Senin, 15 MARET 2021 • 15:29 WIB

Cara Menghilangkan Bekas Luka dengan Bahan Alami, Terbukti Ampuh!

Author

Ilustrasi cara menghilangkan bekas luka (photo/freepik/josepcurto)

Bekas luka dapat menyebabkan perubahan warna kulit yang menghitam (hiperpigmentasi), berwarna putih (hipopigmentasi) atau menjadi jaringan berlebih (keloid).

Selain mengganggu penampilan, bekas luka juga kerap meninggalkan rasa gatal, sehingga muncul keinginan untuk menggaruk bekas luka, yang justru membuat bekas luka sulit hilang.

Daripada menggunakan obat penghilang bekas luka, sebaiknya cobalah beberapa cara menghilangkan bekas luka dengan bahan alami yang terbukti ampuh dan tanpa efek samping berikut ini.

Cara Alami Menghilangkan Bekas Luka

Kali ini Indozone telah rangkum beberapa cara menghilangkan bekas luka dengan bahan alami yang bisa kamu coba di rumah, dengan hasil yang maksimal.

1. Minyak Zaitun

 

Menghilangkan bekas luka dengan minyak zaitun (photo/freepik)

Bukan rahasia lagi jika minyak zaitun memiliki segudang manfaat, salah satunya adalah untuk menghilangkan bekas luka, khususnya akibat jerawat.

Minyak zaitun kaya akan vitamin K dan E, serta antioksidan tingi yang berperan penting untuk memudarkan bekas luka menghitam.

Minyak zaitun juga dapat melembabkan bekas luka pada kulit, sehingga permukaan kulit kembali halus dan lembut.

Kamu bisa mengoleskan minyak zaitun selama 5-10 menit pada area bekas luka yang sudah mengering. Lakukan beberapa kali sehari untuk hasil optimal.

2. Lidah Buaya

 

Menghilangkan bekas luka dengan lidah buaya (photo/freepik)

Kamu punya bekas luka yang menghitam atau bekas luka pascaoperasi? Obat penghilang bekas luka yang bisa harus kamu coba yaitu lidah buaya.

Lidah buaya memberikan efek antiinflamasi dan antiseptik yang dapat mempercepat proses regenerasi kulit terutama pada jaringan kulit yang rusak.

Selain itu, lidah buaya juga mengandung senyawa aloin dan asam salisilat yang dapat menghilangkan bekas luka menghitam secara alami.

Cara penggunaannya cukup mudah, kamu bisa ambil gel aloe vera lalu oleskan pada bekas luka dan pijat dengan gerakan melingkar. Biarkan 30 menit, lalu bersihkan.

3. Timun

 

Menghilangkan bekas luka dengan timun (photo/freepik)

Siapa sangka, kandungan silika yang tinggi pada mentimun dapat membantu meningkatkan produksi kolagen yang mampu mempercepat regenerasi sel pada kulit.

Bukan hanya itu, zat potasium pada timun bisa menangkal radikal bebas yang merusak kulit, sehingga bekas luka dapat terlindungi.

Timun juga tidak menyebabkan iritasi pada kulit, seperti halnya lemon atau jeruk, sehingga timun cocok digunakan oleh pemilik kulit sensitif.

Kamu dapat mengoleskan mentimun pada bekas luka yang menghitam setiap harinya secara terus-menerus sebelum tidur, atau tempelkan pada area bekas luka selama 30 menit.

4. Madu

 

Menghilangkan bekas luka dengan madu (photo/freepik)

Sifat antiradang yang terkandung di dalam madu dikenal berkhasiat mempercepat proses regenerasi pada jaringan kulit yang terluka.

Luka dapat lebih cepat sembuh dan bekas yang ditinggalkan akan terlihat lebih samar jika rutin dioleskan madu saat proses penyembuhan.

Madu sangat ampuh digunakan untuk menghilangkan bekas luka bakar seperti terkena knalpot atau noda hitam membandel karena jerawat.

Cara penggunaannya mudah, cukup oleskan madu pada bekas luka lalu diamkan selama 30 menit, lalu bilas hingga bersih. Lakukan secara rutin untuk hasil yang maksimal.

5. Vitamin C

 

Menghilangkan bekas luka dengan vitamin c (photo/freepik)

Cara menyamarkan bekas luka yang direkomendasikan oleh tenaga medis adalah dengan menggunakan vitamin C, baik dikonsumsi maupun dioleskan.

Vitamin C dapat meningkatkan produksi kolagen di bawah permukaan kulit dan mencerahkan kulit sehingga bekas luka bisa cepat hilang.

Selain itu, vitamin C juga bisa menambah elastisitas kulit, mengurangi kemerahan, dan mempercepat penyembuhan luka.

Dosis vitamin C yang dianjurkan sehari adalah 75 mg, sedangkan dosis maksimum yang dapat ditolerir tubuh adalah 2000 mg sehari.

6. Petroleum Jelly

 

Menghilangkan bekas luka dengan petroleum jelly (photo/freepik)

Petroleum Jelly sangat direkomendasikan untuk mengatasi bekas luka akibat stretch mark dan jenis bekas luka atrofi seperti cacar air atau jerawat.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Dermatology for Plastic Surgery, petroleum jelly terbukti menjadi obat penghilang bekas luka yang efektif.

Petroleum jelly baik untuk mempercepat regenerasi sel pada kulit, sehingga proses penyembuhan bekas luka dapat berjalan lebih cepat.

Petroleum jelly juga menjaga hidrasi kulit, sehingga bekas luka tidak terlalu kering dan kasar. Oleskan petroleum jelly tiga kali sehari selama 1 hingga 3 minggu.

7. Sunscreen

 

Menghilangkan bekas luka dengan sunscreen (photo/freepik)

Semua jenis bekas luka terutama bekas jerawat, sebaiknya tidak boleh terpapar sinar matahari secara langsung, karena dapat memperlambat proses penyembuhan.

Sinar ultraviolet dari pancaran matahari, bisa menghasilkan pigmen yang menyebabkan bintik hitam dan perubahan warna pada kulit.

Apalagi jika bekas luka pada kulit sudah menghitam, maka cahaya matahari akan membuat bekas luka makin menggelap dan sulit menghilang.

Itulah mengapa, kamu disarankan memakai sunscreen pada area bekas luka. Sebisa mungkin hindari terkena cahaya matahari langsung atau gunakan pakaian tertutup, ya.

8. Essential Oils

 

Menghilangkan bekas luka dengan essential oils (photo/freepik)

Cara lainnya yang bisa kamu coba untuk menghilangkan segala jenis bekas luka adalah dengan mengoleskan minyak esensial.

Minyak esensial bersifat astringen, bisa menyebabkan pengerutan jaringan sehingga dapat mengurangi sekresi dan menyamarkan bekas luka.

Minyak esensial seperti lavender dan cendana (sandalwood) dapat menjadi pilihan yang tepat untuk mendukung proses penyembuhan.

Oleskan minyak esensial pada area bekas luka lalu pijat perlahan. Gunakan minyak esensial secara teratur untuk hasil yang maksimal.

9. Bawang Merah

 

Menghilangkan bekas luka dengan bawang merah (photo/freepik)

Kalau kamu punya bekas luka bakar atau bekas luka pascaoperasi, sebaiknya gunakan bawang merah untuk memudarkan bekas luka tersebut.

Bawang merah memiliki sifat antiinflamasi, antioksidan, dan antibakteri yang ampuh melembutkan jaringan parut pada bekas luka.

Para peneliti menemukan kandungan flavonoid, sulfur, dan selenium pada bawang merah adalah zat yang penting untuk menyembuhkan luka bakar.

Kamu bisa membeli krim atau gel dengan kandungan ekstrak bawang merah, lalu mengoleskannya pada area bekas luka, tiga kali dalam sehari.

10. Gel Silikon

 

Menghilangkan bekas luka dengan gel silikon (photo/istock)

Cara menghilangkan bekas luka yang terbukti ampuh untuk bekas luka jenis hipertrofik dan keloid adalah dengan mencoba gel silikon atau bantalan silikon.

Lembaran silikon ini berfungsi seperti perban yang menghasilkan lapisan tipis transparan untuk mengobati bekas luka dan menyamarkannya.

Bekas luka parut yang awalnya keras bakal melunak sehingga tampak lebih rata dan lembut. Meski tak dapat hilang sepenuhnya, tetapi bekasnya dapat disamarkan.

Kamu bisa menggunakan gel silikon 2 minggu setelah luka sembuh, minimal 12 jam sehari. Untuk hasil yang maksimal, pakailah selama 2 bulan.

Nah, itulah cara menghilangkan bekas luka yang bisa kamu coba. Tak perlu khawatir, karena bahan alami penghilang bekas luka ini tergolong aman dan tanpa efek samping. Semoga berhasil!

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU