Jumat, 06 MEI 2022 • 23:30 WIB

Sederet Bahaya Mukbang Bagi Kesehatan, Picu Obesitas hingga Kematian Mendadak

Author

Potret aksi mukbang (Youtube/tanboy kun)

Saat ini aktivitas mukbang atau makan dalam porsi yang banyak bisa dengan mudah kita saksikan lewat tayangan Youtube atau reels Instagram. 

Video-video pelaku mukbang seperti makan mie satu panci, makan daging satu nampan, hingga makan seafood satu ember memang terlihat sangat menarik. 

Apalagi kita disuguhkan dengan visual yang tak bisa hingga bunyi kecapan yang sangat menggugah selera.

Baca juga: Niat Mukbang Nasi Padang, Wanita Ini Menjerit saat Nasinya Tumpah Belum Sempat Dimakan

Namun di balik itu semua, tahukah kamu bahwa mukbang ternyata berbahaya?

Ya, meski  menjadi tontonan yang asyik, aktivitas viral ini ternyata memiliki sejumlah dampak negatif bagi kesehatan. 

Tak tanggung-tanggung bahanya bisa muncul mulai dari gangguan pencernaan hingga kematian. 

Hal ini bahkan sudah terjadi pada 2021 lalu yang menimpa Sun Yixuan, seorang influencer asal China. 

Pelaku mukbang ini meninggal karena mengalami pendarahan otak akibat aktivitas konsumsi makanan tidak sehat yang dilakukannya secara rutin.

Nah agar tidak terus-terusan melakukan mukbang ataupun menonton tayanganya, yuk simak ulasan mengenai bahaya mukbabg yang dikutip Indozone dari Halodoc berikut ini!

Berbagai bahaya mukbang

1. Resiko obesitas

Ilustrasi obesitas (Freepik/jcomp)

Sudah pasti makan dalam jumlah besar dan terburu-buru akan membuat pencernaan menjadi tidak sehat. Akibatnya resiko obesitas pun muncul. 

Obesitas sendiri dapat memicu haidenya penyakit lain. Mulai dari sleep apnea, kanker, penyakit jantung, hipertensi, diabetes tipe 2, dan radang sendi. 

Hal ini dikarenakan konsumsi makanan tinggi lemak saat mukbang bisa membuat kalori, kadar kolesterol naik dan gula darah langsung naik. 

2. Gangguan mood

Ilustrasi mood swing (Freepik/kuprevich)

Tak hanya berbagai gangguan kesehatan fisik, aktivita mukbang juga bisa memicu gangguan mental. 

Di mana orang yang mukbang kerap mengalami gangguan mood. Hal ini disebabkan karena perasaan bersalah yang muncul setelah konsumsi makan berlebihan.

Selain itu dampak dari makan tersebut juga bisa membuat lemas. Pasalnya terlalu banyak mengonsumsi makanan tidak sehat bisa memicu mood swing hingga gangguan tidur yang akan menguras energi tubuh. 

3. Sebabkan kematian

Ilustrasi mayat (Freepik/h9images)

Dalam kondisi yang lebih parah, mukbang bisa menyebabkan kematian. Dampak ini bisa muncul akibat pola makan tidak sehat yang intens, maupun kematian mendadak sebagai akibat dari makan dengan porsi besar dalam waktu yang cepat.

Bahaya mukbang bagi penonton

Menurut jurnal akademis berjudul “The Psychology of Mukbang Watching: A Scoping Review of the Academic and Non-academic Literature” (2021) yang dipublikasikan di  International of Mental Health and Addiction, disebutkan bahwa mukbang juga memiliki dampak negatif bagi penontonnya.

Di antaranya bisa meningkatkan konsumsi, perubahan persepsi mengenai makan banyak tetapi tubuh tetap “ideal”, tata krama makan yang buruk, dan obesitas. 

Walaupun sebenarnya ada juga dampak positif, seperti ada rasa kebersamaan, nafsu makan yang baik, dan kedekatan akan komunitas.

Potret aksi mukbang (Instagram/levimvks)

Apalagi selama pandemi ini, terutama di awal-awal COVID-19 menyerang, masyarakat kehilangan kontak sosial, merasa kesepian, dan lain-lain.

Meski begitu, bahaya mukbang bagi kesehatan lebih berisiko ketimbang kenikmatan makan ataupun kebutuhan viral.

Karenanya berhentilah untuk mentah-mentah menerima semua tayangan yang dilihat di sosial media. Sebaliknya kamu harus memiliki sikap kritis untuk menilai dan menimbang mana yang baik untuk diadopsi dan mana yang tidak.


 

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU