Selasa, 30 APRIL 2024 • 10:00 WIB

Indonesia Peringkat 3 Negara Fatherless, Simak Dampaknya Bagi Tumbuh Kembang Anak

Author

Ilustrasi Ayah

INDOZONE.ID - Peran ayah dalam keluarga ternyata sangat penting bagi tumbuh kembang anak.

Seorang anak yang kekurangan peran ayah semasa kecilnya, ternyata akan berdampak pada kepribadiannya. 

Faktanya, Indonesia menjadi negara tingkat ketiga yang paling banyak mengalami fatherless. 

Untuk itu, apa itu fatherless? Bagaimana dampaknya bagi tumbuh kembang anak?

Simak selengkapnya dalam artikel berikut ini. 

Arti Fatherless

Ilustrasi ayah dan anak

Fatherless merupakan keadaan atau kondisi keluarga yang tidak dilengkapi dengan peran ayah, baik secara fisik maupun psikologis. 

Kehilangan peran ayah dapat terjadi karena beberapa faktor, seperti kehilangan karena meninggal, karena kerja merantau, ataupun pergi tanpa adanya pertanggungjawaban dari sang ayah. 

Baca Juga: Angka Baby Blues di Indonesia Terbanyak Se-Asia, Para Ayah Wajib Pahami Penyebab, Gejala, hingga Cara Mengatasinya

Fatherless atau krisis peran ayah tersebut besar di Indonesia diduga disebabkan oleh budaya patrialineal, yang masyarakatnya mempercayai bahwa seorang ayah secara tradisional adalah pencari nafkah. 

Oleh karenanya, banyak ayah yang kehilangan momen semasa tumbuh kembang anak karena fokus bekerja.

Dampak fatherless

1. Kondisi Mental yang bermasalah

Dampak dari adanya fatherless adalah bermasalahnya mental anak. 

Salah satu unggahan video TikTok dengan akun @masnuu044 merespon sebuah video yang menayangkan anak kecil bernama Abraham (Abe) yang juga cukup viral di TikTok. 

Dalam ungkapannya, video tersebut membuktikan bahwasanya peran ayah sangat berpengaruh pada kepercayaan diri seorang anak. 

Terlihat, bahwa Abe hanya diam dan tidak terlihat antusias ketika ayahnya tidak ada. 

Berbeda ketika ayahnya datang menghampiri, terlihat jelas ekspresi dan respons Abe yang langsung berubah menjadi antusias dan semangat. 

Ia juga mengungkapkan bahwa viralnya Abe bukan hanya karena lucu, tetapi juga karena mungkin banyak masyarakat Indonesia yang menyukai parenting orang tuanya Abe. 

"Sebenarnya kalo dipikir lebih lanjut, orang dewasa yang sekarang nontonin Abe, bukan hanya karena Abe lucu, tetapi semasa kecilnya mereka gak dapetin peran Ayah, makanya nonton Abe bisa jadi obat buat mereka," ujarnya. 

2. Perilaku yang buruk Ilustrasi Keluarga

Selain kurangnya rasa percaya diri, kekurangan peran ayah dalam kehidupan anak juga mampu membuat anak memiliki kepribadian yang buruk. 

Tidak adanya contoh sikap yang baik atau didikan yang lengkap dari seorang ibu dan ayah, membuat anak tidak dapat mencontoh perilaku yang bijak. 

Baca Juga: Suami Harus Tau! Ini Persiapan Kehamilan yang Harus Dilakukan Calon Ayah

3. Kurangnya dukungan sosial dan finansial

Selanjutnya, dampak dari adanya fatherless adalah membuat anak merasa kurang mendapat dukungan dan finansial dalam hidupnya. 

Hadirnya seorang ayah dalam keluarga, umumnya memiliki peran besar dalam finansial. 

Ketika peran tersebut hilang, maka kemungkinan terjadinya masalah finansial sangat besar. 

Oleh karenanya, banyak anak yang mengalami fatherless harus mengalami masalah finansial dan bekerja sebelum waktunya. 

4. Gangguan emosi

Banyaknya masalah harus dihadapi oleh anak karena mengalami fatherless cenderung membuat anak mengalami gangguan emosi. 

Pasalnya, kehilangan seorang ayah juga dapat membuat anak kehilangan tempat bercerita dan menemukan solusi. 

Hal tersebut berdampak bagi pengelolaan emosi anak yang cenderung lebih tempramental. 

Baca Juga: Hipotensi, Kondisi Tekanan Darah yang Tidak Kalah Bahaya dengan Hipertensi

5. Kesulitan dalam membangun komunikasi

Peran ayah dalam tumbuh kembang anak dapat menjadikan seorang anak aktif berkomunikasi dengan lingkungan sekitar. 

Hal tersebut membuat pentingnya peran ayah untuk melengkapi kebiasaan anak dalam berinteraksi dengan orang lain. 

Ketika peran tersebut hilang, maka anak tidak akan terbiasa berkomunikasi apalagi dengan orang yang baru ia temui. 

Penulis: Putri Nadhila

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: TikTok/masnuu044

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU