik sepeda buat kerja," kata Deris.

Prestasi yang dicapai Deris itu pun memotivasi anak-anak muda Indonesia yang juga punya mimpi melanjutkan pendidikan keluar negeri.

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU