INDOZONE.ID - Bau badan yang tidak sedap dapat mengganggu rasa percaya diri dan kenyamanan sosial. Salah satu faktor yang mempengaruhi bau tubuh adalah jenis makanan yang kita konsumsi.
Beberapa makanan mengandung senyawa tertentu yang dapat keluar melalui keringat atau gas usus, menyebabkan bau yang tidak menyenangkan.
Berikut adalah sepuluh makanan yang bisa menyebabkan bau badan dan alasan mengapa mereka berpengaruh pada aroma tubuh kita.
1. Bawang-bawangan
Bawang bombay dan bawang putih mengandung senyawa sulfur seperti alisin, yang memberikan aroma khas pada makanan.
Setelah dikonsumsi, senyawa ini diubah menjadi senyawa volatil seperti metil alil sulfida yang keluar melalui pori-pori kulit saat berkeringat, menyebabkan bau badan yang kuat.
2. Makanan Pedas
Makanan pedas seperti cabai mengandung capsaicin, yang dapat meningkatkan suhu tubuh dan menyebabkan keringat berlebih.
Keringat ini mengandung senyawa yang dapat menyebabkan bau tidak sedap saat menguap.
3. Kari dan Masakan Berbumbu Kuat
Masakan kari dan berbumbu kuat mengandung rempah seperti kunyit, lada, dan jintan yang dapat masuk ke dalam aliran darah dan dikeluarkan melalui keringat, menyebabkan bau badan yang kuat.
4. Jenis-jenis Ikan
Beberapa jenis ikan seperti ikan teri, ikan mackerel, dan ikan sarden mengandung trimetilamina N-oksida.
Baca Juga: 7 Cara Mengatasi Bau Badan dengan Mudah, Alami dan Efektif
Setelah dicerna, zat ini dapat keluar melalui keringat dan menghasilkan bau yang tidak sedap.
5. Telur
Telur mengandung sulfur yang setelah dicerna diubah menjadi hidrogen sulfida, yang dapat menyebabkan bau badan tidak sedap ketika keluar melalui keringat dan gas usus.
6. Sayuran Jenis Cruciferous
Sayuran cruciferous seperti brokoli, kol, dan kubis mengandung senyawa sulfur yang menyebabkan bau tidak sedap ketika dicerna dan keluar melalui keringat dan gas usus.
7. Daging Merah
Daging merah mengandung lemak tinggi dan memerlukan waktu lama untuk dicerna. Selama pencernaan, bakteri dalam usus menghasilkan senyawa yang dapat mempengaruhi bau tubuh saat keluar melalui keringat dan gas usus.
8. Produk Susu
Beberapa orang mengalami intoleransi laktosa, yaitu kurangnya enzim laktase yang dibutuhkan untuk mencerna laktosa dalam susu.
Kondisi ini menyebabkan gangguan pencernaan dan menghasilkan senyawa yang tidak sedap ketika keluar melalui gas usus, yang mungkin juga terkait dengan bau badan.
9. Alkohol
Saat tubuh mencerna alkohol, hati mengubahnya menjadi asetaldehida, senyawa yang memiliki bau tidak sedap.
Asetaldehida ini kemudian keluar melalui keringat dan pernapasan, menyebabkan bau badan yang tidak menyenangkan. Semakin banyak alkohol yang dikonsumsi, semakin kuat bau tubuh.
10. Makanan Cepat Saji
Makanan cepat saji mengandung banyak lemak jenuh, minyak, dan bahan kimia tambahan yang mempengaruhi metabolisme tubuh.
Senyawa-senyawa ini kemudian keluar melalui keringat dan gas usus, menyebabkan bau tubuh yang tidak sedap.
11. Asparagus
Asparagus mengandung senyawa yang dapat menyebabkan bau pada urine setelah dikonsumsi.
Baca Juga: 5 Penyakit yang Diketahui dari Bau Badan, Kenali Ciri-cirinya Berikut!
Senyawa ini diubah menjadi senyawa belerang oleh tubuh dan keluar melalui keringat, menyebabkan bau badan yang tidak sedap.
12. Kacang-kacangan
Kacang-kacangan seperti kacang merah, kacang polong, dan kacang kedelai mengandung senyawa yang sulit dicerna oleh tubuh.
Saat dicerna, bakteri dalam usus menghasilkan gas yang bisa menyebabkan bau badan yang tidak sedap.
13. Gandum dan Produk Tepung
Gandum dan produk tepung seperti roti dan pasta mengandung karbohidrat kompleks yang dapat menyebabkan fermentasi bakteri dalam usus.
Proses fermentasi ini menghasilkan gas yang dapat mempengaruhi bau tubuh.
14. Jeroan dan Daging Organ
Jeroan seperti hati, ginjal, dan limpa serta daging organ lainnya mengandung banyak lemak dan nutrisi.
Konsumsi berlebihan jeroan dapat menyebabkan tubuh menghasilkan senyawa tertentu yang bisa mempengaruhi bau tubuh.
15. Kopi
Kopi mengandung kafein yang bisa meningkatkan produksi asam lambung dan merangsang kerja usus. Akibatnya, pencernaan dapat menjadi tidak stabil, dan ini dapat mempengaruhi bau tubuh.
Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone. Yuk bikin cerita dan konten serumu serta dapatkan berbagai reward menarik! Let's join Z Creators dengan klik di sini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: MyClevelandClinic, DiriCare